Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pergeseran Honorifik Dalam Sistem Kekerabatan Masyarakat Mandar

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif yang bersifat diakronik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Informan penelitian ini adalah masyarakat Mandar yang memiliki garis keturunan bangsawan dan masyarakat biasa yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan dalam bidang penelitian yang dimaksud Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar yaitu terdiri dari (1) masa lalu kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat tradisional. (2) masa sekarang yang kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat modern. Kedua masa tersebut memiliki sistem honorifik yang sedikit berbeda. Perbedaan itu disebabkan adanya perubahan atau dengan kata lain pergeseran. Pada masyarakat tradisional khususnya di daerah Mandar telah dikenal istilah pemerian nama yang dilakukan pada saat bayi lahir seperti Acoq, Asoq, Caco, Kacoq , Icciq, Cicciq dan Issiq. Sementara pada masa modern, sistem kekerabatan masyarakat Mandar tidak lagi menggunakan sistem penamaan diri seperti Acoq, Icciq, Kacoq, dan Cicciq. Hal ini dapat dilihat pada keadaan kekinian dimana masyarakat sudah mulai meninggalkan sistem tersebut.
Title: Pergeseran Honorifik Dalam Sistem Kekerabatan Masyarakat Mandar
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif yang bersifat diakronik.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi.
Informan penelitian ini adalah masyarakat Mandar yang memiliki garis keturunan bangsawan dan masyarakat biasa yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan dalam bidang penelitian yang dimaksud Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pergeseran honorifik pada sistem kekerabatan masyarakat Mandar yaitu terdiri dari (1) masa lalu kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat tradisional.
(2) masa sekarang yang kaitannya dengan sistem honorifik pada masyarakat modern.
Kedua masa tersebut memiliki sistem honorifik yang sedikit berbeda.
Perbedaan itu disebabkan adanya perubahan atau dengan kata lain pergeseran.
Pada masyarakat tradisional khususnya di daerah Mandar telah dikenal istilah pemerian nama yang dilakukan pada saat bayi lahir seperti Acoq, Asoq, Caco, Kacoq , Icciq, Cicciq dan Issiq.
Sementara pada masa modern, sistem kekerabatan masyarakat Mandar tidak lagi menggunakan sistem penamaan diri seperti Acoq, Icciq, Kacoq, dan Cicciq.
Hal ini dapat dilihat pada keadaan kekinian dimana masyarakat sudah mulai meninggalkan sistem tersebut.

Related Results

Analisis Nilai-Nilai Budaya Mandar Pada Puisi Dalam Buku Di Mandar Bulan Menenun Layar Karya Adi Arwan Alimin, Dkk
Analisis Nilai-Nilai Budaya Mandar Pada Puisi Dalam Buku Di Mandar Bulan Menenun Layar Karya Adi Arwan Alimin, Dkk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya Mandar puisi yang berjudul RabbAku Datang Lagi, Pada sebuah Persimpangan, Mandar Duka,Hukum Prihati...
Honorifik dalam Antologi Naskah Drama as-Suqūṭ Karya Muḥammad ʻAlī al-Badawī: Analisis Sosiolinguistik
Honorifik dalam Antologi Naskah Drama as-Suqūṭ Karya Muḥammad ʻAlī al-Badawī: Analisis Sosiolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk honorifik dan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya dalam antologi naskah drama as-Suqūṭ karya Muḥammad ʻAlī al...
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Kekerabatan bahasa berkaitan dengan konsep hubungan atau persamaan antara bahasa-bahasa yang berbeda. Kekerabatan bahasa sering kali diidentifikasi melalui kesamaan struktur tata b...
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk sapaan kekerabatan bahasa Aceh dalam tuturan masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan (2) penggunaan sapaan kekerabatan...
NAKODAI MARA’DIA ABANUA KAIYANG TOILOPI: SPIRIT NILAI BUDAYA MARITIM DAN IDENTITAS ORANG MANDAR
NAKODAI MARA’DIA ABANUA KAIYANG TOILOPI: SPIRIT NILAI BUDAYA MARITIM DAN IDENTITAS ORANG MANDAR
Artikel ini membahas orang Mandar sebagai suku bangsa maritim yang tidak diragukan eksistensinya. Sebagai pemangku kebudayaan maritim dan religius yang taat, tidak dapat dimungkiri...
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MINYAK GORENG KELAPA MANDAR DI DESA NEPO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MINYAK GORENG KELAPA MANDAR DI DESA NEPO KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Sebagai penghasil kelapa, posisi daya saing di Desa Nepo sebenarnya masih sangat lemah dan perkembangan agroindustri kelapa masih sulit untuk berkembang. Hal tersebut masih terhamb...
PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT, INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA USAHA PENGRAJIN SARUNG SUTRA MANDAR DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT, INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA USAHA PENGRAJIN SARUNG SUTRA MANDAR DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kenowledge management dan inovasi produk terhadap kinerja pengrajin sarung sutera Mandar di kabupaten Polewali Mandar. Penelitian in...

Back to Top