Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Seluk-Beluk Prefiks Resiprokal ki- dalam Bahasa Loloda di Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara

View through CrossRef
Ada dua tujuan utama yang hendak dicapai dalam penelitian ini, yaitu pertama untuk mendeskripsikan proses morfosintaksis yang difokuskan pada seluk-beluk prefiks resiprokal ki- dalam bahasa Loloda dan tujuan kedua adalah menemukan dasar berkategori sintaksis apa saja yang dapat diimbuhi prefiks resiprokal tersebut tanpa mengabaikan kesesuaian atau harmoni fonologis dalam Bahasa Loloda sebagai anggota kelompok bahasa Halmahera Utara yang wajar dan berterima. Sumber data dalam penelitian ini adalah klausa atau kalimat yang mengandung prefiks resiprokal ki-. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara dan teknik introspeksi. Data yang terjaring dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prefiks resiprokal ki- dapat berpadu dengan verba yang silabe pertamanya mengandung vocal /i/. Ditemukan pula bahwa terdapat lima kategori sintaksis yang dapat berpadu dengan prefiks resipokal tersebut, di antaranya verba, nomina, adjektiva, numerial dan interjeksi. Selain itu, terdapat kekecualian yaitu nomina tokata ‘setan/roh jahat’, loanga ‘bambu’ dan adjektiva modongo ‘takut’ yang silabe pertamanya tidak mengandung vokal /i/, tetapi dapat diimbuhi dengan prefiks resiprokal ki- menjadi kitokata ‘kerasukan setan/roh jahat’, kiloana ‘bambu ambil air’ dan kimodongo yang bermakna ‘menakuti atau ditakuti’.
Title: Seluk-Beluk Prefiks Resiprokal ki- dalam Bahasa Loloda di Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara
Description:
Ada dua tujuan utama yang hendak dicapai dalam penelitian ini, yaitu pertama untuk mendeskripsikan proses morfosintaksis yang difokuskan pada seluk-beluk prefiks resiprokal ki- dalam bahasa Loloda dan tujuan kedua adalah menemukan dasar berkategori sintaksis apa saja yang dapat diimbuhi prefiks resiprokal tersebut tanpa mengabaikan kesesuaian atau harmoni fonologis dalam Bahasa Loloda sebagai anggota kelompok bahasa Halmahera Utara yang wajar dan berterima.
Sumber data dalam penelitian ini adalah klausa atau kalimat yang mengandung prefiks resiprokal ki-.
Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara dan teknik introspeksi.
Data yang terjaring dianalisis secara kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prefiks resiprokal ki- dapat berpadu dengan verba yang silabe pertamanya mengandung vocal /i/.
Ditemukan pula bahwa terdapat lima kategori sintaksis yang dapat berpadu dengan prefiks resipokal tersebut, di antaranya verba, nomina, adjektiva, numerial dan interjeksi.
Selain itu, terdapat kekecualian yaitu nomina tokata ‘setan/roh jahat’, loanga ‘bambu’ dan adjektiva modongo ‘takut’ yang silabe pertamanya tidak mengandung vokal /i/, tetapi dapat diimbuhi dengan prefiks resiprokal ki- menjadi kitokata ‘kerasukan setan/roh jahat’, kiloana ‘bambu ambil air’ dan kimodongo yang bermakna ‘menakuti atau ditakuti’.

Related Results

AFIKSASI DALAM PENINGKATAN VALENSI VERBA BAHASA JAWA DAN BAHASA BANJAR
AFIKSASI DALAM PENINGKATAN VALENSI VERBA BAHASA JAWA DAN BAHASA BANJAR
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk untuk mengetahui proses afiksasi yang berperan terhadap peningkatan valensi verba dalam bahasa Jaw...
Locating Sikuru, “Hero of Loloda”
Locating Sikuru, “Hero of Loloda”
AbstractHaving wrapped up our 2017-2018 fieldwork in the Moluccas, we landed in Jakarta only to receive a short message from someone we did not know. In the message, the person ask...
DERIVASI BAHASA MELAYU KUPANG
DERIVASI BAHASA MELAYU KUPANG
Penelitian ini berfokus pada derivasi bahasa melayu Kupang. Dua masalah yang melandasi penelitian ini adalah (1) kelas kata apa saja dalam bahasa melayu kupang yang mengalami prose...
Tradisi Lisan Ngabeluk pada Masyarakat Sunda: Hegemoni dan Representasi Identitas
Tradisi Lisan Ngabeluk pada Masyarakat Sunda: Hegemoni dan Representasi Identitas
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dinamika hegemoni atas tradisi Ngabeluk, representasi identitas yang di tampilkan oleh komunitas  seni tradisi. Penelitian ini diawali bulan ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP HARGA PANGAN DI MALUKU UTARA
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP HARGA PANGAN DI MALUKU UTARA
The government implements a price control policy to protect producers and consumers while simultaneously reducing the rate of inflation by providing subsidies to companies that pro...
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA SASAK DI SEKOLAH (Hambatan dan Alternatif Pemecahannya)
Di dunia saat ini, terdapat tidak kurang dari 6000 bahasa. Separuh dari bahasa-bahasa tersebut terancam punah. Dari jumlah 6000 bahasa tersebut, sebanyak 746 bahasa berada di Indon...

Back to Top