Javascript must be enabled to continue!
SIKAP ETIS HAMBA TUHAN TERHADAP KOLEGIALITAS DALAM PELAYANAN.
View through CrossRef
Manusia diciptakan bukan untuk hidup sendiri melainkan dapat bersosialisasi dengan sesamanya. Sebab dalam kebersamaan ada kekuatan yang tidak kita miliki saat kita melakukan segala sesuatu sendiri. Hal ini tentunya berkaitan dengan pola kehidupan manusia yang selalu berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia lain. Membangun ikatan-ikatan sosial merupakan kebutuhan dasar dalam mencapai kebutuhan bersama oleh karena itulah dibutuhkan kerjasama yang didorang oleh rasa saling membutuhkan. Maka dengan demikian setiap pelayan Tuhan harus bekerjasama dan sehati untuk memberitakan visi kerajaan Allah. Masalah kolegialitas menyangkut hubungan antar pendeta, baik yang sama-sama melayani dalam satu jemaat, maupun dalam lingkup yang lebih luas, seperti klasis, sinode wilayah dan sinode, bahkan di antara gereja-gereja yang berbeda denominasi di wilayah yang sama. Hubungan antara pendeta jemaat dengan pendeta emeritus, pendeta tugas khusus, dan pendeta pendahulu juga termasuk dalam konsep kolegialitas. Dalam konteks yang lebih luas, konsep kolegialitas seharusnya mencakup juga hubungan antara pendeta dengan pemimpin-pemimpin gerejawi yang lain, baik yang berjabatan resmi seperti penatua dan diaken, maupun pemimpin-pemimpin informal yang pada kenyataannya memiliki pengaruh dalam jemaat. Tetapi fokus makalah ini akan dibatasi hanya pada hubungan antar pendeta.
Title: SIKAP ETIS HAMBA TUHAN TERHADAP KOLEGIALITAS DALAM PELAYANAN.
Description:
Manusia diciptakan bukan untuk hidup sendiri melainkan dapat bersosialisasi dengan sesamanya.
Sebab dalam kebersamaan ada kekuatan yang tidak kita miliki saat kita melakukan segala sesuatu sendiri.
Hal ini tentunya berkaitan dengan pola kehidupan manusia yang selalu berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia lain.
Membangun ikatan-ikatan sosial merupakan kebutuhan dasar dalam mencapai kebutuhan bersama oleh karena itulah dibutuhkan kerjasama yang didorang oleh rasa saling membutuhkan.
Maka dengan demikian setiap pelayan Tuhan harus bekerjasama dan sehati untuk memberitakan visi kerajaan Allah.
Masalah kolegialitas menyangkut hubungan antar pendeta, baik yang sama-sama melayani dalam satu jemaat, maupun dalam lingkup yang lebih luas, seperti klasis, sinode wilayah dan sinode, bahkan di antara gereja-gereja yang berbeda denominasi di wilayah yang sama.
Hubungan antara pendeta jemaat dengan pendeta emeritus, pendeta tugas khusus, dan pendeta pendahulu juga termasuk dalam konsep kolegialitas.
Dalam konteks yang lebih luas, konsep kolegialitas seharusnya mencakup juga hubungan antara pendeta dengan pemimpin-pemimpin gerejawi yang lain, baik yang berjabatan resmi seperti penatua dan diaken, maupun pemimpin-pemimpin informal yang pada kenyataannya memiliki pengaruh dalam jemaat.
Tetapi fokus makalah ini akan dibatasi hanya pada hubungan antar pendeta.
Related Results
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Pengalaman anak-anak Imam Eli bisa jadi dialami oleh anak-anak hamba Tuhan. Anak-anak hamba Tuhan memiliki pergumulan khusus, yang bisa berimbas negatif tapi juga bisa berimbas pos...
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
TRANSFORMASI SPIRITUAL: PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN GEREJA DAN PENGEMBANGAN HAMBA TUHAN
TRANSFORMASI SPIRITUAL: PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN GEREJA DAN PENGEMBANGAN HAMBA TUHAN
Kecerdasan buatan (AI) adalah bagian dari inovasi teknologi yang banyak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Artikel ini mengulas dampak pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam m...
herlina OSF 2
herlina OSF 2
Penelitian ini dilakukan untuk bertujuan mengkaji apa saja alasan yang mendasari diri seorang hamba Tuhan itu dalam bergaya hidup rendah hati. Sebagai seorang hamba Tuhan dalam jem...
MENGKAJI PANGGILAN DAN PELAYANAN NABI YEREMIA DALAM KONTEKS KITAB YEREMIA DAN IMPLEMENTASINYA BAGI PELAYANAN HAMBA TUHAN MASA KINI
MENGKAJI PANGGILAN DAN PELAYANAN NABI YEREMIA DALAM KONTEKS KITAB YEREMIA DAN IMPLEMENTASINYA BAGI PELAYANAN HAMBA TUHAN MASA KINI
Menjadi seorang hamba Tuhan yang siap melayani dalam kondisi apapun bukanlah perkara yang mudah. Hamba Tuhan harus mempunyai komitmen yang benar sehingga tidak lari dari panggilann...
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Topik mengenai hari Tuhan dikalangan orang percaya masa kini sudah mulai menurun. Permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman yang jelas tentang konsep Hari Tuhan. Secara teol...
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
Seiring berjalannya waktu hingga memasuki zaman milenial ini, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan sejumlah model gaya hidup (Life Style) baik yang bersifat postif ma...
melkiasmodelgayahidup
melkiasmodelgayahidup
Seiring berjalannya waktu hingga memasuki zaman milenial ini, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan sejumlah model gaya hidup (Life Style) baik yang bersifat postif ma...

