Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Dukungan Suami dengan Risiko Depresi Postpartum

View through CrossRef
Masa postpartum merupakan periode adaptasi fisik dan psikologis bagi ibu setelah melahirkan. Perubahan psikologis yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko depresi postpartum. Salah satu faktor risiko yang memengaruhi adalah dukungan suami selama masa postpartum. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan suami dan risiko depresi postpartum pada ibu postpartum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2024 menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum dalam rentang waktu 2–6 minggu setelah melahirkan yang berada di wilayah Kota Bandung dengan besar sampel sebanyak 108 menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) dan Postpartum Partner Support Scale (PPSS). Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square, namun syarat tidak terpenuhi maka analisis dilanjutkan menggunakan Fisher’s Exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan risiko depresi postpartum (p=<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan suami berperan penting dalam mencegah depresi postpartum. Diharapkan tenaga kesehatan dapat melibatkan suami secara aktif dalam perawatan masa postpartum untuk meningkatkan dukungan emosional, informasional, dan instrumental kepada ibu.
Title: Hubungan Dukungan Suami dengan Risiko Depresi Postpartum
Description:
Masa postpartum merupakan periode adaptasi fisik dan psikologis bagi ibu setelah melahirkan.
Perubahan psikologis yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko depresi postpartum.
Salah satu faktor risiko yang memengaruhi adalah dukungan suami selama masa postpartum.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan suami dan risiko depresi postpartum pada ibu postpartum.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2024 menggunakan desain cross-sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum dalam rentang waktu 2–6 minggu setelah melahirkan yang berada di wilayah Kota Bandung dengan besar sampel sebanyak 108 menggunakan teknik consecutive sampling.
Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Edinburgh Postpartum Depression Scale (EPDS) dan Postpartum Partner Support Scale (PPSS).
Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square, namun syarat tidak terpenuhi maka analisis dilanjutkan menggunakan Fisher’s Exact test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan risiko depresi postpartum (p=<0,001).
Hal ini menunjukkan bahwa dukungan suami berperan penting dalam mencegah depresi postpartum.
Diharapkan tenaga kesehatan dapat melibatkan suami secara aktif dalam perawatan masa postpartum untuk meningkatkan dukungan emosional, informasional, dan instrumental kepada ibu.

Related Results

GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...
Dukungan Suami Dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-Awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto
Dukungan Suami Dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Ponkesdes Awang-Awang Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto
Fenomena yang terjadi saat ini adalah masih rendahnya dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif karena anggapan bahwa menyusui menyebabkan ibu menjadi jelek, tidak menarik dan d...
Gambaran distribusi frekuensi faktor risiko depresi postpartum di wilayah Indonesia
Gambaran distribusi frekuensi faktor risiko depresi postpartum di wilayah Indonesia
Pendahuluan: Depresi postpartum merupakan gangguan kesehatan mental maternal yang berdampak luas terhadap ibu, bayi, keluarga, dan masyarakat. Kondisi ini masih sering tidak terdet...
KEHAMILAN REMAJA DENGAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU POSTPARTUM
KEHAMILAN REMAJA DENGAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU POSTPARTUM
Depresi  menduduki  peringkat  keempat  penyakit  di  dunia  dan  diperkirakan menjadi urutan kedua pada tahun 2020. Remaja merupakan kelompok penduduk yang perlu mendapatkan perha...
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempe...
TINGKAT DEPRESI PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS MOROKREMBANGAN SURABAYA
TINGKAT DEPRESI PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS MOROKREMBANGAN SURABAYA
ABSTRAKDepresi postpartum adalah depresi setelah melahirkan yang berlangsung selama berbulan-bulan dan kadang mereka tidak menyadari bahwa yang sedang dialaminya merupakan penyakit...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK YUNA MEDAN
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK YUNA MEDAN
asa postpartum adalah salah satu periode terjadinya berbagai perubahan psikologis pada wanita melahirkan. Angka kejadian postpartum blues di Asia cukup tinggi dan bervariasi antara...
Pengaruh Penerapan Reminiscence Therapy Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia
Pengaruh Penerapan Reminiscence Therapy Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia
Lansia sebagai tahap akhir siklus kehidupan sering diwarnai dengan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan, sehingga banyak mengalami depresi. World Health Orgalenization menyatak...

Back to Top