Javascript must be enabled to continue!
MORFOLOGI KABA PUTI NILAM CAYO (Morphology of Kaba Puti Nilam Cayo)
View through CrossRef
Makalah ini bertujuan untuk mengkaji morfologi kaba Puti Nilam Cayo dengan menerapkan teori morfologi cerita rakyat Vladimir Propp. Apa yang telah ditelaah oleh Propp atas cerita rakyat Rusia diterapkan untuk melihat fungsi pelaku dan rumusan struktur salah satu cerita tradisional Minangkabau tersebut. Selain menguraikan fungsi pelaku, makalah ini juga membahas skema dan pola cerita termasuk distribusi fungsi di kalangan pelaku serta cara-cara pengenalan pelaku. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan ditemukan bahwa kaba Puti Nilam Cayo mengandung sembilan belas fungsi pelaku dengan empat pergerakan cerita.Abstract:This paper is an endeavor to study morphology of Kaba Puti Nilam Cayo by applying the morphology theory of folktale written by Vladimir Propp. What Propp has studied on the Russian folktale is to reveal the character function and the structure of one of the Minangkabau traditional folktales. Besides describing the character function, this paper attempts to study scheme and pattern of the story including function distribution among the characters as well as the ways of characters introduction. The method used is descriptive qualitative method. The results of the research indicate that Puti Nilam Cayo consists of nineteen character functions and four story movements.
Title: MORFOLOGI KABA PUTI NILAM CAYO (Morphology of Kaba Puti Nilam Cayo)
Description:
Makalah ini bertujuan untuk mengkaji morfologi kaba Puti Nilam Cayo dengan menerapkan teori morfologi cerita rakyat Vladimir Propp.
Apa yang telah ditelaah oleh Propp atas cerita rakyat Rusia diterapkan untuk melihat fungsi pelaku dan rumusan struktur salah satu cerita tradisional Minangkabau tersebut.
Selain menguraikan fungsi pelaku, makalah ini juga membahas skema dan pola cerita termasuk distribusi fungsi di kalangan pelaku serta cara-cara pengenalan pelaku.
Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.
Dari hasil pembahasan ditemukan bahwa kaba Puti Nilam Cayo mengandung sembilan belas fungsi pelaku dengan empat pergerakan cerita.
Abstract:This paper is an endeavor to study morphology of Kaba Puti Nilam Cayo by applying the morphology theory of folktale written by Vladimir Propp.
What Propp has studied on the Russian folktale is to reveal the character function and the structure of one of the Minangkabau traditional folktales.
Besides describing the character function, this paper attempts to study scheme and pattern of the story including function distribution among the characters as well as the ways of characters introduction.
The method used is descriptive qualitative method.
The results of the research indicate that Puti Nilam Cayo consists of nineteen character functions and four story movements.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Pengelolaan Desa Wisata Kaba – Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan
Pengelolaan Desa Wisata Kaba – Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan
The tourism village is one alternative tourism that is currently growing in the Bali tourism industry, and one of them is the Kaba - Kaba Tourism Village. Kaba...
Pengaruh Majapahit Pada Bangunan Puri Gede Kaba-Kaba, Tabanan.
Pengaruh Majapahit Pada Bangunan Puri Gede Kaba-Kaba, Tabanan.
Abstract. Majapahit Influence on the Grand Palace of Kaba-Kaba, Tabanan. Majapahit, as a kingdom, had spread its influence to almost every part of Indonesia such as the western par...
EVALUASI PENGELOLAAN DESA WISATA KABA-KABA, KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN
EVALUASI PENGELOLAAN DESA WISATA KABA-KABA, KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui Potensi daya tarik wisata yang dimiliki desa Kaba-kaba, kondisi Pengelolaan desa wisata Kaba-kaba dilihat dari Perencanaan, Pengorga...
Mengungkapkan Gaya Arsitektur Kori Agung di Puri Kaba-Kaba
Mengungkapkan Gaya Arsitektur Kori Agung di Puri Kaba-Kaba
Kori Agung is the main gate that serves as a connector between sacred areas within a puri (Balinese palace) complex. In Puri Kaba-Kaba, there are three Kori Agung located in the Ni...
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
Usahatani tanaman nilam, merupakan usahatani yang banyak diusahakan oleh masyarakat di Desa Taronggo Kecamatan Morowali Utara. Usahatani tanaman nilam ini dimulai pada tahun 2012, ...
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...

