Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Teologi Religionum

View through CrossRef
Buku ajar ini membahas tentang konsep dasar Teologi Religionum, sejarah perkembangannya, dan prinsip-prinsip dasar yang digunakan dalam memahami agama-agama lain. Buku ini juga membahas tentang metodologi yang digunakan dalam studi agama-agama, termasuk pendekatan fenomenologis, historis-kritis, dan teologis. Buku ini dibagi menjadi 14 bab yang membahas topik-topik seperti pengenalan Teologi Religionum, prinsip-prinsip dasar, metodologi, dan studi kasus tentang dialog antaragama. Buku ini juga membahas tentang teologi Kristen, Islam, Hindu, dan Buddha dalam konteks pluralisme dan dialog antaragama. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang agama-agama dan teologi mereka. Buku ini juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam memahami agama-agama lain dan mempromosikan dialog antaragama yang konstruktif. Tujuan Buku Memberikan pemahaman yang lebih luas tentang Teologi Religionum dan agama-agama. Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam memahami agama-agama lain. Mempromosikan dialog antaragama yang konstruktif dan saling menghargai. Menyediakan contoh-contoh studi kasus tentang dialog antaragama yang sukses dan gagal. Target Pembaca Mahasiswa teologi dan agama-agama. Pemimpin agama dan masyarakat sipil. Siapa saja yang tertarik dengan studi agama-agama dan dialog antaragama. Dengan demikian, buku ajar ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca yang ingin memahami lebih lanjut tentang Teologi Religionum dan dialog antaragama.
Title: Teologi Religionum
Description:
Buku ajar ini membahas tentang konsep dasar Teologi Religionum, sejarah perkembangannya, dan prinsip-prinsip dasar yang digunakan dalam memahami agama-agama lain.
Buku ini juga membahas tentang metodologi yang digunakan dalam studi agama-agama, termasuk pendekatan fenomenologis, historis-kritis, dan teologis.
Buku ini dibagi menjadi 14 bab yang membahas topik-topik seperti pengenalan Teologi Religionum, prinsip-prinsip dasar, metodologi, dan studi kasus tentang dialog antaragama.
Buku ini juga membahas tentang teologi Kristen, Islam, Hindu, dan Buddha dalam konteks pluralisme dan dialog antaragama.
Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang agama-agama dan teologi mereka.
Buku ini juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam memahami agama-agama lain dan mempromosikan dialog antaragama yang konstruktif.
Tujuan Buku Memberikan pemahaman yang lebih luas tentang Teologi Religionum dan agama-agama.
Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam memahami agama-agama lain.
Mempromosikan dialog antaragama yang konstruktif dan saling menghargai.
Menyediakan contoh-contoh studi kasus tentang dialog antaragama yang sukses dan gagal.
Target Pembaca Mahasiswa teologi dan agama-agama.
Pemimpin agama dan masyarakat sipil.
Siapa saja yang tertarik dengan studi agama-agama dan dialog antaragama.
Dengan demikian, buku ajar ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca yang ingin memahami lebih lanjut tentang Teologi Religionum dan dialog antaragama.

Related Results

TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Evaluasi Kristis Pandangan Teologi Kemakmuran Tentang Pemahaman Makna Penderitaan
Evaluasi Kristis Pandangan Teologi Kemakmuran Tentang Pemahaman Makna Penderitaan
Teologi kemakmuran merupakan salah satu gerakan yang muncul dan menjadi satu fenomena tersendiri yang sangat mempengaruhi kehidupan keKristenan sejak abad ke-20.  Bagi teologi kema...
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Theology is often not in line with the praxis of ministry in the church. As a result, theology is often separated from the church. This can happen, because theology in Indonesia in...
Book Review: Teologi Multikultural
Book Review: Teologi Multikultural
Istilah teologi multikultural memang sudah terlanjur digunakan dalam pengertian teologi yang didisain atau diramu (dikominasi) dari semua unsur nilai yang ada dalam setiap agama da...
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Dalam kenyataan hidup orang kristen pada umumnya dan katolik pada khususnya terdapat aneka bentuk pelayanan. Pelayanan yang lebih dikenal dengan istilah: pastoral (Indonesia) dari ...
TEOLOGI MISTIK PAULUS: Teologi Cinta, Berdasar II Korintus 12:1-10
TEOLOGI MISTIK PAULUS: Teologi Cinta, Berdasar II Korintus 12:1-10
Teologi mistik, yang memfokuskan diri pada penyatuan diri antara manusia dengan Allah, seringkali dipandang sebagai teologi yang tidak menyentuh masalah-masalah kehidupan secara ko...
MERETAS RANCANG BANGUN TEOLOGI MULTIKULTURAL
MERETAS RANCANG BANGUN TEOLOGI MULTIKULTURAL
Hubungan budaya dan teologi dipahami secara beragam. Deskripsi budaya secara sempit telah membedakan dan memisahkannya dari teologi. Sebaliknya deskripsi teologi yang sempit juga m...

Back to Top