Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SAHABAT NABI PERSPEKTIF SUNNI DAN SYI’AH

View through CrossRef
Dua arah yang berbeda sukar untuk ditemukan antara ideologi Sunni dan Syi’ah dalam menilai eksistensi sahabat. Sunni mengatakan bahwa Sahabat Nabi adalah orang-orang yang adil. Namu, berbeda dari itu, Syiah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi. Dua ideologi ini yang menjadi suatu kegelisahan dan penting untuk dikaji. Yaitu melihat status sahabat Nabi dalam perspektif Sunni dan Syi’ah dengan tujuan mengetahui alasan dari representasi dua ideologi ini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan jenis kajian kepustakaa. Adapun pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik dokumintasi dengan pendekatan komparasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Sunni dengan ideologi yang berlandaskan dalil al-Qur’an dan Sunnah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang adil. Sedangkan Syi’ah dengan dalilnya meyakini bahwa mayoritas sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi hanya sedikit dari mereka yang masih mempertahankan keimanannya. Ideologi ini tumbuh atas dasar al-Qur’an dan hadis dalam perspektifnya.
Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan
Title: SAHABAT NABI PERSPEKTIF SUNNI DAN SYI’AH
Description:
Dua arah yang berbeda sukar untuk ditemukan antara ideologi Sunni dan Syi’ah dalam menilai eksistensi sahabat.
Sunni mengatakan bahwa Sahabat Nabi adalah orang-orang yang adil.
Namu, berbeda dari itu, Syiah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi.
Dua ideologi ini yang menjadi suatu kegelisahan dan penting untuk dikaji.
Yaitu melihat status sahabat Nabi dalam perspektif Sunni dan Syi’ah dengan tujuan mengetahui alasan dari representasi dua ideologi ini.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan jenis kajian kepustakaa.
Adapun pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik dokumintasi dengan pendekatan komparasi.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Sunni dengan ideologi yang berlandaskan dalil al-Qur’an dan Sunnah meyakini bahwa sahabat Nabi adalah orang yang adil.
Sedangkan Syi’ah dengan dalilnya meyakini bahwa mayoritas sahabat Nabi adalah orang yang murtad pasca wafatnya Nabi hanya sedikit dari mereka yang masih mempertahankan keimanannya.
Ideologi ini tumbuh atas dasar al-Qur’an dan hadis dalam perspektifnya.

Related Results

SYI’IR “ANA LAILUN” KARYA HAIDAR KHALIL: KAJIAN DESKRIPTIF ANALISIS ‘ARUDH WA QAWAFY
SYI’IR “ANA LAILUN” KARYA HAIDAR KHALIL: KAJIAN DESKRIPTIF ANALISIS ‘ARUDH WA QAWAFY
Syi’ir adalah bagian dari sastra yang mana ini dikemukakan oleh penyair untuk menyampaikan pikiran dan imajinasi yang diraskan oleh penyair. Syi’ir merupakan cara untuk mengungkapk...
EPISTEMOLOGI HADIS PERSPEKTIF SYI‘AH
EPISTEMOLOGI HADIS PERSPEKTIF SYI‘AH
Salah satu hadis Nabi –hadis S|aqalain-, yang diakui shahih oleh semua ulama hadis, telah membuat umat Islam terpecah menjadi dua aliran besar, yaitu Syi‘ah dan Sunni. Perbedaan in...
AKAR-AKAR TRADISI POLITIK SUNNI DI INDONESIA
AKAR-AKAR TRADISI POLITIK SUNNI DI INDONESIA
The Sunni doctrine plays an important role in the government. Its accommodative characteristic is something important that makes Sunni doctrine to be a device of the legitimation o...
SIYASAH SYAR’IYYAH MENURUT SYI’AH ITSNA ‘ASYRIYYAH
SIYASAH SYAR’IYYAH MENURUT SYI’AH ITSNA ‘ASYRIYYAH
ABSTRAKTulisan ini didsarkan kepada perbedaan yang sangat mendasar dalam hal siyasah atau politik antara Islam Sunni dan Syi’ah Itsna ‘Asyriyah. Menurut pandangan Islam keetika ses...
STUDI HADIS MENGHORMATI AHLULBAIT: dari Pemahaman Tekstualis sampai Kontekstualis
STUDI HADIS MENGHORMATI AHLULBAIT: dari Pemahaman Tekstualis sampai Kontekstualis
<p class="06IsiAbstrak">Menghormati ahlulbait adalah salah satu anjuran agama yang mulai diabaikan di komunitas sosial sebab mengabaikan pemahaman tekstual dan kontekstual da...
Diskursus Adalah Al-Sahabah Perspektif Ulama Kontemporer
Diskursus Adalah Al-Sahabah Perspektif Ulama Kontemporer
 Kaidah kul al sahabah merupakan konsensus yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Namun, pada masa kontemporer kaidah tersebut menuai perbedaan pendapat. Sebagian ada yang sepakat de...

Back to Top