Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Demokratisasi versus Otoritarianisme: Dinamika Perubahan Politik dan Tantangan Konsolidasi Demokrasi di Era Globalisasi

View through CrossRef
Sengketa Tata Usaha Negara (TUN) di Proses demokratisasi dan otoritarianisme merupakan dua kutub kekuatan politik yang terus berinteraksi dan saling memengaruhi dalam konteks globalisasi kontemporer. Dinamika perubahan politik di berbagai negara menunjukkan bahwa globalisasi tidak hanya mempercepat penyebaran nilai-nilai demokrasi, tetapi juga membuka peluang bagi kebangkitan kembali otoritarianisme dalam bentuk yang lebih adaptif. Demokratisasi, yang ditandai oleh keterbukaan politik, partisipasi publik, dan supremasi hukum, sering kali menghadapi tantangan serius ketika berhadapan dengan rezim otoriter yang menggunakan teknologi, populisme, dan kontrol informasi untuk mempertahankan kekuasaan. Fenomena ini tampak jelas di negara-negara berkembang maupun maju, di mana konsolidasi demokrasi sering kali terhambat oleh korupsi, polarisasi sosial, lemahnya institusi, dan intervensi aktor-aktor transnasional. Dalam konteks ini, globalisasi menjadi medan pertarungan ideologi yang kompleks, memunculkan pertanyaan mendasar mengenai keberlanjutan demokrasi sebagai model pemerintahan universal. Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi antara demokratisasi dan otoritarianisme, mengeksplorasi faktor-faktor pendorong dan penghambat konsolidasi demokrasi, serta mengidentifikasi tantangan utama yang muncul di era globalisasi. Melalui pendekatan analitis dan komparatif, kajian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi penguatan demokrasi dan tata kelola politik yang lebih inklusif.
Title: Demokratisasi versus Otoritarianisme: Dinamika Perubahan Politik dan Tantangan Konsolidasi Demokrasi di Era Globalisasi
Description:
Sengketa Tata Usaha Negara (TUN) di Proses demokratisasi dan otoritarianisme merupakan dua kutub kekuatan politik yang terus berinteraksi dan saling memengaruhi dalam konteks globalisasi kontemporer.
Dinamika perubahan politik di berbagai negara menunjukkan bahwa globalisasi tidak hanya mempercepat penyebaran nilai-nilai demokrasi, tetapi juga membuka peluang bagi kebangkitan kembali otoritarianisme dalam bentuk yang lebih adaptif.
Demokratisasi, yang ditandai oleh keterbukaan politik, partisipasi publik, dan supremasi hukum, sering kali menghadapi tantangan serius ketika berhadapan dengan rezim otoriter yang menggunakan teknologi, populisme, dan kontrol informasi untuk mempertahankan kekuasaan.
Fenomena ini tampak jelas di negara-negara berkembang maupun maju, di mana konsolidasi demokrasi sering kali terhambat oleh korupsi, polarisasi sosial, lemahnya institusi, dan intervensi aktor-aktor transnasional.
Dalam konteks ini, globalisasi menjadi medan pertarungan ideologi yang kompleks, memunculkan pertanyaan mendasar mengenai keberlanjutan demokrasi sebagai model pemerintahan universal.
Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi antara demokratisasi dan otoritarianisme, mengeksplorasi faktor-faktor pendorong dan penghambat konsolidasi demokrasi, serta mengidentifikasi tantangan utama yang muncul di era globalisasi.
Melalui pendekatan analitis dan komparatif, kajian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi penguatan demokrasi dan tata kelola politik yang lebih inklusif.

Related Results

PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
Salah satu cara untuk mempercepat aliran air maupun laju konsolidasi tanah lempung lunak lahan basah yaitu dengan menambahkan material porous didalam tanah maupun menggunakan drain...
DINAMIKA SISTEM POLITIK OTORITARIANISME ORDE BARU
DINAMIKA SISTEM POLITIK OTORITARIANISME ORDE BARU
Beragam studi yang pernah dilakukan mengenai Orde Baru, pada umumnya melahirkan beberapa label tentang politik Indonesia. Beberapa label tersebut mencakup antara lain; "state-qua-s...
Tantangan dalam Mewujudkan Demokrasi Pancasila yang Berkualitas di Era Globalisasi
Tantangan dalam Mewujudkan Demokrasi Pancasila yang Berkualitas di Era Globalisasi
Demokrasi Pancasila, sebagai fondasi sistem politik Indonesia, menghadapi tantangan yang kompleks di era globalisasi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan Tantan...
Demokrasi
Demokrasi
Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubu...
Gelombang Demokratisasi dan Kebangkitan Otoritarianisme: Pergulatan Nilai-Nilai Politik dalam Tatanan Global Kontemporer
Gelombang Demokratisasi dan Kebangkitan Otoritarianisme: Pergulatan Nilai-Nilai Politik dalam Tatanan Global Kontemporer
Gelombang demokratisasi yang melanda berbagai belahan dunia sejak akhir abad ke-20 telah menjadi fenomena penting dalam membentuk tatanan global kontemporer. Namun, bersamaan denga...
BACK ANALYSIS PARAMETER KONSOLIDASI PADA PEMBEBANAN VAKUM DENGAN PVD
BACK ANALYSIS PARAMETER KONSOLIDASI PADA PEMBEBANAN VAKUM DENGAN PVD
Back Analysis parameter-parameter konsolidasi dilakukan pada proses penurunan tanah secara konsolidasi dengan pembebanan vakum pada metode perbaikan tanah dengan PVD pada jalan tol...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
Gerakan Moral Civil Society Menuju Demokratisasi Di Indonesia
Gerakan Moral Civil Society Menuju Demokratisasi Di Indonesia
Artikel ini mengkaji peran gerakan moral dalam civil society dalam proses demokratisasi Indonesia, dengan fokus utama pada transisi politik pasca Orde Baru. Penelitian bertujuan un...

Back to Top