Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Perendaman Bahan Pakan Ternak Kulit Singkong Dengan Menggunakan Abu Terhadap Penurunan Kandungan HCN

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perendaman pada kulit singkong menggunakan bahan penyerap (abu) yang digunakan untuk menghilangkan kandungan HCN dalam kulit singkong, dan mengetahui konsentrasi penggunaan abu pada durasi waktu pengeringan atau perendaman terhadap kandungan HCN. Penelitian meliputi empat perlakuan dan lima replikasi sebagai berikut: P1) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 0%, P2) perendaman dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 5%, P3) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level aditif 10%, dan P4) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level abu 15%. Rancangan penelitian menggunakan metode analisis variansi (Anova) pola faktorial dengan bantuan XLSTAT. Jika terjadi perbedaan pada perlakuan, dilanjutkan uji Duncan’s new multiple range test (DMRT). Hasil analisis statistik uji kandungan HCN kulit singkong sebagai berikut: perendaman dengan waktu 12, 24, 36, 48 jam dan level abu 0%: 11.39, 80.13, 57.81, 39.77 (ppm). Level abu 5%: 110.76, 70.91, 61.64, 29.49 (ppm). Level abu 10% : 53.63, 51.08, 50.12, 7.82 (ppm). Level abu 15% : 62.89, 50.39, 44.39, 13.55 (ppm). Disimpulkan bahwa, perendaman dengan waktu 48 jm dan level abu 10% mampu menurunkan kandungan HCN kulit singkong terbaik dibandingkan dengan waktu dan level abu yang lain.
Title: Pengaruh Perendaman Bahan Pakan Ternak Kulit Singkong Dengan Menggunakan Abu Terhadap Penurunan Kandungan HCN
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perendaman pada kulit singkong menggunakan bahan penyerap (abu) yang digunakan untuk menghilangkan kandungan HCN dalam kulit singkong, dan mengetahui konsentrasi penggunaan abu pada durasi waktu pengeringan atau perendaman terhadap kandungan HCN.
Penelitian meliputi empat perlakuan dan lima replikasi sebagai berikut: P1) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 0%, P2) perendaman dengan waktu 12, 24, 36, dan 48 dan level abu 5%, P3) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level aditif 10%, dan P4) perendaman kulit singkong dengan waktu 12, 24, 36, 48 dan level abu 15%.
Rancangan penelitian menggunakan metode analisis variansi (Anova) pola faktorial dengan bantuan XLSTAT.
Jika terjadi perbedaan pada perlakuan, dilanjutkan uji Duncan’s new multiple range test (DMRT).
Hasil analisis statistik uji kandungan HCN kulit singkong sebagai berikut: perendaman dengan waktu 12, 24, 36, 48 jam dan level abu 0%: 11.
39, 80.
13, 57.
81, 39.
77 (ppm).
Level abu 5%: 110.
76, 70.
91, 61.
64, 29.
49 (ppm).
Level abu 10% : 53.
63, 51.
08, 50.
12, 7.
82 (ppm).
Level abu 15% : 62.
89, 50.
39, 44.
39, 13.
55 (ppm).
Disimpulkan bahwa, perendaman dengan waktu 48 jm dan level abu 10% mampu menurunkan kandungan HCN kulit singkong terbaik dibandingkan dengan waktu dan level abu yang lain.

Related Results

Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
Singkong adalah salah satu tumbuhan yang menghasilkan panen dalam bentuk akar.Berdasarkan beberapa penelitian mengungkap bahwa tamanam singkong sebenarnya tidak hanyaproduktif dan ...
EKSPLORASI KULIT SINGKONG DAN APLIKASINYA MENJADI PRODUK TAS
EKSPLORASI KULIT SINGKONG DAN APLIKASINYA MENJADI PRODUK TAS
Penggunaan bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan kulit sintetis dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan karena banyaknya zat kimia yang digunakan dalam proses produksi, sepe...

Back to Top