Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN EFEK PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DENGAN TEKNIK BLOK MANDIBULA FISHER PADA PEMINUM ALKOHOL
View through CrossRef
Abstract: The habit of consuming alcoholic beverages have special characteristics when dealing with drugs, especially related to the anesthesia, when compared with those who did not consume alcoholic beverages because alcohol may alter the response to drugs given simultaneously. Anesthetic drugs and alcohol has the same content, namely the content of ether. Ether is a substance that is widely used as an anesthetic in medicine today. This study aims to describe the provision of local anesthetic effects with mandibular block technique fisher drinkers of alcoholic beverages and also to know the reaction to anesthesia and anesthesia reaction ratio. The research was conducted in a non-descriptive statistics, the data processing and analysis is based on data which is then treated observations described qualitatively. The data is processed and presented in tables and described textually. The results of research on the treatment of anesthesia and extraction indicate that there are differences in the duration of time to react calculated from first injection until such time as the disappearance of pain at the time of extraction. Similarly, there are differences in the duration of time when anesthesia is performed on the area of the lips, tongue, buccal mucosa, and lingual mucosa based on the amount of alcohol you drink and the alcohol content. Keywords: Anesthesia, Mandibular block fisher, Alcoholic beverages. Abstrak: Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol memiliki karakteristik khusus bila berhubungan dengan obat-obatan, terlebih berkaitan dengan anestesi, jika dibanding dengan orang yang tidak mengonsumsi minuman beralkohol karena alkohol dapat merubah respon terhadap obat yang diberikan secara bersamaan. Obat anestesi dan alkohol mempunyai kandungan yang sama yaitu kandungan eter. Eter ialah suatu zat yang banyak digunakan sebagai anestesi dalam dunia kedokteran hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian efek anestesi lokal dengan teknik blok mandibula fisher pada peminum minuman beralkohol dan juga untuk mengetahui masa reaksi anestesi serta perbandingan reaksi anestesi. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif non-statistik, yaitu pengolahan data dan analisis yang didasarkan pada data hasil observasi perlakuan yang kemudian dijelaskan secara kualitatif. Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel serta diuraikan secara tekstual. Hasil penelitian pada perlakuan anestesi dan ekstraksi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan durasi masa bereaksi dihitung dari injeksi pertama sampai dengan waktu hilangnya rasa sakit pada saat dilakukan ekstraksi. Begitu pula terdapat perbedaan durasi waktu ketika anestesi dilakukan pada area bibir, lidah, mukosa bukal dan mukosa lingual berdasarkan jumlah alkohol yang diminum serta kandungan kadar alkohol. Kata kunci: Anestesi, Blok mandibula fisher, Minuman beralkohol.
Title: GAMBARAN EFEK PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DENGAN TEKNIK BLOK MANDIBULA FISHER PADA PEMINUM ALKOHOL
Description:
Abstract: The habit of consuming alcoholic beverages have special characteristics when dealing with drugs, especially related to the anesthesia, when compared with those who did not consume alcoholic beverages because alcohol may alter the response to drugs given simultaneously.
Anesthetic drugs and alcohol has the same content, namely the content of ether.
Ether is a substance that is widely used as an anesthetic in medicine today.
This study aims to describe the provision of local anesthetic effects with mandibular block technique fisher drinkers of alcoholic beverages and also to know the reaction to anesthesia and anesthesia reaction ratio.
The research was conducted in a non-descriptive statistics, the data processing and analysis is based on data which is then treated observations described qualitatively.
The data is processed and presented in tables and described textually.
The results of research on the treatment of anesthesia and extraction indicate that there are differences in the duration of time to react calculated from first injection until such time as the disappearance of pain at the time of extraction.
Similarly, there are differences in the duration of time when anesthesia is performed on the area of the lips, tongue, buccal mucosa, and lingual mucosa based on the amount of alcohol you drink and the alcohol content.
Keywords: Anesthesia, Mandibular block fisher, Alcoholic beverages.
Abstrak: Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol memiliki karakteristik khusus bila berhubungan dengan obat-obatan, terlebih berkaitan dengan anestesi, jika dibanding dengan orang yang tidak mengonsumsi minuman beralkohol karena alkohol dapat merubah respon terhadap obat yang diberikan secara bersamaan.
Obat anestesi dan alkohol mempunyai kandungan yang sama yaitu kandungan eter.
Eter ialah suatu zat yang banyak digunakan sebagai anestesi dalam dunia kedokteran hingga saat ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian efek anestesi lokal dengan teknik blok mandibula fisher pada peminum minuman beralkohol dan juga untuk mengetahui masa reaksi anestesi serta perbandingan reaksi anestesi.
Penelitian ini dilakukan secara deskriptif non-statistik, yaitu pengolahan data dan analisis yang didasarkan pada data hasil observasi perlakuan yang kemudian dijelaskan secara kualitatif.
Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel serta diuraikan secara tekstual.
Hasil penelitian pada perlakuan anestesi dan ekstraksi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan durasi masa bereaksi dihitung dari injeksi pertama sampai dengan waktu hilangnya rasa sakit pada saat dilakukan ekstraksi.
Begitu pula terdapat perbedaan durasi waktu ketika anestesi dilakukan pada area bibir, lidah, mukosa bukal dan mukosa lingual berdasarkan jumlah alkohol yang diminum serta kandungan kadar alkohol.
Kata kunci: Anestesi, Blok mandibula fisher, Minuman beralkohol.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Blok Supraclavicular pada Tindakan Amputasi Setinggi Humerus Dextra pada Pasien CKD Grade 5
Blok Supraclavicular pada Tindakan Amputasi Setinggi Humerus Dextra pada Pasien CKD Grade 5
Anestesi regional memiliki berbagai macam teknik penggunaan salah satu teknik yang digunakan yaitu blok supraclavicula. Kami melaporkan seorang pasien perempuan, 60 tahun, didiagno...
IDENTIFIKASI ALKOHOL PADA URINE PEMINUM ARAK DENGAN VARIASI WAKTU PEMERIKSAAN MENGGUNAKAN METODE RAPID DIAGNOSTIC TEST
IDENTIFIKASI ALKOHOL PADA URINE PEMINUM ARAK DENGAN VARIASI WAKTU PEMERIKSAAN MENGGUNAKAN METODE RAPID DIAGNOSTIC TEST
Konsumsi alkohol, terutama di kalangan remaja, menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan. Di Bali, arak sebagai minuman tradisional banyak dikonsumsi, dan peningkatan konsum...
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi Peminum Alcohol Di Desa Gattareng Kabupaten Bulukumba
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi Peminum Alcohol Di Desa Gattareng Kabupaten Bulukumba
Penelitian ini Belatar Belakang Sel darah merah atau eritrosit merupakan sel darah dengan jumlah yang paling banyak dalam tubuh manusia. Fungsi utama eritrosit adalah mengankut oks...
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
Spinal anestesi adalah teknik melakukan anestesi blok neuroaksial dengan menyuntikkan anestesi lokal atau obat adjuvan ke dalam ruang subaraknoid. Tindakan spinal anestesi memiliki...
Estudo epidemiológico de pacientes com fratura de mandíbula do HC-UFU
Estudo epidemiológico de pacientes com fratura de mandíbula do HC-UFU
Introdução: A mandíbula é, usualmente, o osso facial mais frequentemente acometido por fraturas nas injúrias faciais. Do ponto de vista morfofuncional, o fato de ser o único osso m...
Monitoring End-Tidal CO2 pada Wanita Hamil: Fokus pada Keselamatan Pasien
Monitoring End-Tidal CO2 pada Wanita Hamil: Fokus pada Keselamatan Pasien
Pada seksio sesarea, keselamatan pasien adalah menjaga keselamatan ibu dan bayi. Anestesi untuk seksio sesarea dapat dilakukan dengan anestesi umum, anestesi neuraxial atau gabunga...

