Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEYAKINAN ORANG PERCAYA TERHADAP ALLAH TRITUNGGAL

View through CrossRef
Tritunggal adalah konsep yang tidak mungkin dapat dimengerti secara penuh oleh manusia, apalagi untuk dijelaskan. Allah jauh lebih besar dan agung dari kita, karena itu jangan berharap bahwa manusia dapat memahamiNya secara utuh. Alkitab mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah, dan Roh Kudus adalah Allah. Alkitab juga mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah. Meskipun kita memahami beberapa hal mengenai hubungan antar Pribadi dalam Tritunggal ini, pada akhirnya kita tetap tidak dapat mengerti secara utuh. Namun demikian, tidak berarti bahwa Tritunggal bukan konsep yang salah atau tidak alkitabiah. Ketika mempelajari topik ini, kita perlu ingat bahwa kosakata “Tritunggal (Trinitas)” tidak pernah sekalipun digunakan dalam Alkitab. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan ketritunggalan Allah, yaitu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan. Harus benar-benar dimengerti bahwa ini TIDAK berarti ada tiga Allah. Tritunggal berarti satu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi. Tidak ada salahnya menggunakan istilah Tritunggal, walaupun istilah ini tidak ditemukan dalam Alkitab. Lebih gampang mengucapkan “Tritunggal” daripada mengatakan “Allah yang Esa yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan.” 1.Allah itu Esa: Ulangan 6:4; 1 Korintus 8:4; Galatia 3:20; 1 Timotius 2:5 2.Tritunggal terdiri dari tiga Pribadi: Kejadian 1:1; 1:26; 3:22; 11:7; Yesaya 6:8; 48:16; 61:1; Matius 3:16-17; Matius 28:19; 2 Korintus 13:14.Untuk ayat-ayat dari Perjanjian Lama, pemahaman atas bahasa Ibrani sangatlah menolong. Dalam Kejadian 1:1, kata “Elohim” merupakan bentuk jamak. Dalam Kejadian 1:26; 3:22; 11:7 dan Yesaya 6:8, kata jamak “kita” yang digunakan. Dalam bahasa Inggris hanya ada dua bentuk kata, tunggal dan jamak. Dalam bahasa Ibrani ada tiga macam bentuk kata: tunggal, dual dan jamak. Dalam bahasa Ibrani, bentuk dual digunakan untuk hal-hal yang berpasangan, seperti mata, telinga dan tangan. Kata “Elohim” dan kata ganti “kita” dalam bentuk jamak- yang jelas berarti lebih dari dua – dan merujuk pada tiga atau lebih dari tiga (Bapa, Putera, dan Roh Kudus). Dalam Yesaya 48:16 dan 61:1 sang Putera berbicara dan merujuk pada Bapa dan Roh Kudus. Bandingkan Yesaya 61:1 dengan Lukas 4:14-19 untuk melihat bahwa yang berbicara adalah Putera.
Center for Open Science
Title: KEYAKINAN ORANG PERCAYA TERHADAP ALLAH TRITUNGGAL
Description:
Tritunggal adalah konsep yang tidak mungkin dapat dimengerti secara penuh oleh manusia, apalagi untuk dijelaskan.
Allah jauh lebih besar dan agung dari kita, karena itu jangan berharap bahwa manusia dapat memahamiNya secara utuh.
Alkitab mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah, dan Roh Kudus adalah Allah.
Alkitab juga mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah.
Meskipun kita memahami beberapa hal mengenai hubungan antar Pribadi dalam Tritunggal ini, pada akhirnya kita tetap tidak dapat mengerti secara utuh.
Namun demikian, tidak berarti bahwa Tritunggal bukan konsep yang salah atau tidak alkitabiah.
Ketika mempelajari topik ini, kita perlu ingat bahwa kosakata “Tritunggal (Trinitas)” tidak pernah sekalipun digunakan dalam Alkitab.
Istilah ini digunakan untuk menjelaskan ketritunggalan Allah, yaitu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan.
Harus benar-benar dimengerti bahwa ini TIDAK berarti ada tiga Allah.
Tritunggal berarti satu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi.
Tidak ada salahnya menggunakan istilah Tritunggal, walaupun istilah ini tidak ditemukan dalam Alkitab.
Lebih gampang mengucapkan “Tritunggal” daripada mengatakan “Allah yang Esa yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan.
” 1.
Allah itu Esa: Ulangan 6:4; 1 Korintus 8:4; Galatia 3:20; 1 Timotius 2:5 2.
Tritunggal terdiri dari tiga Pribadi: Kejadian 1:1; 1:26; 3:22; 11:7; Yesaya 6:8; 48:16; 61:1; Matius 3:16-17; Matius 28:19; 2 Korintus 13:14.
Untuk ayat-ayat dari Perjanjian Lama, pemahaman atas bahasa Ibrani sangatlah menolong.
Dalam Kejadian 1:1, kata “Elohim” merupakan bentuk jamak.
Dalam Kejadian 1:26; 3:22; 11:7 dan Yesaya 6:8, kata jamak “kita” yang digunakan.
Dalam bahasa Inggris hanya ada dua bentuk kata, tunggal dan jamak.
Dalam bahasa Ibrani ada tiga macam bentuk kata: tunggal, dual dan jamak.
Dalam bahasa Ibrani, bentuk dual digunakan untuk hal-hal yang berpasangan, seperti mata, telinga dan tangan.
Kata “Elohim” dan kata ganti “kita” dalam bentuk jamak- yang jelas berarti lebih dari dua – dan merujuk pada tiga atau lebih dari tiga (Bapa, Putera, dan Roh Kudus).
Dalam Yesaya 48:16 dan 61:1 sang Putera berbicara dan merujuk pada Bapa dan Roh Kudus.
Bandingkan Yesaya 61:1 dengan Lukas 4:14-19 untuk melihat bahwa yang berbicara adalah Putera.

Related Results

Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.), haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle görevl...
Allah Tritunggal: Sebuah Risalah Teologis Alkitabiah tentang Keesaan dan Ketritunggalan Allah
Allah Tritunggal: Sebuah Risalah Teologis Alkitabiah tentang Keesaan dan Ketritunggalan Allah
Trinitarian monotheism is a special characteristic and uniqueness of Christian doctrine. This is also a controversial debate becomes theological highlight and also forms the basis ...
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevi, vahdet-i vücud düşüncesinin en önemli temsilcilerinden biridir. Konevi, sadece şeyhi İbnü’l Arabi’nin eserlerini şerhetmekle yetinmemiş, bir çok eser vermiş, kend...
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur’an, insanların Allah’la, diğer insanlarla ve toplumla ilişkilerini düzenleyen; onların dünya ve ahiret hayatında mutluluğa erişme yollarını onlara sunan pek çok konuya temas et...
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Abstract: The Kingdom of God is central to the whole message of Jesus Christ. Through the kingdom of God, we can discover and understand the entire mission of Jesus. The Kingdom of...
Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah
Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah
Believers today are eager to explore the Bible, especially the New Testament, because they believed that the Old Testament is no longer valid in the lives of believers. The discuss...
Pandangan Rasul Paulus terhadap Penganiayaan yang Dialami Orang Kristen
Pandangan Rasul Paulus terhadap Penganiayaan yang Dialami Orang Kristen
This article discusses the persecution of believers based and experienced by Paul. As the Lord Jesus has been persecuted, so believers as followers of Christ will be persecuted. Th...
Nilai-Nilai Pendidikan dari Q.S. Al-Baqarah Ayat 152-153: Tentang Perintah Bersyukur dan Sabar
Nilai-Nilai Pendidikan dari Q.S. Al-Baqarah Ayat 152-153: Tentang Perintah Bersyukur dan Sabar
Abstract. The focus of this research is to examine the values of Q.S. al-Baqarah verses 152-153: What is the opinion of the mufassir about Surah al-Baqarah verses 152-153? 2.What i...

Back to Top