Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA BEDAK PADAT YANG BEREDAR DI BANJARMASIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM
View through CrossRef
Bedak padat merupakan salah satu jenis kosmetik yang umum digunakan dan keamanannya harus dijamin agar terbebas dari cemaran. kosmetik adalah timbal (Pb). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keberadaan cemaran timbal (Pb) pada bedak padat yang beredar di Banjarmasin menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Metode yang digunakan meliputi uji kualitatif dengan pereaksi NaOH 1 M dan uji kuantitatif yang telah divalidasi Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil dari uji kualitatif menunjukkan kelima sampel reaktif setelah direaksikan dengan NaOH 1 M dan menghasilkan endapan bewarna putih. Hasil uji validasi metode menunjukkan nilai R=0,9996, LOD=0,019994243 ppm dan LOQ=0,06664748 ppm. Dari uji kualitatif kelima sampel terindikasi mengandung adanya timbal, oleh karena itu dilanjutkan dengan uji kuantitatif. Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar timbal dalam sampel dengan kode A, B, C, D, dan E sebesar 3,346 mg/kg; 4.894 mg/kg; 3.920 mg/kg; 3.284 mg/kg; dan 1,829 mg/kg. Dapat disimpulkan meskipun masih ada bedak padat yang mengandung timbal (Pb), tetapi masih di bawah batas aman cemaran timbal yaitu <20 mg/kg.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
Title: ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA BEDAK PADAT YANG BEREDAR DI BANJARMASIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM
Description:
Bedak padat merupakan salah satu jenis kosmetik yang umum digunakan dan keamanannya harus dijamin agar terbebas dari cemaran.
kosmetik adalah timbal (Pb).
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keberadaan cemaran timbal (Pb) pada bedak padat yang beredar di Banjarmasin menggunakan metode spektrofotometri serapan atom.
Metode yang digunakan meliputi uji kualitatif dengan pereaksi NaOH 1 M dan uji kuantitatif yang telah divalidasi Spektrofotometri Serapan Atom.
Hasil dari uji kualitatif menunjukkan kelima sampel reaktif setelah direaksikan dengan NaOH 1 M dan menghasilkan endapan bewarna putih.
Hasil uji validasi metode menunjukkan nilai R=0,9996, LOD=0,019994243 ppm dan LOQ=0,06664748 ppm.
Dari uji kualitatif kelima sampel terindikasi mengandung adanya timbal, oleh karena itu dilanjutkan dengan uji kuantitatif.
Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar timbal dalam sampel dengan kode A, B, C, D, dan E sebesar 3,346 mg/kg; 4.
894 mg/kg; 3.
920 mg/kg; 3.
284 mg/kg; dan 1,829 mg/kg.
Dapat disimpulkan meskipun masih ada bedak padat yang mengandung timbal (Pb), tetapi masih di bawah batas aman cemaran timbal yaitu <20 mg/kg.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
<p>Timbal mempengaruhi sistem hematologis, saraf, urinaria, reproduksi, endokrin, dan jantung. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh timbal udara terhadap timbal dara...
Analisis Kadar Timbal (Pb) Terlarut Pada Air Sungai Batanghari Kota Jambi Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)
Analisis Kadar Timbal (Pb) Terlarut Pada Air Sungai Batanghari Kota Jambi Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)
Air merupakan satu zat yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan setelah udara. Air banyak dimanfaatkan sebagai kebutuhan industri serta sarana dan prasarana lainnya. Banyaknya aktivit...
SOSIALISASI PENCEGAHAN KONTAMINASI BAKTERI PADA BEDAK
SOSIALISASI PENCEGAHAN KONTAMINASI BAKTERI PADA BEDAK
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan kontaminasi bakteri pada bedak. Penentuan kegiatan ini dilatarbelakangi dari pengetahuan masyara...
PEMANFAATAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI BIOFLOKULAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI TELUK KENDARI
PEMANFAATAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI BIOFLOKULAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI TELUK KENDARI
Masuknya bahan yang merugikan seperti logam berat timbal di Teluk Kendari akan mengganggu ekosistem perairan Teluk Kendari. Adanya kontaminan akan berdampak negatif kepada siklus b...
Kandungan Timbal pada Sala Lauak yang Dijual di Pasar Raya Padang Akibat Penggunaan Kertas Ketikan sebagai Pembungkus
Kandungan Timbal pada Sala Lauak yang Dijual di Pasar Raya Padang Akibat Penggunaan Kertas Ketikan sebagai Pembungkus
Latar Belakang. Timbal merupakan logam berat yang dapat memberikan efek buruk terhadap kesehatan manusia. Timbal masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernafasan, saluran ce...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...

