Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32

View through CrossRef
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah hujan di Indonesia dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Automatic Rain Gauge (ARG) merupakan salah satu alat pengukur hujan otomatis yang digunakan oleh BMKG untuk memperoleh data curah hujan di Indonesia. Kebutuhan peralatan penakar hujan di Indonesia semakin banyak untuk menunjang kurangnya kerapatan pos hujan. Penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah penakar hujan menggunakan tipping bucket, dengan prinsip kerja menampung curah hujan melalui corong dan mengalirkannya ke jungkat-jungkit sehingga menghasilkan tip dan dikonversi menjadi curah hujan. Penakar hujan ini diintegrasikan dengan ThingSpeak dan website untuk mendiseminasikan data curah hujan serta telegram untuk memberikan peringatan dini hujan intensitas lebat. Penakar hujan dirancang dengan menggabungkan beberapa komponen seperti sensor reed switch, Mikrokontroler ESP32, RTC DS1302, MicroSD, baterai LiFePO4 dan panel surya sebagai catu daya serta memiliki luas penampang 10.000 mm2 dengan tinggi 1,2 m. Percobaan dilakukan dengan sistem komparasi yaitu membandingkan jumlah air pada gelas ukur yang dikonversi menjadi curah hujan uji dengan curah hujan yang terukur pada penakar hujan. Hasil pengujian penakar hujan memberikan nilai yang baik serta memberikan hasil yang baik pada pengiriman data ke website dan ThingSpeak serta mengirimkan peringatan dini ke telegram.
Title: Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Description:
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan.
Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah hujan di Indonesia dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Automatic Rain Gauge (ARG) merupakan salah satu alat pengukur hujan otomatis yang digunakan oleh BMKG untuk memperoleh data curah hujan di Indonesia.
Kebutuhan peralatan penakar hujan di Indonesia semakin banyak untuk menunjang kurangnya kerapatan pos hujan.
Penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah penakar hujan menggunakan tipping bucket, dengan prinsip kerja menampung curah hujan melalui corong dan mengalirkannya ke jungkat-jungkit sehingga menghasilkan tip dan dikonversi menjadi curah hujan.
Penakar hujan ini diintegrasikan dengan ThingSpeak dan website untuk mendiseminasikan data curah hujan serta telegram untuk memberikan peringatan dini hujan intensitas lebat.
Penakar hujan dirancang dengan menggabungkan beberapa komponen seperti sensor reed switch, Mikrokontroler ESP32, RTC DS1302, MicroSD, baterai LiFePO4 dan panel surya sebagai catu daya serta memiliki luas penampang 10.
000 mm2 dengan tinggi 1,2 m.
Percobaan dilakukan dengan sistem komparasi yaitu membandingkan jumlah air pada gelas ukur yang dikonversi menjadi curah hujan uji dengan curah hujan yang terukur pada penakar hujan.
Hasil pengujian penakar hujan memberikan nilai yang baik serta memberikan hasil yang baik pada pengiriman data ke website dan ThingSpeak serta mengirimkan peringatan dini ke telegram.

Related Results

Investigation on the function of double tipping bucket for improvement of rainfall measurement
Investigation on the function of double tipping bucket for improvement of rainfall measurement
<p>The double-tipping bucket rain gauge (SL3-1) is widely used in meteorological stations to minimize the systematic errors by the influence of rainfall intensity on ...
ANALISIS HUJAN LEBAT DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT DI KABUPATEN BANJARNEGARA (STUDI KASUS 18 JUNI 2016)
ANALISIS HUJAN LEBAT DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT DI KABUPATEN BANJARNEGARA (STUDI KASUS 18 JUNI 2016)
Abstrak. Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah pada tanggal 18 Juni 2016 menyebabkan setidaknya 24 orang tewas, ribuan rumah rusak, dan sekitar 1.000 jiwa dievakuasi ...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
SIMULASI PROTEUS ATAP STADION AUTOMATIC BERBASIS ARDUINO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR HUJAN DAN SENSOR LDR
SIMULASI PROTEUS ATAP STADION AUTOMATIC BERBASIS ARDUINO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR HUJAN DAN SENSOR LDR
Perubahan iklim tropis di indonesia yang sering mengalami kondisi hujan yang bekepanjangan, sehingga sangat sulit untuk mengetahui cuaca akan hujan dan cuaca cerah. Hal ini sering ...
Pelatihan Mikrokontroler Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK Negeri 3 Kota Tegal
Pelatihan Mikrokontroler Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK Negeri 3 Kota Tegal
Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk pelatihan mikrokontroler yang dilaksanakan di SMK Negeri 3 Kota Tegal untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa-siswa tentang m...
Tipping Points in the Climate System and the Economics of Climate Change
Tipping Points in the Climate System and the Economics of Climate Change
<div>Tipping points in the climate system are a key determinant of future impacts from climate change. Current consensus estimates for the economic impact of greenhou...

Back to Top