Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Collaborative Governance dalam penanganan Penyakit Menular Tuberkulosis oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir

View through CrossRef
Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan di masyarakat indonesia, termasuk di daerah kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Collaborative Governace dalam penanganan penyakit menular Tuberkulosis oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir dengan menggunakan model Collaborative Governance yang di kemukakan oleh Chris Ansell dan Alison Gash (2008), yang meliputi 4 indikator kepemimpinan bersama, Komitmen, Komunikasi dan Kepercayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa penanganan tuberkulosis di kabupaten Indragiri Hilir telah melibatkan berbagai aktor seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan, Rumah Sakit 3M Plus, Yayasan Puri Harapan Indragiri, Kader Tuberkulosis serta masyarakat. Namun, pada saat pelaksanaan kolaborasi tersebut belum berjalan secara optimal karena masi terdapat beberapa faktor penghambat  seperti adanya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah yang membuat anggaran berkurang, fasilitas yang belum memadai, keterbatasan tenaga kesehatan, belum ada dukungan dana dari pemerintah daerah kepada yayasan Puri Harapan Indragiri selaku Non-Govermental Organization, masih terrdapat  pasien positif yang tidak patuh pengobatan, stigma buruk dari masyarakat. Oleh karena itu,diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor dan peningkatan partisipasi semua aktor yang terlibat dalam penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Indragiri Hilir agar dapar berjalan lebih optimal dan efektif
Title: Collaborative Governance dalam penanganan Penyakit Menular Tuberkulosis oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir
Description:
Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan di masyarakat indonesia, termasuk di daerah kabupaten Indragiri Hilir.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Collaborative Governace dalam penanganan penyakit menular Tuberkulosis oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir dengan menggunakan model Collaborative Governance yang di kemukakan oleh Chris Ansell dan Alison Gash (2008), yang meliputi 4 indikator kepemimpinan bersama, Komitmen, Komunikasi dan Kepercayaan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa penanganan tuberkulosis di kabupaten Indragiri Hilir telah melibatkan berbagai aktor seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan, Rumah Sakit 3M Plus, Yayasan Puri Harapan Indragiri, Kader Tuberkulosis serta masyarakat.
Namun, pada saat pelaksanaan kolaborasi tersebut belum berjalan secara optimal karena masi terdapat beberapa faktor penghambat  seperti adanya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah yang membuat anggaran berkurang, fasilitas yang belum memadai, keterbatasan tenaga kesehatan, belum ada dukungan dana dari pemerintah daerah kepada yayasan Puri Harapan Indragiri selaku Non-Govermental Organization, masih terrdapat  pasien positif yang tidak patuh pengobatan, stigma buruk dari masyarakat.
Oleh karena itu,diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor dan peningkatan partisipasi semua aktor yang terlibat dalam penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Indragiri Hilir agar dapar berjalan lebih optimal dan efektif.

Related Results

makalah penyakit menular-vania-XMIA3
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan diman...
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profil petani padi pengguna pupuk subsidi dengan analisis cluster dan biplot. Dengan mengetahui kluster karakteristik ini ...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
How Should College Physical Education (CPE) Conduct Collaborative Governance? A Survey Based on Chinese Colleges
How Should College Physical Education (CPE) Conduct Collaborative Governance? A Survey Based on Chinese Colleges
Background and Aim: College physical education (CPE) is a Key Stage in the transition from school physical education to national sports. Collaborative governance is an effective ne...
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakPrevalensi kejadian tuberkulosis pada anak di Sumatera Barat cukup tinggi, salah satu faktor risikonya adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk akan mengakibatkan kekurusa...

Back to Top