Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KETAHANAN UMUR V-BELT KENDARAAN BUS KAPASITAS MESIN 7684 CC REAR ENGINE

View through CrossRef
Analisa ketahanan umur v-belt kendaraan bus kapasitas 7684 cc Rear Engine. v-belt yang digunakan adalah jenis COG dengan tipe C ( 22 x 14 ). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi umur v-belt yaitu, kelurusan v-belt dengan puli, panas yang diterima oleh v-belt dengan standar – 30 °C / + 90 °C, kekencangan atau kelenturan pada v-belt, jarak tempuh dan waktu yang dilalui oleh kendaraan, keausan puli dan keausan v-belt.menguji kekerasan bahan material karet dan ketahanan panas pada v-belt dengan menggunakan alat ukur termometer inframerah dan menentukan kondisi fisik v-belt dengan pengujian bahan material karet menggunaka alat ukur shore durometer D dan dilakukan berdasarkan jarak tempuh 50.000 kilometer (Low) didapat hasil dari rata-rata pengujian kekerasan karet v-belt 57,5 shore durometer D, dari hasil rata-rata pengujian kekerasan karet v-belt pada jarak tempuh 100.000 kilometer (Medium) didapat hasil 60,7 shore durometer D. Pada rata-rata 140.000 kilometer (High) mengalami kenaikan dari standar 55 Shore durometer D naik menjadi 62,5 Shore durometer D dan kondisi fisik v-belt mengalami keausan dan retak pada bagian bawah v-belt. Pada v-belt mengalami keausan pada lebar bawah v- belt pada jarak 50.000 kilometer, 100.000 kilometer dan 140.000 kilometer. Pada lebar bagian atas v-belt mengalami keausan di jarak tempuh 140.000 kilometer. Sehingga untuk mencegah putusnya v-belt saat kendaraan beroperasi pada jarak tempuh 140.000 kilometer v-belt harus diganti. Jika v- belt mengalami putus pada saat mesin beroperasi akan mengakibatkan gangguan yang sangat bahaya pada sistem pendingin mesin bus. Dengan semua faktor yang ada didapat hasil umur v-belt dengan kondisi unit keadaan normal atau SOP dan kendaraan beroperasi normal adalah 4 bulan 5 hari 9,6 jam.
Title: ANALISIS KETAHANAN UMUR V-BELT KENDARAAN BUS KAPASITAS MESIN 7684 CC REAR ENGINE
Description:
Analisa ketahanan umur v-belt kendaraan bus kapasitas 7684 cc Rear Engine.
v-belt yang digunakan adalah jenis COG dengan tipe C ( 22 x 14 ).
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi umur v-belt yaitu, kelurusan v-belt dengan puli, panas yang diterima oleh v-belt dengan standar – 30 °C / + 90 °C, kekencangan atau kelenturan pada v-belt, jarak tempuh dan waktu yang dilalui oleh kendaraan, keausan puli dan keausan v-belt.
menguji kekerasan bahan material karet dan ketahanan panas pada v-belt dengan menggunakan alat ukur termometer inframerah dan menentukan kondisi fisik v-belt dengan pengujian bahan material karet menggunaka alat ukur shore durometer D dan dilakukan berdasarkan jarak tempuh 50.
000 kilometer (Low) didapat hasil dari rata-rata pengujian kekerasan karet v-belt 57,5 shore durometer D, dari hasil rata-rata pengujian kekerasan karet v-belt pada jarak tempuh 100.
000 kilometer (Medium) didapat hasil 60,7 shore durometer D.
Pada rata-rata 140.
000 kilometer (High) mengalami kenaikan dari standar 55 Shore durometer D naik menjadi 62,5 Shore durometer D dan kondisi fisik v-belt mengalami keausan dan retak pada bagian bawah v-belt.
Pada v-belt mengalami keausan pada lebar bawah v- belt pada jarak 50.
000 kilometer, 100.
000 kilometer dan 140.
000 kilometer.
Pada lebar bagian atas v-belt mengalami keausan di jarak tempuh 140.
000 kilometer.
Sehingga untuk mencegah putusnya v-belt saat kendaraan beroperasi pada jarak tempuh 140.
000 kilometer v-belt harus diganti.
Jika v- belt mengalami putus pada saat mesin beroperasi akan mengakibatkan gangguan yang sangat bahaya pada sistem pendingin mesin bus.
Dengan semua faktor yang ada didapat hasil umur v-belt dengan kondisi unit keadaan normal atau SOP dan kendaraan beroperasi normal adalah 4 bulan 5 hari 9,6 jam.

Related Results

KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
Kendaraan atau angkutan adalah wahana alat transportasi, baik yang digerakkan oleh mesin maupun oleh mahluk hidup. Kendaraan terdiri dari kendaraan bermotor dan kendaraan tidak ber...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
mesin bubut
mesin bubut
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat. Dalam hal ini komputer telah diaplikasikan ke dalam alat-alat mesin perkakas di antaranya mesin b...
SEO AGAR DI HALAMAN PERTAMA (SEO on the First Page)
SEO AGAR DI HALAMAN PERTAMA (SEO on the First Page)
<b>Indonesian Abstract:</b> SEO (Search Engine Optimization) merupakan proses yang digunakan untuk<br>mengoptimalkan konfigurasi teknis situs web, relevansi konte...
Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
Abstract. The high arrival flow of freight vehicles at Kayumalue Motor Vehicle Weighing Implementation Unit at certain times causes queues. The purpose of this study was to determi...
Aplikasi Pendeteksi Dan Pelacakan Kendaraan Menggunakan Jaringan Neural Propagasi Balik
Aplikasi Pendeteksi Dan Pelacakan Kendaraan Menggunakan Jaringan Neural Propagasi Balik
Penelitian ini ini bertujuan membangun sistem deteksi dan pelacakan otomatis kendaraan yang dapat diterapkan di lingkungan yang berbeda. Untuk mendeteksi kendaraan, posisi lampu be...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Komparasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Diesel dengan Bus Listrik (Studi Kasus : Koridor Lapangan Merdeka-Tembung)
Komparasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Diesel dengan Bus Listrik (Studi Kasus : Koridor Lapangan Merdeka-Tembung)
Perbandingan biaya operasional antara bus diesel dan bus listrik dalam sistem transportasi umum perkotaan menjadi penting untuk evaluasi keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Korid...

Back to Top