Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Inovasi Daerah di Kabupaten Blitar

View through CrossRef
Inovasi daerah dimaknai sebagai semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Inovasi daerah diarahkan untuk dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi inovasi daerah di Kabupaten Blitar dan merumuskan strategi dalam pengembangan ekosistem inovasi daerah Kabupaten Blitar.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi literatur dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan dengan metode analisis berorientasi kasus dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan inovasi daerah di Kabupaten Blitar sudah cukup baik, terbukti dari sudah adanya mentalitas, sistem dan jejaring dalam implementasi inovasi daerah. Namun demikian, berkenaan dengan target dalam RPJMD Kabupaten Blitar, diperlukan Langkah evaluatif dan strategis dalam mengoptimalkan implementasi inovasi daerah. Strategi implementasi inovasi daerah yang sesuai dengan situasi Kabupaten Blitar yaitu Turn Around Strategy, yaitu strategi untuk melakukan pembenahan/ perbaikan terhadap kondisi yang ada sekarang. Strategi ini dapat dilakukan dengan membenahi/mengurangi kelemahan internal Kabupaten Blitar untuk dapat meraih peluang yang ada, yaitu dengan: 1) menyusun regulasi terkait reward and punishment untuk mendorong budaya inovasi sehingga dapat termotivasi untuk mengikuti berbagai kompetisi inovasi di tingkat yang lebih tinggi, serta untuk memperoleh insentif dari pemerintah pusat; 2) Penguatan kapasitas SDM aparatur terkait inovasi daerah, tidak hanya pada level staf tetapi juga pada level Pimpinan untuk menguatkan komitmen atas implementasi inovasi daerah, sehingga dapat memperoleh hasil maksimal dalam kompetisi inovasi serta memperoleh insentif.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Blitar
Title: Implementasi Inovasi Daerah di Kabupaten Blitar
Description:
Inovasi daerah dimaknai sebagai semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Inovasi daerah diarahkan untuk dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi inovasi daerah di Kabupaten Blitar dan merumuskan strategi dalam pengembangan ekosistem inovasi daerah Kabupaten Blitar.
  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi literatur dan Focus Group Discussion (FGD).
Analisis data dilakukan dengan metode analisis berorientasi kasus dan analisis SWOT.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan inovasi daerah di Kabupaten Blitar sudah cukup baik, terbukti dari sudah adanya mentalitas, sistem dan jejaring dalam implementasi inovasi daerah.
Namun demikian, berkenaan dengan target dalam RPJMD Kabupaten Blitar, diperlukan Langkah evaluatif dan strategis dalam mengoptimalkan implementasi inovasi daerah.
Strategi implementasi inovasi daerah yang sesuai dengan situasi Kabupaten Blitar yaitu Turn Around Strategy, yaitu strategi untuk melakukan pembenahan/ perbaikan terhadap kondisi yang ada sekarang.
Strategi ini dapat dilakukan dengan membenahi/mengurangi kelemahan internal Kabupaten Blitar untuk dapat meraih peluang yang ada, yaitu dengan: 1) menyusun regulasi terkait reward and punishment untuk mendorong budaya inovasi sehingga dapat termotivasi untuk mengikuti berbagai kompetisi inovasi di tingkat yang lebih tinggi, serta untuk memperoleh insentif dari pemerintah pusat; 2) Penguatan kapasitas SDM aparatur terkait inovasi daerah, tidak hanya pada level staf tetapi juga pada level Pimpinan untuk menguatkan komitmen atas implementasi inovasi daerah, sehingga dapat memperoleh hasil maksimal dalam kompetisi inovasi serta memperoleh insentif.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Pengaruh Work Engagement Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Work Engagement Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
Employee performance at PT. Kampung Coklat Blitar largely experienced this decline due to a decrease in work engagement and an increase in work stress. This research aims to determ...
ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN SEKRETARIS DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
ANALISIS YURIDIS KEWENANGAN SEKRETARIS DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kewenangan Sekretaris Daerah pada tingkat Kabupaten dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berdasarkan Peraturan Perun...
Kajian Penumbuhan Kawasan Strategis Tanjungsari Dan Pakunden Kota Blitar
Kajian Penumbuhan Kawasan Strategis Tanjungsari Dan Pakunden Kota Blitar
Sebagai kota dengan beragam daya tarik  wisata, Kota Blitar menerima kunjungan  wisatawan dari dalam Kota Blitar maupun luar Kota Blitar. Wisatawan dari luar Kota Blitar pada umumn...
STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN INVESTASI DI KABUPATEN LEBAK
STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN INVESTASI DI KABUPATEN LEBAK
ABSTRAK   Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat diwujudkan melalui pembangunan daerah. Akan tetapi, biaya pembangunan yang tidak sedikit sering menjadi penghamb...
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
ANALISIS PAJAK DAERAH,RETRIBUSI DAERAH DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARABARAT
Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pemungutan pajak daerah, retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah, mengalisis derajat kemandirian Keuangan daerah. dan menganali...
Tantangan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah Perbatasan dalam Perspektif Otonomi Daerah
Tantangan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah Perbatasan dalam Perspektif Otonomi Daerah
Ketika daerah perbatasan belum mampu menjadi beranda dan etalase estetis bagi suatu negara, pembangunan daerah perbatasan layak menjadi sebuah isu strategis yang perlu diprioritask...

Back to Top