Javascript must be enabled to continue!
TAMPILAN KUALITATIF DAN ANALISIS KORELASI UKURAN TUBUH SAPI BALI JANTAN
View through CrossRef
Tampilan Kualitatif dan kuantitatif ternak adalah gambaran spesifik dari perkembangan populasi ternak yang berada dalam habitatnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tampilan kualitatif dan analisis korelasi ukuran tubuh sapi bali jantan. Penelitian menggunakan 150 ekor ternak sapi bali jantan umur 2-3 tahun, pengamatan penelitian terfokus pada sifat kualitatif dan ukuran dan bentuk tubuh ternak. Analisis deskriptif dan korelasi digunakan untuk analisis tampilan kualitatif dan korelasi ukuran tubuh sapi bali jantan. Warna bulu tubuh sapi bali jantan terdiri merah bata, coklat, coklat tua, coklat kehitaman dan hitam. Batas pola warna tubuh pada bagian kaki dan cermin pantat terlihat jelas, tidak mengalmi perubahan atau penyimpangan, dan populasi seacara keseluruhan memiliki bentuk tanduk berada dalam persesuai dengan, tubuh sapi bali bulu. Rataan bobot badan sapi bali sebesar 177.38±20.21 kg dan berkorelasi kuat terhadap Lingkar dada, Panjang badan, lebar panggul dan tinggi badan. Sapi bali Jantan di Kecamatan Atinggola memiliki warna dan pola warna tubuh normal, bertanduk, bergelambir, bobot badan 177.38±20.31kg, Tinggi badan 110.40±6.31, lingkar dada 138.70±5.33, tingkat keragaman ukuran dan bentuk tubuh bervariasi 5.11-20.21% dan Nilai korelasi 0.22-0.85
Animal Husbandry, Agriculture Faculty, Gorontalo State University
Title: TAMPILAN KUALITATIF DAN ANALISIS KORELASI UKURAN TUBUH SAPI BALI JANTAN
Description:
Tampilan Kualitatif dan kuantitatif ternak adalah gambaran spesifik dari perkembangan populasi ternak yang berada dalam habitatnya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tampilan kualitatif dan analisis korelasi ukuran tubuh sapi bali jantan.
Penelitian menggunakan 150 ekor ternak sapi bali jantan umur 2-3 tahun, pengamatan penelitian terfokus pada sifat kualitatif dan ukuran dan bentuk tubuh ternak.
Analisis deskriptif dan korelasi digunakan untuk analisis tampilan kualitatif dan korelasi ukuran tubuh sapi bali jantan.
Warna bulu tubuh sapi bali jantan terdiri merah bata, coklat, coklat tua, coklat kehitaman dan hitam.
Batas pola warna tubuh pada bagian kaki dan cermin pantat terlihat jelas, tidak mengalmi perubahan atau penyimpangan, dan populasi seacara keseluruhan memiliki bentuk tanduk berada dalam persesuai dengan, tubuh sapi bali bulu.
Rataan bobot badan sapi bali sebesar 177.
38±20.
21 kg dan berkorelasi kuat terhadap Lingkar dada, Panjang badan, lebar panggul dan tinggi badan.
Sapi bali Jantan di Kecamatan Atinggola memiliki warna dan pola warna tubuh normal, bertanduk, bergelambir, bobot badan 177.
38±20.
31kg, Tinggi badan 110.
40±6.
31, lingkar dada 138.
70±5.
33, tingkat keragaman ukuran dan bentuk tubuh bervariasi 5.
11-20.
21% dan Nilai korelasi 0.
22-0.
85.
Related Results
Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate
Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada pembibitan sapi potong lokal dengan menggunakan berbagai bangsa pejantan berdasarkan Service Pe...
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Morfometri Kuku Sapi Putih Taro di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
Kuku merupakan bagian tubuh yang sangat penting karena dipergunakan untuk menopang berat badan dan berjalan. Seperti halnya pada hewan lainnya, kuku pada sapi berfungsi untuk melin...
IDENTIFIKASI SIFAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI RANCAH
IDENTIFIKASI SIFAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI RANCAH
Karakterisasi sifat kualitatif dan kuantitatif diperlukan untuk menggali potensi sapi local sebagai informasi dasar untuk mengembangkan sumber daya genetic sapi tersebut. Peneliti...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English
Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
The research was aimed at describing the ambiguity of women’s bodies involved in surrogate motherhood in the novel "A House for Happy Mothers" by Amulya Malladi. The theory in this...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...

