Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERILAKU SEKSUAL DAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI KOMPREHENSIF PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN DAN NON KESEHATAN

View through CrossRef
Abstract   Background: Good comprehensive sexual and reproductive health knowledge on adolescents improve their health-related behavior. Factor affecting knowledge include formal education about sexual and reproductive health. Objective: This study intended to compare the sexual behavior and comprehensive reproductive health knowledge among health and non-health discipline college students at a university in the Soloraya region. Method: A cross-sectional study was conducted in April 2020. The sample was 159 health discipline college student who received education about reproductive health based on the faculty curriculum. The comparative sample was 159 non-health discipline students. Sampling technique was Proportional Random Sampling. Questionnaire had been tested for its validity and reliability. Data were collected using an online survey platform. Statistical tests used the Mann Whitney test. Result: There was a significant difference in sexual and reproductive health knowledge-score and sexual behavior-score among health and non-health discipline students (p-value<0.001). The mean score of comprehensive knowledge was higher in health discipline student. While mean of risky behavior-score was higher in non-health discipline students. Conclusion: Additional education activities related to sexual and reproductive health is needed for the existing student club or organization to facilitate non-health discipline students learn about sexual and reproductive health during their study in college. . Keywords: College students, sexual behavior, reproductive health, comprehensive knowledge     Abstrak   Latar belakang: Pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual yang baik penting bagi remaja agar dapat mempraktekkan perilaku kesehatan yang baik. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual diantaranya adalah pendidikan formal tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Tujuan: Membandingkan perilaku seksual dan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual komprehensif pada mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di satu universitas di wilayah Soloraya. Metode: Penelitian cross sectional ini dilaksanakan pada bulan April 2020. Sampel penelitian yaitu 159 mahasiswa disiplin ilmu kesehatan yang menerima pendidikan kesehatan reproduksi pada mata kuliah yang dilaksanakan lebih dari satu kali pertemuan. Sampel perbandingannya adalah 159 mahasiswa non kesehatan. Teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Random Sampling. Kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan secara daring. Uji statistic menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan perilaku seksual dan pengetahuan kesehatan  reproduksi dan seksual komprehensif pada mahasiswa kesehatan dan mahasiswa non kesehatan (p-value <0.001). Rata-rata skor pengetahuan lebih tinggi pada mahasiswa kesehatan sementara skor perilaku seksual lebih tinggi pada mahasiwa non kesehatan. Kesimpulan: Perlu penambahan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan seksual pada Unit Kreativitas Mahasiswa atau Lembaga yang sudah ada di perguruan tinggi guna memfasilitasi mahasiswa non kesehatan belajar tentang kesehatan reproduksi dan seksual secara komprehensif.   Kata Kunci : Mahasiswa, perilaku seksual, kesehatan reproduksi,  dan pengetahuan seksual komprehensif.
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Tangerang Selatan
Title: PERILAKU SEKSUAL DAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI KOMPREHENSIF PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN DAN NON KESEHATAN
Description:
Abstract   Background: Good comprehensive sexual and reproductive health knowledge on adolescents improve their health-related behavior.
Factor affecting knowledge include formal education about sexual and reproductive health.
Objective: This study intended to compare the sexual behavior and comprehensive reproductive health knowledge among health and non-health discipline college students at a university in the Soloraya region.
Method: A cross-sectional study was conducted in April 2020.
The sample was 159 health discipline college student who received education about reproductive health based on the faculty curriculum.
The comparative sample was 159 non-health discipline students.
Sampling technique was Proportional Random Sampling.
Questionnaire had been tested for its validity and reliability.
Data were collected using an online survey platform.
Statistical tests used the Mann Whitney test.
Result: There was a significant difference in sexual and reproductive health knowledge-score and sexual behavior-score among health and non-health discipline students (p-value<0.
001).
The mean score of comprehensive knowledge was higher in health discipline student.
While mean of risky behavior-score was higher in non-health discipline students.
Conclusion: Additional education activities related to sexual and reproductive health is needed for the existing student club or organization to facilitate non-health discipline students learn about sexual and reproductive health during their study in college.
.
Keywords: College students, sexual behavior, reproductive health, comprehensive knowledge     Abstrak   Latar belakang: Pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual yang baik penting bagi remaja agar dapat mempraktekkan perilaku kesehatan yang baik.
Faktor yang mempengaruhi pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual diantaranya adalah pendidikan formal tentang kesehatan reproduksi dan seksual.
Tujuan: Membandingkan perilaku seksual dan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual komprehensif pada mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di satu universitas di wilayah Soloraya.
Metode: Penelitian cross sectional ini dilaksanakan pada bulan April 2020.
Sampel penelitian yaitu 159 mahasiswa disiplin ilmu kesehatan yang menerima pendidikan kesehatan reproduksi pada mata kuliah yang dilaksanakan lebih dari satu kali pertemuan.
Sampel perbandingannya adalah 159 mahasiswa non kesehatan.
Teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Random Sampling.
Kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitas.
Pengumpulan data dilakukan secara daring.
Uji statistic menggunakan Uji Mann Whitney.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan perilaku seksual dan pengetahuan kesehatan  reproduksi dan seksual komprehensif pada mahasiswa kesehatan dan mahasiswa non kesehatan (p-value <0.
001).
Rata-rata skor pengetahuan lebih tinggi pada mahasiswa kesehatan sementara skor perilaku seksual lebih tinggi pada mahasiwa non kesehatan.
Kesimpulan: Perlu penambahan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan seksual pada Unit Kreativitas Mahasiswa atau Lembaga yang sudah ada di perguruan tinggi guna memfasilitasi mahasiswa non kesehatan belajar tentang kesehatan reproduksi dan seksual secara komprehensif.
  Kata Kunci : Mahasiswa, perilaku seksual, kesehatan reproduksi,  dan pengetahuan seksual komprehensif.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
Background: Inappropriate sexual behavior with negative attitudes and low knowledge can reduce the quality of life of adolescents. Risky sexual behavior increases the spread of sex...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Kesehatan Reproduksi (Studi Cross Sectional pada Mahasiswa Non Kesehatan Unissula Semarang)
Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Kesehatan Reproduksi (Studi Cross Sectional pada Mahasiswa Non Kesehatan Unissula Semarang)
Introduction: Knowledge of reproductive health for adolescents is essential, with correct information, it is expected that adult have responsible attitudes and behaviors regarding ...
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengalaman Seksual Remaja
  Masa remaja adalah masa antara dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan perubahan secara fisik dan seksual yang signifikan. Salah satu masalah yang seringkali mun...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
STUDI KASUS PERILAKU SEKS PRANIKAH MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO TAHUN 2022
STUDI KASUS PERILAKU SEKS PRANIKAH MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO TAHUN 2022
Latar Belakang: Perilaku seks pranikah merupakan permasalahan dan sekaligus fenomena sosial yang kian lazim dijumpai di dalam masyarakat. Masa Remaja merupakan periode terjadinya p...

Back to Top