Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kandungan Fosfat PO43 Dalam Air Sungai Secara Spektrofotometri Dengan Metode Biru-Molibdat

View through CrossRef
Fosfat terdapat dalam air alam atau air limbah sebagai senyawa ortofosfat, polifosfat dan fosfat organis. Keberadaan senyawa fosfat dalam air sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem perairan. Bila kadar fosfat dalam air rendah, seperti pada air alam (< 0,01 mg P/L), pertumbuhan tanaman dan ganggang akan terhalang, dan keadaan ini. Fosfor yang terdapat bebas di alam, terutama di air, dominan berada di dalam bentuk senyawa PO4-3 (phosphate; fosfat). Kandungan fosfat dalam perairan dapat dianalisis dengan menggunakan peralatan spektrofotometer UV-Vis dengan metode biru-molibdat. Lokasi pemilihan sampel dilakukan di sungai yang dekat dengan (1)permukiman penduduk atau dekat sawah, (2)kali ancar, dan (3)kali jangkok. Kandungan fosfat PO43- di lokasi 1, yaitu sungai dekat persawahan dan pemukiman, memiliki konsentrasi PO43- yang sangat tinggi dibandingkan konsentrasi fosfat pada lokasi 2 dan 3. Senyawa phosphor yang masuk ke sungai berasal dari penggunaan pupuk, dan dari pemukiman, senyawa phospor yang masuk ke sungai berasal dari diversiasi deterjen dan buangan bahan-bahan organik kegiatan rumah tangga. Pada sungai Ancar dan sungai Jangkok yang posisinya relatif jauh dari pemukiman dan persawahan, sehingga input phosphor yang masuk kedalam ke dua sungai ini relatif kecil. Kandungan fosfat yang tinggi dalam perairan dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi, sehingga dapat mengurangi jumlah oksigen terlarut (DO).
Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
Title: Analisis Kandungan Fosfat PO43 Dalam Air Sungai Secara Spektrofotometri Dengan Metode Biru-Molibdat
Description:
Fosfat terdapat dalam air alam atau air limbah sebagai senyawa ortofosfat, polifosfat dan fosfat organis.
Keberadaan senyawa fosfat dalam air sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem perairan.
Bila kadar fosfat dalam air rendah, seperti pada air alam (< 0,01 mg P/L), pertumbuhan tanaman dan ganggang akan terhalang, dan keadaan ini.
Fosfor yang terdapat bebas di alam, terutama di air, dominan berada di dalam bentuk senyawa PO4-3 (phosphate; fosfat).
Kandungan fosfat dalam perairan dapat dianalisis dengan menggunakan peralatan spektrofotometer UV-Vis dengan metode biru-molibdat.
Lokasi pemilihan sampel dilakukan di sungai yang dekat dengan (1)permukiman penduduk atau dekat sawah, (2)kali ancar, dan (3)kali jangkok.
Kandungan fosfat PO43- di lokasi 1, yaitu sungai dekat persawahan dan pemukiman, memiliki konsentrasi PO43- yang sangat tinggi dibandingkan konsentrasi fosfat pada lokasi 2 dan 3.
Senyawa phosphor yang masuk ke sungai berasal dari penggunaan pupuk, dan dari pemukiman, senyawa phospor yang masuk ke sungai berasal dari diversiasi deterjen dan buangan bahan-bahan organik kegiatan rumah tangga.
Pada sungai Ancar dan sungai Jangkok yang posisinya relatif jauh dari pemukiman dan persawahan, sehingga input phosphor yang masuk kedalam ke dua sungai ini relatif kecil.
Kandungan fosfat yang tinggi dalam perairan dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi, sehingga dapat mengurangi jumlah oksigen terlarut (DO).

Related Results

ANALISIS KADAR FOSFAT PADA AIR SUNGAI MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
ANALISIS KADAR FOSFAT PADA AIR SUNGAI MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Sungai merupakan sumber alam yang memiliki peran penting bagi kehidupan ekosistem lingkungan. Perubahan kondisi air sungai banyak dipengaruhi oleh adanya aktivitas manusia di sekit...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...
Tingkat Kesuburan Danau Ngade Ternate Berdasarkan Kandungan Nitrat Dan Fosfat
Tingkat Kesuburan Danau Ngade Ternate Berdasarkan Kandungan Nitrat Dan Fosfat
Danau Ngade mempunyai potensi yang besar sebagai sumber perikanan darat dan kawasan pariwisata.  Saat ini, Danau Ngade telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas s...

Back to Top