Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Kasus Pemanfaatan Electronic Nose dan Kecerdasan Artifisial di Indonesia

View through CrossRef
Bahan makanan sangat penting bagi manusia dalam memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh serta menjalankan aktifitas sehari-hari. Tentunya, mengonsumsi bahan makanan yang masih dalam kondisi baik adalah faktor utama dalam mewujudkan tubuh yang sehat. Untuk bahan makanan hewani, diperlukan penanganan khusus karena termasuk bahan makanan yang mudah rusak jika tidak ditangani dengan baik. Bahan makanan hewani merupakan media yang ideal untuk pertumbuhan mikroba, khususnya bakteri yang berkembang biak dengan mengurai nutrisi dan menghasilkan gas dari proses dekomposisi. Dengan demikian, sistem pengujian bahan makanan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahan makanan memiliki kondisi yang baik dan layak untuk dikonsumsi. Penelitian ini membahas tentang pengembangan dan potensi electronic nose (e-nose) dan kecerdasan artifisial untuk metode pengujian kualitas bahan makanan sumber protein yang populer di Indonesia, antara lain daging dan produk hasil laut. Rencana pengembangan meliputi perakitan perangkat keras (hardware), akusisi dataset, training model machine learning, integrasi perangkat lunak (software) dan perangkat keras, serta pengujian. Hasil eksperimen yang telah dilakukan selama ini menunjukkan bahwa e-nose dan kecerdasan artifisial memiliki akurasi tinggi. Pengembangan e-nose dan kecerdasan buatan ini bertujuan mewujudkan sistem pengujian yang cepat, akurat, murah, dan berpotensi untuk diterapkan dalam skala luas di Indonesia.
Title: Studi Kasus Pemanfaatan Electronic Nose dan Kecerdasan Artifisial di Indonesia
Description:
Bahan makanan sangat penting bagi manusia dalam memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh serta menjalankan aktifitas sehari-hari.
Tentunya, mengonsumsi bahan makanan yang masih dalam kondisi baik adalah faktor utama dalam mewujudkan tubuh yang sehat.
Untuk bahan makanan hewani, diperlukan penanganan khusus karena termasuk bahan makanan yang mudah rusak jika tidak ditangani dengan baik.
Bahan makanan hewani merupakan media yang ideal untuk pertumbuhan mikroba, khususnya bakteri yang berkembang biak dengan mengurai nutrisi dan menghasilkan gas dari proses dekomposisi.
Dengan demikian, sistem pengujian bahan makanan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahan makanan memiliki kondisi yang baik dan layak untuk dikonsumsi.
Penelitian ini membahas tentang pengembangan dan potensi electronic nose (e-nose) dan kecerdasan artifisial untuk metode pengujian kualitas bahan makanan sumber protein yang populer di Indonesia, antara lain daging dan produk hasil laut.
Rencana pengembangan meliputi perakitan perangkat keras (hardware), akusisi dataset, training model machine learning, integrasi perangkat lunak (software) dan perangkat keras, serta pengujian.
Hasil eksperimen yang telah dilakukan selama ini menunjukkan bahwa e-nose dan kecerdasan artifisial memiliki akurasi tinggi.
Pengembangan e-nose dan kecerdasan buatan ini bertujuan mewujudkan sistem pengujian yang cepat, akurat, murah, dan berpotensi untuk diterapkan dalam skala luas di Indonesia.

Related Results

Kecerdasan Artifisial Dalam Genome Sequencing
Kecerdasan Artifisial Dalam Genome Sequencing
Materi genetik, baik berupa deoxyribonucleic acid (DNA) maupun ribonucleic acid (RNA) yang tersimpan dalam sel-sel penyusun tubuh disebut dengan genom. Informasi yang dibawa oleh g...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
Ritual atau puja bakti adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh pemeluk keagamaan sebagai bentuk ungkapan keyakinan. Puja bakti adalah elemen yang selalu ada dalam sistem keagamaa...
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN SPIRITUAL DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI
penelitian  ini berjudul Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual Dan Perilaku Belajar Terhadap Pemahaman Akuntansi. (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Angkat...
STRATEGI GURU DALAM MENDIDIK KECERDASAN EMOSIONAL SISWA
STRATEGI GURU DALAM MENDIDIK KECERDASAN EMOSIONAL SISWA
Pendidikan kecerdasan emosional adalah pendidikan untuk mampu mengenali. Mengekspresikan dan mengelola emosi, baik emosi dirinya sendiri maupun emosi orang lain. Dengan tindakan ko...
Pemanfaatan AI Pada Layanan Pemerintah Terintegrasi
Pemanfaatan AI Pada Layanan Pemerintah Terintegrasi
Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam rangka memperkuat Perpres No.80 tahun 2011 tentang Grand ...
Hubungan Kecerdasan Logika Dengan Literasi Numerasi Berbasis Gender
Hubungan Kecerdasan Logika Dengan Literasi Numerasi Berbasis Gender
Indonesia's low numeracy literacy skills have become a significant concern, particularly with the PISA results indicating low rankings in numeracy competencies. Numeracy literacy, ...

Back to Top