Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KETIDAKSESUAIAN KONDISI KLINIS DAN DIAGNOSIS MALARIA

View through CrossRef
Malaria masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Ketidaksesuaian hasil pemeriksaan laboratorium merupakan salah satu masalah diagnosis yang sering dijumpai dalam praktik klinis. Pemeriksaan mikroskopis apusan darah pasien merupakan standar diagnosis malaria. Hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai spesies dan kepadatan parasit yang secara umum berkorelasi dengan kondisi klinis pasien. Manifestasi klinis penderita malaria bervariasi, bergantung pada beberapa faktor, seperti endemisitas daerah dan sistem imunitas tubuh penderita. Kepadatan parasit dan keterampilan pemeriksa sangat berpengaruh dalam mendeteksi parasit pada sampel darah penderita malaria tanpa gejala. Kami melaporkan kasus seorang pria Indonesia berusia 45 tahun yang dirujuk ke Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan pada tahun 2019, dengan demam intermiten, anemia dan beberapa keluhan lainnya. Pemeriksaan mikroskopis pada apusan darah secara serial tidak ditemukan adanya parasit. Namun pada pemeriksaan mikroskopis pada sediaan biopsi sumsum tulang menemukan benda yang diduga sebagai “plasmodium”. Pasien dinyatakan menderita penyakit malaria berdasarkan hasil biopsi sumsum tulang dan kondisi klinis pasien serta mendapatkan obat antimalaria. Namun kondisi klinis pasien tidak mengalami perubahan yang signifikan. Tatalaksana penyakit lain juga diberikan berdasarkan diagnosis penyakit penyerta lainnya dan menunjukkan perbaikan, walaupun lambat. Perbedaan hasil pemeriksaan laboratorium dan kondisi klinis pasien bisa saja terjadi dalam praktik klinis. Keputusan klinis suatu penyakit sebaiknya dibuat berdasarkan standar diagnosis penyakit tersebut.
Title: KETIDAKSESUAIAN KONDISI KLINIS DAN DIAGNOSIS MALARIA
Description:
Malaria masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia.
Ketidaksesuaian hasil pemeriksaan laboratorium merupakan salah satu masalah diagnosis yang sering dijumpai dalam praktik klinis.
Pemeriksaan mikroskopis apusan darah pasien merupakan standar diagnosis malaria.
Hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai spesies dan kepadatan parasit yang secara umum berkorelasi dengan kondisi klinis pasien.
Manifestasi klinis penderita malaria bervariasi, bergantung pada beberapa faktor, seperti endemisitas daerah dan sistem imunitas tubuh penderita.
Kepadatan parasit dan keterampilan pemeriksa sangat berpengaruh dalam mendeteksi parasit pada sampel darah penderita malaria tanpa gejala.
Kami melaporkan kasus seorang pria Indonesia berusia 45 tahun yang dirujuk ke Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan pada tahun 2019, dengan demam intermiten, anemia dan beberapa keluhan lainnya.
Pemeriksaan mikroskopis pada apusan darah secara serial tidak ditemukan adanya parasit.
Namun pada pemeriksaan mikroskopis pada sediaan biopsi sumsum tulang menemukan benda yang diduga sebagai “plasmodium”.
Pasien dinyatakan menderita penyakit malaria berdasarkan hasil biopsi sumsum tulang dan kondisi klinis pasien serta mendapatkan obat antimalaria.
Namun kondisi klinis pasien tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Tatalaksana penyakit lain juga diberikan berdasarkan diagnosis penyakit penyerta lainnya dan menunjukkan perbaikan, walaupun lambat.
Perbedaan hasil pemeriksaan laboratorium dan kondisi klinis pasien bisa saja terjadi dalam praktik klinis.
Keputusan klinis suatu penyakit sebaiknya dibuat berdasarkan standar diagnosis penyakit tersebut.

Related Results

Shifts in Indonesia’s malaria landscape: an analysis of 2010-2019 routine surveillance data
Shifts in Indonesia’s malaria landscape: an analysis of 2010-2019 routine surveillance data
Abstract Background Indonesia faces challenges in achieving its goal of eliminating malaria by 2030, with cases stagnating betw...
Malariology (A Continuing Education Activity)
Malariology (A Continuing Education Activity)
Malariology is the scientific study of Malaria. Malaria is a life-threatening disease caused by parasites that are transmitted to people through the bites of infected female Anophe...
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Perawat pendidik klinis yang tidak melibatkan aspek budaya dalam proses pembelajaran klinis akan mempengaruhi serta menghambat capaian tujuan pembelajaran klinis. Unsur budaya dala...
Musta mere ranniku eesti asunikud malaaria meelevallas
Musta mere ranniku eesti asunikud malaaria meelevallas
At the end of the 19th century, Estonian settlers encountered malaria in the Volga region and Siberia, but outbreaks with the most serious consequences hit Estonians in the Black S...
Malaria epidemiological characteristics and control in Guangzhou, China, 1950–2022
Malaria epidemiological characteristics and control in Guangzhou, China, 1950–2022
Abstract Background Malaria was once widespread in Guangzhou, China. However, a series of control measures have succeeded in eliminating local malar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Malaria Incidence and Associated Risk Factors in and Around Anger Gute Town, Western Ethiopia
Malaria Incidence and Associated Risk Factors in and Around Anger Gute Town, Western Ethiopia
Abstract Background: Malaria is one of the most important causes of morbidity and mortality in sub-Saharan Africa including Ethiopia. About 75% of the total area of the cou...
Malariology (A Continuing Education Activity) - 2023 Revision
Malariology (A Continuing Education Activity) - 2023 Revision
Background:Malariology is the scientific study of Malaria. Malaria is a disease caused by parasites that are transmitted to people via the bites of infected female Anopheles mosqui...

Back to Top