Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN PERENCANAAN TAMAN WISATA DENGAN KONSEP TRANSFORMASI BENTUK DI KAWASAN WISATA SENGGIGI LOMBOK BARAT

View through CrossRef
Letak geografis Senggigi yang berada di kabupaten Daerah Tingkat  II Lombok Barat yang cukup strategis dan menguntungkan bagi pengembangan sektor pariwisata, karena disamping sebagai pintu gerbang propinsi Nusa Tenggara Barat dan terletak diantara segitiga emas daerah tujuan wisata yaitu pulau Bali disebelah Barat, Taman Komodo disebelah timur dan disebelah selatannya tanah Toraja sulawesi Selatan. Kajian perencanaan taman  wisata yaitu Butterfly Park di kawasan pantai Senggigi Lombok yang berfungsi sebagai wadah pendidikan dan rekreasi. Kawasan pantai Senggigi sudah terkenal sampai ke mancanegara yang memiliki keindahan alam pantai, taman laut, serta sering dimanfaatkan untuk event-event budaya. Pariwisata di zaman sekarang ini sudah merupakan suatu kebutuhan manusia sebagai hiburan setelah penat selama beraktivitas. Namun wisata yang di cari bukan hanya sekedar untuk hiburan semata melainkan juga dapat memberikan suatu pendidikan sehingga akan menimbulkan kesan berbeda bagi siapapun yang berwisata. Negara kita merupakan Negara tropis dengan curah hujan yang cukup banyak. Karena Negara tropis mempunyai spesies serangga terbesar daripada Negara – Negara yang beriklim lainnya. Diperkirakan oleh para ahli, lebih dari sejuta spesies serangga di Indonesia terdapat di Indonesia, atau lebih dari 16% insekta dunia. Keanekaragaman serangga khususnya kupu kupu yang kita miliki merupakan suatu anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan manfaatkan sebaik baiknya bagi kemasyalatan umat manusia. Maka dibutuhkan perencanaan berupa Butterfly Park yang di dalamnya terdapat insectariums, taman terbuka, movie teater untuk memvisualisasikan kehidupan kupu-kupu, area pengembangbiakan ulat sutra, dan fasilitas penunjang lainnya. Sehingga dapat lebih mendukung dalam segi wisata dan pendidikan. Perencanaan taman wisata Butterfly Park tersebut merupakan salah satu pengoptimalan tempat wisata dengan berbagai fasilitasnya sebagai sarana rekreasi dan edukasi, dan selain itu juga dapat mempertahankan keberadaan species kupu-kupu yang mengadopsi dari analogi bentuk alam dan kupu kupu. Taman wisata  Butterfly Park mempunyai tujuan sebagai tempat penelitian, pendidikan dan rekreatif. Sebuah Butterfly Park yang benar-benar memperhatikan tujuan dasar tidak hanya memiliki ruang untuk pamer saja, tetapi ruang-ruang ada ruang – ruang lain yang mendukung kehidupan kupu kupu tersebut sebagai sarana rekreasi dan pendidikan.
Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat - LITPAM
Title: KAJIAN PERENCANAAN TAMAN WISATA DENGAN KONSEP TRANSFORMASI BENTUK DI KAWASAN WISATA SENGGIGI LOMBOK BARAT
Description:
Letak geografis Senggigi yang berada di kabupaten Daerah Tingkat  II Lombok Barat yang cukup strategis dan menguntungkan bagi pengembangan sektor pariwisata, karena disamping sebagai pintu gerbang propinsi Nusa Tenggara Barat dan terletak diantara segitiga emas daerah tujuan wisata yaitu pulau Bali disebelah Barat, Taman Komodo disebelah timur dan disebelah selatannya tanah Toraja sulawesi Selatan.
Kajian perencanaan taman  wisata yaitu Butterfly Park di kawasan pantai Senggigi Lombok yang berfungsi sebagai wadah pendidikan dan rekreasi.
Kawasan pantai Senggigi sudah terkenal sampai ke mancanegara yang memiliki keindahan alam pantai, taman laut, serta sering dimanfaatkan untuk event-event budaya.
Pariwisata di zaman sekarang ini sudah merupakan suatu kebutuhan manusia sebagai hiburan setelah penat selama beraktivitas.
Namun wisata yang di cari bukan hanya sekedar untuk hiburan semata melainkan juga dapat memberikan suatu pendidikan sehingga akan menimbulkan kesan berbeda bagi siapapun yang berwisata.
Negara kita merupakan Negara tropis dengan curah hujan yang cukup banyak.
Karena Negara tropis mempunyai spesies serangga terbesar daripada Negara – Negara yang beriklim lainnya.
Diperkirakan oleh para ahli, lebih dari sejuta spesies serangga di Indonesia terdapat di Indonesia, atau lebih dari 16% insekta dunia.
Keanekaragaman serangga khususnya kupu kupu yang kita miliki merupakan suatu anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan manfaatkan sebaik baiknya bagi kemasyalatan umat manusia.
Maka dibutuhkan perencanaan berupa Butterfly Park yang di dalamnya terdapat insectariums, taman terbuka, movie teater untuk memvisualisasikan kehidupan kupu-kupu, area pengembangbiakan ulat sutra, dan fasilitas penunjang lainnya.
Sehingga dapat lebih mendukung dalam segi wisata dan pendidikan.
Perencanaan taman wisata Butterfly Park tersebut merupakan salah satu pengoptimalan tempat wisata dengan berbagai fasilitasnya sebagai sarana rekreasi dan edukasi, dan selain itu juga dapat mempertahankan keberadaan species kupu-kupu yang mengadopsi dari analogi bentuk alam dan kupu kupu.
Taman wisata  Butterfly Park mempunyai tujuan sebagai tempat penelitian, pendidikan dan rekreatif.
Sebuah Butterfly Park yang benar-benar memperhatikan tujuan dasar tidak hanya memiliki ruang untuk pamer saja, tetapi ruang-ruang ada ruang – ruang lain yang mendukung kehidupan kupu kupu tersebut sebagai sarana rekreasi dan pendidikan.

Related Results

Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA
Obyek wisata Taman Mekar Sari merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Penulis membahas tentang Analisis potensi ...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...

Back to Top