Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PUSAT KULINER BERKELANJUTAN DI PANTAI INDAH KAPUK

View through CrossRef
The most fundamental changes in human behavioral pattern is caused by food. These changes happened since Hunter Gatherer period and evolve through Agricultural Revolution period, Industrial Revolution period, and it is still happening now. The main subject of this research is Millennials and it focuses on “How do Millenials Treat Their Food?” issue. This project is located at Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, North Jakarta which is an iconic place that serves as a culinary center for all generations. Project site is located between office complex, housing, and commercial area that has high mobility of pedestrians. The purpose of this project is to participate in giving the town the facility that it needs especially the area surrounding project site as linkage between other buildings functions and encouraging a change in Millennials’ eating habits that supports Sustainable Development Goals regarding Zero Hunger, also to preserve local ecological quality through food and plastic waste reduction. This research use Tipology, Pattern Language, Phenomenology and Field Survey research methodologies. The result of this research is designing a building as “Sustainable Food Hub at Pantai Indah Kapuk”. This project consists of 4 main programs which is Restaurant & Café, Growing Field Area, Education Platform, and Sustainable Food Utensils Shop that has a purpose of improving Millennials’ Eating Habits. It also serves as a linkage around project site as a form of project’s contribution and response to the town need for pedestrian lane. AbstrakPerubahan pola perilaku manusia yang paling fundamental disebabkan oleh makanan. Hal tersebut sudah terjadi semenjak masa Hunter Gatherer, Agricultural Revolution, Industrial Revolution dan masa kini. Millennial menjadi subyek utama bahasan dari penelitian ini. Maka fokus isu yang diangkat adalah “Bagaimana Millennial Memperlakukan Makanan?”. Lokasi proyek berada di Jl. Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara yang sudah menjadi ikon sebagai daerah pusat kuliner dari segala kalangan generasi. Lokasi tapak berada di antara perkantoran, perumahan dan komersil yang memiliki pergerakan mobilitas pedestrian yang tinggi setiap harinya. Tujuan dari proyek ini adalah ingin ikut serta dalam memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh kota terutama sekitar tapak proyek sebagai linkage di antara fungsi bangunan lainnya dan mencoba mengubah eating habits generasi Millennial yang lebih mendukung gerakan Sustainable Development Goals perihal Zero Hunger serta dapat menjaga kualitas ekologi setempat dengan cara mengurangi sampah makanan dan plastik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Tipology, Pattern Language, Phenomenology dan Survey Lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah mendesain bangunan sebagai “Pusat Kuliner Berkelanjutan di Pantai Indah Kapuk/ Sustainable Food Hub at Pantai Indah Kapuk”. Proyek ini memiliki 4 program utama yaitu Restaurant & Café, Growing Field Area, Education Platform, & Sustainable Food Utensils Shop yang bertujuan memperbaiki Millennial’s eating habits serta Linkage sebagai bentuk tanggapan proyek terhadap kebutuhan akan jalur pedestrian di sekitar tapak sehingga proyek bisa memberikan kontribusi bagi kota.
Title: PUSAT KULINER BERKELANJUTAN DI PANTAI INDAH KAPUK
Description:
The most fundamental changes in human behavioral pattern is caused by food.
These changes happened since Hunter Gatherer period and evolve through Agricultural Revolution period, Industrial Revolution period, and it is still happening now.
The main subject of this research is Millennials and it focuses on “How do Millenials Treat Their Food?” issue.
This project is located at Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, North Jakarta which is an iconic place that serves as a culinary center for all generations.
Project site is located between office complex, housing, and commercial area that has high mobility of pedestrians.
The purpose of this project is to participate in giving the town the facility that it needs especially the area surrounding project site as linkage between other buildings functions and encouraging a change in Millennials’ eating habits that supports Sustainable Development Goals regarding Zero Hunger, also to preserve local ecological quality through food and plastic waste reduction.
This research use Tipology, Pattern Language, Phenomenology and Field Survey research methodologies.
The result of this research is designing a building as “Sustainable Food Hub at Pantai Indah Kapuk”.
This project consists of 4 main programs which is Restaurant & Café, Growing Field Area, Education Platform, and Sustainable Food Utensils Shop that has a purpose of improving Millennials’ Eating Habits.
It also serves as a linkage around project site as a form of project’s contribution and response to the town need for pedestrian lane.
 AbstrakPerubahan pola perilaku manusia yang paling fundamental disebabkan oleh makanan.
Hal tersebut sudah terjadi semenjak masa Hunter Gatherer, Agricultural Revolution, Industrial Revolution dan masa kini.
Millennial menjadi subyek utama bahasan dari penelitian ini.
Maka fokus isu yang diangkat adalah “Bagaimana Millennial Memperlakukan Makanan?”.
Lokasi proyek berada di Jl.
Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara yang sudah menjadi ikon sebagai daerah pusat kuliner dari segala kalangan generasi.
Lokasi tapak berada di antara perkantoran, perumahan dan komersil yang memiliki pergerakan mobilitas pedestrian yang tinggi setiap harinya.
Tujuan dari proyek ini adalah ingin ikut serta dalam memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh kota terutama sekitar tapak proyek sebagai linkage di antara fungsi bangunan lainnya dan mencoba mengubah eating habits generasi Millennial yang lebih mendukung gerakan Sustainable Development Goals perihal Zero Hunger serta dapat menjaga kualitas ekologi setempat dengan cara mengurangi sampah makanan dan plastik.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Tipology, Pattern Language, Phenomenology dan Survey Lapangan.
Hasil penelitian yang didapatkan adalah mendesain bangunan sebagai “Pusat Kuliner Berkelanjutan di Pantai Indah Kapuk/ Sustainable Food Hub at Pantai Indah Kapuk”.
Proyek ini memiliki 4 program utama yaitu Restaurant & Café, Growing Field Area, Education Platform, & Sustainable Food Utensils Shop yang bertujuan memperbaiki Millennial’s eating habits serta Linkage sebagai bentuk tanggapan proyek terhadap kebutuhan akan jalur pedestrian di sekitar tapak sehingga proyek bisa memberikan kontribusi bagi kota.

Related Results

DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
Menu aneka makanan yang murah meriah serta enak adalah daya tarik utama sebuah tempat kuliner, khususnya tempat wisata kuliner di kota Surabaya. Tempat dan letak yang strategis sua...
EDUKASI PEGELOLAAN BISNIS WISATA KULINER DI KOTA KENDARI
EDUKASI PEGELOLAAN BISNIS WISATA KULINER DI KOTA KENDARI
Berbagai keunggulan usaha kuliner perlu lebih dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pengusaha kuliner, dan masyarakat. Perkembangan jumlah pengusaha kuliner ...
PEMBUATAN KOMPOSIT ISOLATOR PANAS BERBAHAN SERAT KAPUK (CEIBA PENTANDRA) DAN POLIPROPILENA DENGAN METODE THERMAL BONDING
PEMBUATAN KOMPOSIT ISOLATOR PANAS BERBAHAN SERAT KAPUK (CEIBA PENTANDRA) DAN POLIPROPILENA DENGAN METODE THERMAL BONDING
Komposit adalah suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua material ataulebih melalui pencampuran yang tidak homogen, sehingga menghasilkan sebuah material dengan sifat baru ...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
PKM Bisnis Kuliner Berkelanjutan Bagi Pengusaha Kuliner di Sidoarjo, Jawa Timur
PKM Bisnis Kuliner Berkelanjutan Bagi Pengusaha Kuliner di Sidoarjo, Jawa Timur
ABSTRAK Pelaku usaha kuliner di Sidoarjo dimulai dari usaha rumahan dengan manajemen bisnis sederhana dan kesulitan memperpanjang usia bisnis sehingga muncul kebutuhan bimbingan te...
EDU-WISATA: EDUKASI KEBERSIHAN PESISIR PANTAI DI WILAYAH KABUPATEN SUMBAWA SEBAGAI WADAH UNTUK BELAJAR PROMOSI KESEHATAN
EDU-WISATA: EDUKASI KEBERSIHAN PESISIR PANTAI DI WILAYAH KABUPATEN SUMBAWA SEBAGAI WADAH UNTUK BELAJAR PROMOSI KESEHATAN
Sebagai negara kepulauan tentunya Indonensia memiliki berbagai banyak pantai yang terssebagar dibeberapa provinsi yang ada di Indonesia. Salah satunya Provinsi Nusa Tengara Barat, ...
Potensi Pengembangan Pantai Nyanyi sebagai Daya Tarik Wisata di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
Potensi Pengembangan Pantai Nyanyi sebagai Daya Tarik Wisata di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
Pantai Nyanyi merupakan sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Tabanan Bali. Pantai ini memiliki berbagai potensi wisata baik itu potensi fisik maupun non fisik. Adanya berbagai ...

Back to Top