Javascript must be enabled to continue!
Ada Aksara di Antara Angka dan Bulatan Itu: Sakala Dihyang dan Upaya Penafsirannya
View through CrossRef
Sakala Dihyang is a kind of chronogram that considered as puzzle in the Merapi-Merbabu manuscript collection. This article purposes to discuss the issue about how to interpret this kinds, especially through the list of the numbers, alphabets, and circles combination that found in the manuscript 6 L 107 (folio 25r) and ms. 14 L 290 (folio 16v). The amalgamation of numbers and circles in sakala dihyang constructs the series of—preciselly four—disyllabic words, arranged in aṅkānāṃ vāmato gatiḥ principles, the writing moves from right to left, and every disyllabic words represents a specific number. Sakala Dihyangis similar to sakala milir (in Javanese: sěngkalan lamba), a kind of chronogram used bhūtasaṃkhya system, but it uses the implicit expression. The interpretation to sakal dihyang can assisted by other chorongram (mělok, milir, dan koci) that are used in the same discourse simultaneouslly. The kakawin contains the list of words used in chronogram, i.e. Candrabhūmi, is also functioned in the interpretation process. The arranging pattern of disyllabic word structureused in sakala dihyang is also become obstruction in its interpretation process—especially when it compares to Candrabhūmi. Because of disyllabic structure is the necessity in sakala dihyang composition, conversely the words in candrabhūmi list do not always shave disyllabic structure, and so its modification pattern is also discussed in this article.
Title: Ada Aksara di Antara Angka dan Bulatan Itu: Sakala Dihyang dan Upaya Penafsirannya
Description:
Sakala Dihyang is a kind of chronogram that considered as puzzle in the Merapi-Merbabu manuscript collection.
This article purposes to discuss the issue about how to interpret this kinds, especially through the list of the numbers, alphabets, and circles combination that found in the manuscript 6 L 107 (folio 25r) and ms.
14 L 290 (folio 16v).
The amalgamation of numbers and circles in sakala dihyang constructs the series of—preciselly four—disyllabic words, arranged in aṅkānāṃ vāmato gatiḥ principles, the writing moves from right to left, and every disyllabic words represents a specific number.
Sakala Dihyangis similar to sakala milir (in Javanese: sěngkalan lamba), a kind of chronogram used bhūtasaṃkhya system, but it uses the implicit expression.
The interpretation to sakal dihyang can assisted by other chorongram (mělok, milir, dan koci) that are used in the same discourse simultaneouslly.
The kakawin contains the list of words used in chronogram, i.
e.
Candrabhūmi, is also functioned in the interpretation process.
The arranging pattern of disyllabic word structureused in sakala dihyang is also become obstruction in its interpretation process—especially when it compares to Candrabhūmi.
Because of disyllabic structure is the necessity in sakala dihyang composition, conversely the words in candrabhūmi list do not always shave disyllabic structure, and so its modification pattern is also discussed in this article.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Blok Aksara Bali Dan Wujud Dasar Dalam Lema Kamus Beraksara Bali-Latin
Analisis Blok Aksara Bali Dan Wujud Dasar Dalam Lema Kamus Beraksara Bali-Latin
Lema adalah kata yang disebut wujud dasar atau kata dasar yang ada pada kamus yang belum mendapatkan imbuhan. Dalam hal nyatanya, kamus beraksara Bali-Latin, pada lemanya tersebut ...
Pemanfaatan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali Dalam Pembelajaran Menulis Aksara Bali
Pemanfaatan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali Dalam Pembelajaran Menulis Aksara Bali
Penelitian ini bertujuan membahas tentang (1) tata cara menggunakan Web Bennylin Nulisa Aksara Bali untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Bali (2) Web Bennylin Nu...
Penerimaan Masyarakat Tejakula Terhadap Pergub Bali No.80 Tahun 2018 Tentang Penulisan Aksara Bali Pada Papan Nama
Penerimaan Masyarakat Tejakula Terhadap Pergub Bali No.80 Tahun 2018 Tentang Penulisan Aksara Bali Pada Papan Nama
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerimaan masyarakat di Kecamatan Tejakula mengenai adanya Pergub Bali No.80 Tahun 2018 mengenai papan nama yang ber-aksara Bali dan kes...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN NYURAT AKSARA BALI PADA ANAK-ANAK DI PASRAMAN BUDI PAKERTI NAWASENA
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN NYURAT AKSARA BALI PADA ANAK-ANAK DI PASRAMAN BUDI PAKERTI NAWASENA
Aksara Bali merupakan salah satu kebudayaan Hindu Bali yang perlu untuk tetap dilestarikan. Namun seiring dengan perkembangan zaman, aksara bali semakin tergerus dan keberadaannya ...
Pengembangan Media Pembelajaran Board Game Aksara Jawa Kelas III SDN 2 Bandung Prambon
Pengembangan Media Pembelajaran Board Game Aksara Jawa Kelas III SDN 2 Bandung Prambon
Bahasa Jawa adalah bahasa yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini wajib untuk dilestarikan dan dipelajari oleh generasi muda penerus bangsa agar budaya ini tidak ter...
Meningkatkan Kemampuan Menulis Aksara Bali Dengan Model Teams Games Tournament Untuk Siswa SMP Negeri 4 Sukasada
Meningkatkan Kemampuan Menulis Aksara Bali Dengan Model Teams Games Tournament Untuk Siswa SMP Negeri 4 Sukasada
Penelitian ini membahas tentang: (1) Tata cara menerapkan model Kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan kemampuan nyurat aksara Bali siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Sukasada, (2) Mo...
Game Edukasi Aksara Jawa Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android
Game Edukasi Aksara Jawa Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android
Aksara Jawa menjadi bagian dari peninggalan kebudayaan Jawa yang tidak ternilai harganya, tak akan lekang oleh waktu, dan patut untuk dilestarikan. Aksara ini lebih dikenal sebagai...

