Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EDUKASI PENANGANAN CEDERA PADA SITUASI PRA-RUMAH SAKIT DI SEKOLAH

View through CrossRef
Cedera dapat terjadi dimana saja, tempat yang paling sering menyebabkan cedera pada anak adalah lingkungan sekolah, karena anak menghabiskan banyak waktunya di sekolah. Pemahaman siswa tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit masih menjadi masalah di sekolah karena sebagian besar siswa-siswi belum paham tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit. Pertolongan yang buruk sebelum pasien mendapatkan pertolongan di rumah sakit sampai saat ini masih menjadi masalah yang sulit dipecahkan karena siswa-siswi sering menyepelekan cedera yang dialami. Untuk itu perlu diberikan edukasi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit. Kegiatan ini dilakukan di SMA Batik 1 Surakarta yang dihadiri oleh 63 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Sebelum dan setelah kegiatan tim pengabdi memberikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi. Hasil analisis tingkat pengetahuan mayoritas dengan tingkat pengetahuan baik sebesar 71% dan meningkat menjadi 77%. Dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan edukasi pengetahuan peserta tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah meningkat. Kata kunci: cedera, edukasi, luka, pra rumah sakit Injuries can occur anywhere, the most common place causing injuries to children is the school environment, because children spend a lot of time at school. Students' understanding of pre-hospital injury management remains a problem in schools because most students do not understand how to handle injuries in pre-hospital situations. Poor care before patients receive help at the hospital remains a difficult problem to solve because students often underestimate the extent of injuries they experience. Therefore, it is necessary to provide education about pre-hospital injury management in schools. This community service activity aims to increase students' knowledge about pre-hospital injury management. This activity was carried out at SMA Batik 1 Surakarta and was attended by 63 students. The methods used in this activity were lectures, demonstrations, and questions and answers. Before and after the activity, the community service team administered questionnaires to measure the level of knowledge of participants before and after being given education. The results of the analysis of the level of knowledge of the majority with a good level of knowledge of 71% and increased to 77%. It can be concluded that after being given education, participants' knowledge about pre-hospital injury management in schools increased. Keywords: education, injury, pre-hospital, wound
Title: EDUKASI PENANGANAN CEDERA PADA SITUASI PRA-RUMAH SAKIT DI SEKOLAH
Description:
Cedera dapat terjadi dimana saja, tempat yang paling sering menyebabkan cedera pada anak adalah lingkungan sekolah, karena anak menghabiskan banyak waktunya di sekolah.
Pemahaman siswa tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit masih menjadi masalah di sekolah karena sebagian besar siswa-siswi belum paham tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit.
Pertolongan yang buruk sebelum pasien mendapatkan pertolongan di rumah sakit sampai saat ini masih menjadi masalah yang sulit dipecahkan karena siswa-siswi sering menyepelekan cedera yang dialami.
Untuk itu perlu diberikan edukasi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit.
Kegiatan ini dilakukan di SMA Batik 1 Surakarta yang dihadiri oleh 63 siswa.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab.
Sebelum dan setelah kegiatan tim pengabdi memberikan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi.
Hasil analisis tingkat pengetahuan mayoritas dengan tingkat pengetahuan baik sebesar 71% dan meningkat menjadi 77%.
Dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan edukasi pengetahuan peserta tentang penanganan cedera pada situasi pra-rumah sakit di sekolah meningkat.
Kata kunci: cedera, edukasi, luka, pra rumah sakit Injuries can occur anywhere, the most common place causing injuries to children is the school environment, because children spend a lot of time at school.
Students' understanding of pre-hospital injury management remains a problem in schools because most students do not understand how to handle injuries in pre-hospital situations.
Poor care before patients receive help at the hospital remains a difficult problem to solve because students often underestimate the extent of injuries they experience.
Therefore, it is necessary to provide education about pre-hospital injury management in schools.
This community service activity aims to increase students' knowledge about pre-hospital injury management.
This activity was carried out at SMA Batik 1 Surakarta and was attended by 63 students.
The methods used in this activity were lectures, demonstrations, and questions and answers.
Before and after the activity, the community service team administered questionnaires to measure the level of knowledge of participants before and after being given education.
The results of the analysis of the level of knowledge of the majority with a good level of knowledge of 71% and increased to 77%.
It can be concluded that after being given education, participants' knowledge about pre-hospital injury management in schools increased.
Keywords: education, injury, pre-hospital, wound.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
Pelatihan Penanganan Pertama Cedera Olahraga
Pelatihan Penanganan Pertama Cedera Olahraga
Cedera olahraga merupakan salah satu hambatan yang sering dihadapi atlet pada saat kompetisi maupun dalam tahap persiapan. Rendahnya pemahaman pelatih tentang penanganan pertama ce...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
CEDERA OLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF TEORI MODEL EKOLOGI
CEDERA OLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF TEORI MODEL EKOLOGI
Semua aktivitas manusia, termasuk olahraga, penuh dengan risiko atau bahaya.   Seiring dengan meningkatnya aktivitas olahraga meningkat pula risiko  atau bahaya tersebut. Sekecil a...
BALANCED SCORECARD (BSC) : REKAYASA PADA ENTITAS RUMAH SAKIT
BALANCED SCORECARD (BSC) : REKAYASA PADA ENTITAS RUMAH SAKIT
Kesuksesan Rumah Sakit tidak dapat dimotivasi atau diukur dalam jangka pendek dengan model manajemen keuangan tradisional saja. Balanced Scorecard merupakan kerangka kerja baru unt...
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
RSI Purwokerto yang terletak di daerah barat Purwokerto merupakan rumah sakit rujukan swasta yang memfasilitasi pasien-pasien secara umum ataupun BPJS dan asuransi umum lainnya . S...

Back to Top