Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tingkat Kesuburan Danau Ngade Ternate Berdasarkan Kandungan Nitrat Dan Fosfat

View through CrossRef
Danau Ngade mempunyai potensi yang besar sebagai sumber perikanan darat dan kawasan pariwisata.  Saat ini, Danau Ngade telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas seperti pemeliharaan ikan dengan sistem keramba jaring apung, pariwisata, pemancingan ikan, serta di sekitar danau dimanfaatkan untuk pemeliharaan ternak dan perkebunan.  Beragam aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan kesuburan perairan Danau Ngade yang hingga saat ini belum diketahui berdasarkan kandungan nitrat dan fosfatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1). untuk mengetahui kandungan nitrat dan fosfat di Danau Ngade, dan (2). untuk menentukan tingkat kesuburan Danau Ngade berdasarkan kandungan nitrat dan fosfat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2023 di Danau Ngade Ternate Provinsi Maluku Utara pada 5 stasiun.  Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali, dengan periode pengambilan sampel 2 minggu sekali.  Pengukuran kandungan nitrat dan fosfat dilakukan di laboratorium.  Analisis sidik ragam digunakan untuk menentukan perbedaaan kandungan nitrat dan fosfat berdasarkan stasiun dan waktu pengamatan. Penentuan tingkat kesuburan Danau Ngade dilakukan berdasarkan kriteria Jollenweider (1968 dalam Wetzel, 1975).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat di Danau Ngade berkisar antara 0,0164 - 0,0726 mg/L dan fosfat dengan kisaran antara 0,0395 - 0,0524 mg/L.  Danau Ngade termasuk dalam kategori perairan dengan tingkat kesuburan rendah (oligotrofik) berdasarkan kandungan nitratnya dan termasuk perairan yang subur (eutrofik) berdasarkan kandungan fosfatnya.
Title: Tingkat Kesuburan Danau Ngade Ternate Berdasarkan Kandungan Nitrat Dan Fosfat
Description:
Danau Ngade mempunyai potensi yang besar sebagai sumber perikanan darat dan kawasan pariwisata.
  Saat ini, Danau Ngade telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas seperti pemeliharaan ikan dengan sistem keramba jaring apung, pariwisata, pemancingan ikan, serta di sekitar danau dimanfaatkan untuk pemeliharaan ternak dan perkebunan.
  Beragam aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan kesuburan perairan Danau Ngade yang hingga saat ini belum diketahui berdasarkan kandungan nitrat dan fosfatnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1).
untuk mengetahui kandungan nitrat dan fosfat di Danau Ngade, dan (2).
untuk menentukan tingkat kesuburan Danau Ngade berdasarkan kandungan nitrat dan fosfat.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2023 di Danau Ngade Ternate Provinsi Maluku Utara pada 5 stasiun.
  Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali, dengan periode pengambilan sampel 2 minggu sekali.
  Pengukuran kandungan nitrat dan fosfat dilakukan di laboratorium.
  Analisis sidik ragam digunakan untuk menentukan perbedaaan kandungan nitrat dan fosfat berdasarkan stasiun dan waktu pengamatan.
Penentuan tingkat kesuburan Danau Ngade dilakukan berdasarkan kriteria Jollenweider (1968 dalam Wetzel, 1975).
  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat di Danau Ngade berkisar antara 0,0164 - 0,0726 mg/L dan fosfat dengan kisaran antara 0,0395 - 0,0524 mg/L.
  Danau Ngade termasuk dalam kategori perairan dengan tingkat kesuburan rendah (oligotrofik) berdasarkan kandungan nitratnya dan termasuk perairan yang subur (eutrofik) berdasarkan kandungan fosfatnya.

Related Results

Analisis Kandungan Nutrien di Danau Ngade Ternate Maluku Utara
Analisis Kandungan Nutrien di Danau Ngade Ternate Maluku Utara
Danau Ngade memiliki potensi yang besar untuk mendukung kehidupan masyarakat sekitar. Namun, seiring dengan meningkatnya aktivitas manusia, kualitas air danau ini terancam oleh ber...
Pengukuran Kualitas Air Danau Ngade Sebagai Sumber Air Cadangan Bagi Masyarakat Desa Fitu Ternate Selatan
Pengukuran Kualitas Air Danau Ngade Sebagai Sumber Air Cadangan Bagi Masyarakat Desa Fitu Ternate Selatan
Air merupakan sumber daya penting untuk kelangsungan makhluk hidup dan salah satu elemen paling penting yang ada di Bumi. Sumber air dapat ditemukan pada permukaan dan di dalam tan...
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah perairan yang diandalkan sebagai penghasil bahan tambang bauksit, penghasil komoditas perikanan dan sebagai daerah wisata ...

Back to Top