Javascript must be enabled to continue!
Co-Working Space Di Surabaya Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau
View through CrossRef
Pada era sekarang ini, freelancer semakin hari semakin meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, di Indonesia terdapat 33,34 juta orang bekerja sebagai freelancer dan pemilik bisnis kecil hingga Agustus 2021. Angka tersebut naik 4,32 juta orang atau 26 persen dari tahun sebelumnya. Serta berdasarkan data sribulancer.com (start up yang mewadahi freelancer), Surabaya merupakan kota dengan peringkat ketiga yang memiliki freelancer terbanyak. Kota Surabaya saat ini belum memiliki wadah yang memadai untuk memfasilitasi kegiatan bekerja secara fleksibel. Freelancer, mahasiswa dan organisasi-organisasi kecil biasanya melakukan aktivitas di cafe atau warung kopi, tempat seperti ini memiliki kekurangan seperti tingkat privasi rendah, polusi dan kebisingan. Diperlukan suatu wadah berupa co-working space, yang mampu memfasilitasi kegiatan bekerja secara fleksibel. Dengan hadirnya co-working space di Surabaya ini diharapkan dapat mewadahi dan memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bekerja secara fleksibel di Surabaya. Melalui penyediaan tempat ini, dengan pendekatan arsitektur hijau dan fasilitas yang memadai diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi kalangan masyarakat yang membutuhkan ruang kerja bersama secara fleksibel.
Universitas Merdeka Surabaya
Title: Co-Working Space Di Surabaya Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau
Description:
Pada era sekarang ini, freelancer semakin hari semakin meningkat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, di Indonesia terdapat 33,34 juta orang bekerja sebagai freelancer dan pemilik bisnis kecil hingga Agustus 2021.
Angka tersebut naik 4,32 juta orang atau 26 persen dari tahun sebelumnya.
Serta berdasarkan data sribulancer.
com (start up yang mewadahi freelancer), Surabaya merupakan kota dengan peringkat ketiga yang memiliki freelancer terbanyak.
Kota Surabaya saat ini belum memiliki wadah yang memadai untuk memfasilitasi kegiatan bekerja secara fleksibel.
Freelancer, mahasiswa dan organisasi-organisasi kecil biasanya melakukan aktivitas di cafe atau warung kopi, tempat seperti ini memiliki kekurangan seperti tingkat privasi rendah, polusi dan kebisingan.
Diperlukan suatu wadah berupa co-working space, yang mampu memfasilitasi kegiatan bekerja secara fleksibel.
Dengan hadirnya co-working space di Surabaya ini diharapkan dapat mewadahi dan memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bekerja secara fleksibel di Surabaya.
Melalui penyediaan tempat ini, dengan pendekatan arsitektur hijau dan fasilitas yang memadai diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi kalangan masyarakat yang membutuhkan ruang kerja bersama secara fleksibel.
.
Related Results
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalamsuatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi, pendidikan ...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
Arsitektur Sasak di Pulau Lombok merupakan bagian dari arsitektur vernakular nusantara. Pemenuhan kriteria arsitektur hijau pada arsitektur Sasak dari aspek olah tapak dan tata mas...
ARSITEKTUR SEBAGAI MANIFESTASI IDENTITAS INDONESIA
ARSITEKTUR SEBAGAI MANIFESTASI IDENTITAS INDONESIA
Arsitektur secara umum dipahami sebagai ilmu bangunan. Namun bagaimana latar belakang munculnya pemikiran arsitektur terutama dalam perspektif politik dan kebangsaan tidak banyak d...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...

