Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EDU-WISATA: EDUKASI KEBERSIHAN PESISIR PANTAI DI WILAYAH KABUPATEN SUMBAWA SEBAGAI WADAH UNTUK BELAJAR PROMOSI KESEHATAN

View through CrossRef
Sebagai negara kepulauan tentunya Indonensia memiliki berbagai banyak pantai yang terssebagar dibeberapa provinsi yang ada di Indonesia. Salah satunya Provinsi Nusa Tengara Barat, dimana terdapat puluhan pantai indah dan menjadi pusat destinasi wisata. Kabupaten Sumbawa sendiri juga memiliki pantai yang tidak kalah menarik perhatian masyarakat, coontohnya Pantai Selipir dan Pantai Kencana. Keindahan pantai dapat menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk melepas lelah dan penat ketika bekerja atau melakukan akktivitas. Terlepas dari hal tersebut, keindahan pantai akan lenyap jika masyarakat tidak mampu untuk menjaga kebersihannya. Pencemaran pantai atau laut merupakan suatu tindakan yang dapat merusak ekosistem pada laut tersebut baik disebabkan karena sampah plastik ataupun pencemaran industry. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran tersebbut dengan selalu melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kebersihan pantai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kebersihan pantai dan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam melakukan promosi kesehatan. Kegiatan ini dilakukan dengan Teknik wawancara kepada beberapa masyarakat yang tinggal di daerah pantai ataupun yang sedang berkunjung. Lokasi tempat dilakukan pengabdian masyarakat ini yaitu di Pantai Selipir dan Pantai Kencana selama 2 hari. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu mahasiswa memiliki keberanian dan motivasi dalam melakukan promosi kesehatan yang dimana mahasiswa tersebut sebelum mengikuti kegiatan pengabdian ini memiliki jiwa malu – malu dan grogi bertemu dengan orang baru. Sedangkan bagi masyarakat sendiri, kegiatan ini dapat membuka mindset masyarakat yang awalnya memiliki kesadaran rendah terhadap kebersihan panntai menjadi mau untuk membantu dalam peningkatan kebersihan pantai, contohnya dengan tidak membuang sembarangan sampah yang dibawa, membantu memungut sampah jika dilihat di tengah jalan, kemudian memeriksa terlebih dahulu kapal yang akan digunakan untuk berlayar atau mencari ikan sehingga tidak menimbulkan pencemaran minyak ditengah laut.
Title: EDU-WISATA: EDUKASI KEBERSIHAN PESISIR PANTAI DI WILAYAH KABUPATEN SUMBAWA SEBAGAI WADAH UNTUK BELAJAR PROMOSI KESEHATAN
Description:
Sebagai negara kepulauan tentunya Indonensia memiliki berbagai banyak pantai yang terssebagar dibeberapa provinsi yang ada di Indonesia.
Salah satunya Provinsi Nusa Tengara Barat, dimana terdapat puluhan pantai indah dan menjadi pusat destinasi wisata.
Kabupaten Sumbawa sendiri juga memiliki pantai yang tidak kalah menarik perhatian masyarakat, coontohnya Pantai Selipir dan Pantai Kencana.
Keindahan pantai dapat menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk melepas lelah dan penat ketika bekerja atau melakukan akktivitas.
Terlepas dari hal tersebut, keindahan pantai akan lenyap jika masyarakat tidak mampu untuk menjaga kebersihannya.
Pencemaran pantai atau laut merupakan suatu tindakan yang dapat merusak ekosistem pada laut tersebut baik disebabkan karena sampah plastik ataupun pencemaran industry.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran tersebbut dengan selalu melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kebersihan pantai.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kebersihan pantai dan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam melakukan promosi kesehatan.
Kegiatan ini dilakukan dengan Teknik wawancara kepada beberapa masyarakat yang tinggal di daerah pantai ataupun yang sedang berkunjung.
Lokasi tempat dilakukan pengabdian masyarakat ini yaitu di Pantai Selipir dan Pantai Kencana selama 2 hari.
Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu mahasiswa memiliki keberanian dan motivasi dalam melakukan promosi kesehatan yang dimana mahasiswa tersebut sebelum mengikuti kegiatan pengabdian ini memiliki jiwa malu – malu dan grogi bertemu dengan orang baru.
Sedangkan bagi masyarakat sendiri, kegiatan ini dapat membuka mindset masyarakat yang awalnya memiliki kesadaran rendah terhadap kebersihan panntai menjadi mau untuk membantu dalam peningkatan kebersihan pantai, contohnya dengan tidak membuang sembarangan sampah yang dibawa, membantu memungut sampah jika dilihat di tengah jalan, kemudian memeriksa terlebih dahulu kapal yang akan digunakan untuk berlayar atau mencari ikan sehingga tidak menimbulkan pencemaran minyak ditengah laut.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan dataset wilayah pesisir pada citra UAV (Unmanned Aerial Vehicle) . Sesuai UU UU No.27 tahun 2007 tentang pengelola...
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PESISIR PANTAI DI DESA DULUPI DENGAN KONSEP PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PESISIR PANTAI DI DESA DULUPI DENGAN KONSEP PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE
Perancangan Kawasan Wisata Pesisir Pantai di Desa Dulupi Dengan Konsep Pendekatan Sustainable Architecture.Perancangan ini bertujuan untuk : Merancang Kawasan Wisata Pesisir Pantai...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
Kabupaten Mukomuko berada di Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai ± 98, 218 km. Dinamika alam yang terjadi pada beberapa tahun terakhir, sep...
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara yang terus mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Kabupaten Halmahera barat memiliki potensi pa...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...

Back to Top