Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Alat Bantu Penghalus Wengku Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi
View through CrossRef
Wengku merupakan bahan setengah jadi untuk bahan yang akan diproses untuk pembuatan sangkar burung. Bahan yang digunakan untuk pembuatan wengku ini yaitu dari bambu. Proses pembuatan wengku tersebut dilakukan setiap hari. Seiring berjalannya waktu pengrajin dituntut untuk membuat wengku lebih dari 1 ikat per hari. Dalam 1 hari permintaan tidak kurang dari 3 s/d 4 ikat wengku. Pengrajin harus memikirkan cara untuk meningkatkan kapasitas produksi agar sesuai dengan permintaan. Dengan permintaan yang banyak bisa mempengaruhi kinerja pengrajin tersebut semakin menurun karena mengalami kelelahan dan kejenuhan dalam melakukan pembuatan wengku sehingga pembuatan wengku tersebut kurang maksimal. Adapun untuk bisa mengefektifkan pembuatan wengku tersebut yaitu dengan cara membuat alat bantu untuk bisa membantu pengrajin agar lebih produktif. Tujuan dari penelitian ini yaitu bertujuan untuk mendapatkan rancangan alat bantu penghalusan bambu pada pembuatan wengku yang ergonomis dan menambah kapasitas produksi. Metode yang digunakan yaitu Metode Ergonomic Function Depolyment (EFD). Metode EFD yaitu evolusi dari Quality Function Deployment (QFD) yaitu dengan membuat hubungan baru antara keinginan pelanggan dengan komponen ergonomi dari produk. Hasil dari penelitian ini yaitu terancangnya alat bantu penghalus wengku yang ergonomis dan dapat menambah kapasitas produksi. Akan tetapi alat bantu penghalus wengku tersebut berbeda dengan desain dikarenakan dilakukannya penyesuaian dengan bahan baku yang ada. Hasil uji coba alat bantu penghalus wengku ini didapat bahwa alat tersebut dapat digunakan dan hasil dari alat bantu penghalus wengku ini bisa dapat meningkatkan kapasitas produksi sampai 2 kali lipat yang dimana sebelumnya hanya dilakukan secara manual dalam 1 hari hanya dapat 1 golong wengku tapi dengan menggunakan alat bantu penghalus wengku ini bisa menghasilkan 2 kali lipat dari biasanya.
Title: Perancangan Alat Bantu Penghalus Wengku Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi
Description:
Wengku merupakan bahan setengah jadi untuk bahan yang akan diproses untuk pembuatan sangkar burung.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan wengku ini yaitu dari bambu.
Proses pembuatan wengku tersebut dilakukan setiap hari.
Seiring berjalannya waktu pengrajin dituntut untuk membuat wengku lebih dari 1 ikat per hari.
Dalam 1 hari permintaan tidak kurang dari 3 s/d 4 ikat wengku.
Pengrajin harus memikirkan cara untuk meningkatkan kapasitas produksi agar sesuai dengan permintaan.
Dengan permintaan yang banyak bisa mempengaruhi kinerja pengrajin tersebut semakin menurun karena mengalami kelelahan dan kejenuhan dalam melakukan pembuatan wengku sehingga pembuatan wengku tersebut kurang maksimal.
Adapun untuk bisa mengefektifkan pembuatan wengku tersebut yaitu dengan cara membuat alat bantu untuk bisa membantu pengrajin agar lebih produktif.
Tujuan dari penelitian ini yaitu bertujuan untuk mendapatkan rancangan alat bantu penghalusan bambu pada pembuatan wengku yang ergonomis dan menambah kapasitas produksi.
Metode yang digunakan yaitu Metode Ergonomic Function Depolyment (EFD).
Metode EFD yaitu evolusi dari Quality Function Deployment (QFD) yaitu dengan membuat hubungan baru antara keinginan pelanggan dengan komponen ergonomi dari produk.
Hasil dari penelitian ini yaitu terancangnya alat bantu penghalus wengku yang ergonomis dan dapat menambah kapasitas produksi.
Akan tetapi alat bantu penghalus wengku tersebut berbeda dengan desain dikarenakan dilakukannya penyesuaian dengan bahan baku yang ada.
Hasil uji coba alat bantu penghalus wengku ini didapat bahwa alat tersebut dapat digunakan dan hasil dari alat bantu penghalus wengku ini bisa dapat meningkatkan kapasitas produksi sampai 2 kali lipat yang dimana sebelumnya hanya dilakukan secara manual dalam 1 hari hanya dapat 1 golong wengku tapi dengan menggunakan alat bantu penghalus wengku ini bisa menghasilkan 2 kali lipat dari biasanya.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK TENTANG SENAM ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KELUAGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI HIPERTENSI
PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK TENTANG SENAM ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KELUAGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI HIPERTENSI
Hipertensi yaitu kondisi individu yang mengalami kenaikan tekanan darah melebihi normal sehingga menyebabkan kenaikan mordibitas dan angka kematian. Tujuan penulisan karya tulis il...
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Intisari— PT. TIJ adalah perusahaan yang memproduksi tas wanita. Salah satu hasil produksi dengan permintaan yang tinggi adalah tas yang dipasarkan dengan merk jual LC. Permasalaha...
SISTEM PRODUKSI SANDAL SANDRIA TASIKMALAYA
SISTEM PRODUKSI SANDAL SANDRIA TASIKMALAYA
Kemajuan teknologi yang serba cepat dari akhir abad ke-20 dan pembukaan pasar di seluruh dunia melalui berbagai perjanjian perdagangan memotivasi perusahaan-perusahaan untuk melunc...
RANCANG BANGUN ALAT BANTU JALAN ERGONOMI UNTUK MANULA
RANCANG BANGUN ALAT BANTU JALAN ERGONOMI UNTUK MANULA
ABSTRAKKruk bantu jalan adalah alat bantu mobilitas yang dirancang untuk membantu individu yang mengalami kesulitan dalam berjalan atau bergerak secara mandiri. Abstrak ini akan me...
Perancangan Model Simulasi dan Perbaikan Lini Produksi Pompa Air Tipe PS – 135 E Menggunakan Simulasi Diskrit dan Theory Of Constraint pada PT. Tirta Intimizu Nusantara
Perancangan Model Simulasi dan Perbaikan Lini Produksi Pompa Air Tipe PS – 135 E Menggunakan Simulasi Diskrit dan Theory Of Constraint pada PT. Tirta Intimizu Nusantara
Intisari— Permasalahan yang dialami oleh perusahaan adalah target produksi yang tidak tercapai. Hal tersebut terjadi pada lini produksi pompa air tipe PS - 135 E yang disebabkan ol...
USULAN DESAIN ALAT BANTU PROSES PENGELEMAN SANDAL PADA UD YURIKO INDONESIA
USULAN DESAIN ALAT BANTU PROSES PENGELEMAN SANDAL PADA UD YURIKO INDONESIA
UD Yuriko Indonesia merupakan perusahaan manufaktur sandal yang masih menggunakan peralatan manual, terutama pada proses pengeleman sol sandal. Keterbatasan alat bantu kerja menyeb...

