Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Budaya Organisasi dan Otonomi Kerja sebagai Penentu Perilaku Inovatif Pegawai di Sektor Publik

View through CrossRef
Sektor publik cenderung memiliki birokrasi yang bersifat hierarkis dan resisten terhadap perubahan; hal ini menjadi tantangan dalam mendorong inovasi. Inovasi dalam pelayanan publik dapat meningkatkan performa instansi publik dan lebih responsif dalam menanggapi perubahan kebutuhan masyarakat. Studi ini bertujuan mengkaji dampak budaya organisasi pada perilaku inovatif di tempat kerja, dengan otonomi kerja sebagai mediator. Budaya organisasi yang mendorong inovasi, dan lingkungan yang mendukung otonomi kerja, dapat berdampak pada perilaku kerja yang inovatif. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 99 pegawai pada sebuah organisasi sektor publik di Yogyakarta. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa otonomi kerja berfungsi sebagai mediator penuh dalam menjelaskan hubungan antara budaya organisasi dan perilaku kerja inovatif pegawai. Ini menyiratkan bahwa internalisasi budaya organisasi oleh pegawai dapat meningkatkan perilaku kerja inovatif, terutama ketika pegawai memiliki otonomi dalam pelaksanaan tugas. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan peningkatan perilaku kerja inovatif, yang selayaknya mempertimbangkan adanya otonomi kerja dalam pelaksanaan tugas pegawai.
Title: Budaya Organisasi dan Otonomi Kerja sebagai Penentu Perilaku Inovatif Pegawai di Sektor Publik
Description:
Sektor publik cenderung memiliki birokrasi yang bersifat hierarkis dan resisten terhadap perubahan; hal ini menjadi tantangan dalam mendorong inovasi.
Inovasi dalam pelayanan publik dapat meningkatkan performa instansi publik dan lebih responsif dalam menanggapi perubahan kebutuhan masyarakat.
Studi ini bertujuan mengkaji dampak budaya organisasi pada perilaku inovatif di tempat kerja, dengan otonomi kerja sebagai mediator.
Budaya organisasi yang mendorong inovasi, dan lingkungan yang mendukung otonomi kerja, dapat berdampak pada perilaku kerja yang inovatif.
Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 99 pegawai pada sebuah organisasi sektor publik di Yogyakarta.
Temuan penelitian mengindikasikan bahwa otonomi kerja berfungsi sebagai mediator penuh dalam menjelaskan hubungan antara budaya organisasi dan perilaku kerja inovatif pegawai.
Ini menyiratkan bahwa internalisasi budaya organisasi oleh pegawai dapat meningkatkan perilaku kerja inovatif, terutama ketika pegawai memiliki otonomi dalam pelaksanaan tugas.
Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan peningkatan perilaku kerja inovatif, yang selayaknya mempertimbangkan adanya otonomi kerja dalam pelaksanaan tugas pegawai.

Related Results

Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai
Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai
Tujuan penelitian ini adalah menguji Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Sebagai Mediator  Dalam Pengembangan Kinerja Pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian survai. Data yang...
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terha...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kerja terhadap Kinerja Pegawai
Pengaruh Budaya Organisasi dan Perilaku Kerja terhadap Kinerja Pegawai
Abstract. Employee performance is the result of work in the form of quantity and quality that has been achieved by an employee and as one of the factors that can affect the success...
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai
Abstract. Job satisfaction must be created optimally by the company so that every employee can work optimally and help the company achieve its goals. Among the factors that can aff...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top