Javascript must be enabled to continue!
PEMANFAATAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI BIOFLOKULAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI TELUK KENDARI
View through CrossRef
Masuknya bahan yang merugikan seperti logam berat timbal di Teluk Kendari akan mengganggu ekosistem perairan Teluk Kendari. Adanya kontaminan akan berdampak negatif kepada siklus biologis makhluk akuatik yang mebahayakan mereka, tidak terkecuali berdampak melalui rantai makanan termasuk manusia. Salah satu cara untuk mereduksi kadar logam berat timbal di perairan adalah menambahkan serbuk biji kelor sebagai koagulan. Pada penelitian Armid (2015), kadar timbal pada perairan Teluk Kendari sebagian besar melebihi baku mutu, sehingga dapat merusak lingkungan.
Kadar timbal yang melebihi baku mutu pada perairan Teluk Kendari mendorong peneliti untuk melakukan eksperimen menurunkan kadar timbal dengan memberikan serbuk biji kelor. Penelitian ini berjenis Pre-Experimetal dengan desain Pre-Test And Post-Test One Group dengan metode uji non-parametrik Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian diperoleh bahwa serbuk biji kelor dengan variasi dosis 0 mg/L, 200 mg/L, 400 mg/L dan 600 mg/L mempunyai rata-rata penurunan kadar timbal sebesar 54,2% dengan reduksi paling efektif 75,7% pada dosis 600 mg/L. Hasil uji statistik juga menunjukkan PValue < nilai α yaitu 0,037 < 0,05 atau Ha diterima dan H0 ditolak sehingga serbuk biji kelor dinyatakan efektif dalam menurunkan kadar logam berat timbal (Pb) di perairan Teluk Kendari.
Dapat disimpulkan bahwa serbuk biji kelor dengan dosis 600 mg/L paling efektif menurunkan kadar timbal pada sampel air laut Teluk Kendari. Disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan logam berat lainnya khususnya yang diperoleh dari hasil penelitian ini.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya
Title: PEMANFAATAN BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI BIOFLOKULAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DI TELUK KENDARI
Description:
Masuknya bahan yang merugikan seperti logam berat timbal di Teluk Kendari akan mengganggu ekosistem perairan Teluk Kendari.
Adanya kontaminan akan berdampak negatif kepada siklus biologis makhluk akuatik yang mebahayakan mereka, tidak terkecuali berdampak melalui rantai makanan termasuk manusia.
Salah satu cara untuk mereduksi kadar logam berat timbal di perairan adalah menambahkan serbuk biji kelor sebagai koagulan.
Pada penelitian Armid (2015), kadar timbal pada perairan Teluk Kendari sebagian besar melebihi baku mutu, sehingga dapat merusak lingkungan.
Kadar timbal yang melebihi baku mutu pada perairan Teluk Kendari mendorong peneliti untuk melakukan eksperimen menurunkan kadar timbal dengan memberikan serbuk biji kelor.
Penelitian ini berjenis Pre-Experimetal dengan desain Pre-Test And Post-Test One Group dengan metode uji non-parametrik Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian diperoleh bahwa serbuk biji kelor dengan variasi dosis 0 mg/L, 200 mg/L, 400 mg/L dan 600 mg/L mempunyai rata-rata penurunan kadar timbal sebesar 54,2% dengan reduksi paling efektif 75,7% pada dosis 600 mg/L.
Hasil uji statistik juga menunjukkan PValue < nilai α yaitu 0,037 < 0,05 atau Ha diterima dan H0 ditolak sehingga serbuk biji kelor dinyatakan efektif dalam menurunkan kadar logam berat timbal (Pb) di perairan Teluk Kendari.
Dapat disimpulkan bahwa serbuk biji kelor dengan dosis 600 mg/L paling efektif menurunkan kadar timbal pada sampel air laut Teluk Kendari.
Disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan logam berat lainnya khususnya yang diperoleh dari hasil penelitian ini.
Related Results
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
PAPARAN TIMBAL UDARA TERHADAP TIMBAL DARAH, HEMOGLOBIN, CYSTATIN C SERUM PEKERJA PENGECATAN MOBIL
<p>Timbal mempengaruhi sistem hematologis, saraf, urinaria, reproduksi, endokrin, dan jantung. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh timbal udara terhadap timbal dara...
Kajian Literatur Kelor (Moringa oleifera) sebagai Antibakteri Penyebab Infeksi Saluran Cerna
Kajian Literatur Kelor (Moringa oleifera) sebagai Antibakteri Penyebab Infeksi Saluran Cerna
Abstract. Infectious diseases remain a global health problem. In Indonesia, one of the most common infections is gastrointestinal such as diarrhea, which are caused by bacteria. In...
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI ANDONG OLEH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL DI JATIROTO, JAWA TENGAH
Pencemaran logam berat pada lingkungan perairan terutama sungai yang diakibatkan kegiatan pertambangan sudah banyak dijumpai. Penelitian ini berlokasi di Jatiroto, Wonogiri, Jawa T...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Pada negara berkembang, olahan makanan populer yang terbuat dari sereal memiliki jumlah mikronutrien yang rendah dan kandungan protein yang buruk. Sereal pada umumnya dibuat dari b...
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
<p>Pemanfaatan <em>Moringa oleifera</em> atau dikenal dengan tanaman kelor kurang maksimal. Padahal daun kelor mengandung senyawa aktif yang bermanfaat untuk kese...

