Javascript must be enabled to continue!
Pemodelan Curah Hujan Kota Bandung Menggunakan Model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average pada Data Time Series dengan Bantuan Minitab
View through CrossRef
Abstract. Rainfall on one hand can help in everyday life, for example in agriculture. Rainfall on the other hand can cause problems if the amount is too high such as damage to agricultural products, floods, landslides, and others. Rainfall forecasting can help reduce the problems caused by excessive rainfall. The purpose of this research is to make a model that will be used to predict rainfall. The model used is the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) model. The forecasting model obtained has a non-seasonal Autoregressive (AR) parameter of 1, a seasonal Moving Average (SMA) parameter of 1, and seasonal differentiation once with a seasonal period of 12. This equation can be written as ARIMA(1,0,0)〖(0) ,1,1)〗^12. The results of forecasting rainfall in the city of Bandung in 2022 using the SARIMA method have a value of MSE = 15.2119 and indicate that the highest rainfall will occur in November of 335.96 mm while the lowest will occur in August of 41.98 mm.
Abstrak. Curah hujan pada satu sisi dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada bidang pertanian. Curah hujan di sisi lain dapat menimbulkan permasalahan apabila jumlahnya terlalu tinggi seperti rusaknya hasil pertanian, banjir, longsor, dan lain-lain. Peramalan curah hujan dapat membantu mengurangi masalah yang diakibatkan oleh curah hujan yang terlalu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pemodelan yang akan digunakan untuk meramal curah hujan. Model yang digunakan adalah model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). Model peramalan yang diperoleh memiliki parameter nonmusiman Autoregressive (AR) 1, parameter musiman Moving Average (SMA) 1, dan pembedaan musiman sebanyak satu kali dengan periode musiman bernilai 12. Persamaan tersebut dapat ditulis sebagai ARIMA(1,0,0)〖(0,1,1)〗^12. Hasil peramalan curah hujan di Kota Bandung pada tahun 2022 dengan menggunakan metode SARIMA memiliki nilai MSE=15.2119 dan menunjukkan curah hujan tertinggi akan terjadi pada bulan November sebesar 335.96 mm sedangkan yang terendah terjadi pada bulan Agustus sebesar 41.98 mm.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pemodelan Curah Hujan Kota Bandung Menggunakan Model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average pada Data Time Series dengan Bantuan Minitab
Description:
Abstract.
Rainfall on one hand can help in everyday life, for example in agriculture.
Rainfall on the other hand can cause problems if the amount is too high such as damage to agricultural products, floods, landslides, and others.
Rainfall forecasting can help reduce the problems caused by excessive rainfall.
The purpose of this research is to make a model that will be used to predict rainfall.
The model used is the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) model.
The forecasting model obtained has a non-seasonal Autoregressive (AR) parameter of 1, a seasonal Moving Average (SMA) parameter of 1, and seasonal differentiation once with a seasonal period of 12.
This equation can be written as ARIMA(1,0,0)〖(0) ,1,1)〗^12.
The results of forecasting rainfall in the city of Bandung in 2022 using the SARIMA method have a value of MSE = 15.
2119 and indicate that the highest rainfall will occur in November of 335.
96 mm while the lowest will occur in August of 41.
98 mm.
Abstrak.
Curah hujan pada satu sisi dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada bidang pertanian.
Curah hujan di sisi lain dapat menimbulkan permasalahan apabila jumlahnya terlalu tinggi seperti rusaknya hasil pertanian, banjir, longsor, dan lain-lain.
Peramalan curah hujan dapat membantu mengurangi masalah yang diakibatkan oleh curah hujan yang terlalu tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat pemodelan yang akan digunakan untuk meramal curah hujan.
Model yang digunakan adalah model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA).
Model peramalan yang diperoleh memiliki parameter nonmusiman Autoregressive (AR) 1, parameter musiman Moving Average (SMA) 1, dan pembedaan musiman sebanyak satu kali dengan periode musiman bernilai 12.
Persamaan tersebut dapat ditulis sebagai ARIMA(1,0,0)〖(0,1,1)〗^12.
Hasil peramalan curah hujan di Kota Bandung pada tahun 2022 dengan menggunakan metode SARIMA memiliki nilai MSE=15.
2119 dan menunjukkan curah hujan tertinggi akan terjadi pada bulan November sebesar 335.
96 mm sedangkan yang terendah terjadi pada bulan Agustus sebesar 41.
98 mm.
Related Results
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Evaluasi data curah hujan terukur dan satelit PERSIANN-CCS dalam analisis debit banjir rancangan terhadap debit banjir terukur di DAS Tukad Petanu
Evaluasi data curah hujan terukur dan satelit PERSIANN-CCS dalam analisis debit banjir rancangan terhadap debit banjir terukur di DAS Tukad Petanu
Analisis debit banjir rancangan diperlukan dalam perencanaan bangunan air, terutama untuk mengetahui besarnya debit banjir rancangan di suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Metode hid...
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pulau Sulawesi dipengaruhi oleh fenomena Central Pacific (CP) dan Eastern Pacific (EP) El Niño. Curah hujan Sulawesi mencakup ketiga pola hujan yang ada di Indonesia yaitu Monsunal...
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang cukup penting di Indonesia. Salah satu daerah penghasil tembakau di Jawa Timur adalah ...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Kajian Curah Hujan Akibat Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Kecepatan Angin (Studi Kasus Stasiun Klimatologi Bonto Bili Kab. Gowa)
Hujan adalah suatu proses fisis yang dihasilkan dari fenomena cuaca. Pengaruh faktor fisiografis wilayah Indonesia dan sekitarnya terhadap unsur-unsur iklim/cuaca telah menghasilka...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

