Javascript must be enabled to continue!
Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Aktivitas Antioksidan Daun Karinat (Rubus moluccanus L.)
View through CrossRef
Latar Belakang: Paparan lingkungan dapat memicu pembentukan radikal bebas yang disebut juga reactive oxygen spesies (ROS). Selain disebabkan faktor eksogen, radikal bebas juga dibentuk secara alamiah melalui metabolisme sel fisiologis. Radikal bebas yang tidak ditangani akan memberikan dampak negatif terhadap manusia, diantaranya terjadi perubahan abnormal yang mengenai gen tertentu dalam tubuh yang menyebabkan penyakit kanker. Salah satu senyawa kelompok metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai antioksidan adalah senyawa flavonoid. Ekstrak daun karinat juga terbukti secara kualitatif mengandung senyawa flavonoid berdasarkan hasil Kromatografi Lapis Tipis.Tujuan: Penelitian ini secara umum bertujuan mengetahui kadar total flavonoid dan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun karinat (Rubus moluccanus L).Metode: Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan desain penelitian true-experimental dengan menggunakan rancangan post test only control group design. Kelompok kontrol dalam penelitian ini adalah kuersetin (DPPH) dan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun karinat sebagai kelompok perlakuan.Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa ekstrak daun karinat memiliki kadar flavonoid total sebesar 143,8 mg/Qe/g dengan nilai rata-rata IC50 sebesar 1,32 ppm yang berarti aktivitas antioksidan daun karinat sangat kuat dan lebih baik daripada kuersetin dengan nilai rata-rata IC50 2,19 ppm. Hasil analisis T-Independent Test diperoleh sebesar 0,000 yang berarti adanya perbedaan aktivitas antioksidan yang signifikan antara daun karinat dan kuersetin.Simpulan: Daun karinat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat sehingga daun karinat dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan.
LPPM Universitas Sari Mulia
Title: Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Aktivitas Antioksidan Daun Karinat (Rubus moluccanus L.)
Description:
Latar Belakang: Paparan lingkungan dapat memicu pembentukan radikal bebas yang disebut juga reactive oxygen spesies (ROS).
Selain disebabkan faktor eksogen, radikal bebas juga dibentuk secara alamiah melalui metabolisme sel fisiologis.
Radikal bebas yang tidak ditangani akan memberikan dampak negatif terhadap manusia, diantaranya terjadi perubahan abnormal yang mengenai gen tertentu dalam tubuh yang menyebabkan penyakit kanker.
Salah satu senyawa kelompok metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai antioksidan adalah senyawa flavonoid.
Ekstrak daun karinat juga terbukti secara kualitatif mengandung senyawa flavonoid berdasarkan hasil Kromatografi Lapis Tipis.
Tujuan: Penelitian ini secara umum bertujuan mengetahui kadar total flavonoid dan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun karinat (Rubus moluccanus L).
Metode: Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan desain penelitian true-experimental dengan menggunakan rancangan post test only control group design.
Kelompok kontrol dalam penelitian ini adalah kuersetin (DPPH) dan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun karinat sebagai kelompok perlakuan.
Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa ekstrak daun karinat memiliki kadar flavonoid total sebesar 143,8 mg/Qe/g dengan nilai rata-rata IC50 sebesar 1,32 ppm yang berarti aktivitas antioksidan daun karinat sangat kuat dan lebih baik daripada kuersetin dengan nilai rata-rata IC50 2,19 ppm.
Hasil analisis T-Independent Test diperoleh sebesar 0,000 yang berarti adanya perbedaan aktivitas antioksidan yang signifikan antara daun karinat dan kuersetin.
Simpulan: Daun karinat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat sehingga daun karinat dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan.
Related Results
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
Radikal bebas adalah senyawa tidak stabil yang merusak sel tubuh, terutama akibat paparan radiasi UV yang menyebabkan hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga kanker kulit. Antioksida...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Abstract. The fig plant (Ficus carica L.) is from West Asia. Fig leaf extract has secondary metabolites flavonoids, tannins, saponins, and triterpenoids. These compounds make fig l...
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lam L) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Selama ini tanaman nangka hanya dimanfaatkan buahnya saja sebagai sumbe...
FORMULASI DAN UJI ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH
FORMULASI DAN UJI ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH
Daun belimbing wuluh mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini dapat berperan sebagai antioksidan dalam menangkal radikal bebas. Mekanisme kerja flavonoid sebagai antioksida...
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Lam. Pers) merupakan salah satu tumbuhan yang secara empiris mampu menyembuhkan luka bakar. Tumbuhan ini memiliki potensi antioksidan yang poten...
PURIFIKASI BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume) DAN UJI BIOAKTIVITASNYA SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN DIABETES MELLITUS
PURIFIKASI BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume) DAN UJI BIOAKTIVITASNYA SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN DIABETES MELLITUS
Buah parijoto (Medinilla speciosa) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan dan mampu menurunkan kadar glukosa. Peningkatan aktivitas kandungan senyawa akti...
Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia dari Ekstrak Daun Matoa Pometia pinnata
Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia dari Ekstrak Daun Matoa Pometia pinnata
Senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan Antioksidan dapat digunakan menghilangkan, mencegah pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Senyawa yang bersifat sebagai antioksidan...

