Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gedruk, Estetika Dalam Campursari

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika musik gedruk, yaitu perpaduan nada dari permainan bonang, kempul, dan saron dalam musik campursari. Penelitian ini penting karena percampuran gedruk dalam campursari mencerminkan dinamika kebudayaan masyarakat yang terus berkembang. Perpaduan ini tidak hanya memperkaya musikalitas tetapi juga memberikan identitas baru yang menyegarkan budaya lokal. Gedruk dalam sajian campursari menciptakan ruang dan waktu baru, membuka cakrawala musikal yang unik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengamati bagaimana fenomena musik gedruk muncul dan mewarnai campursari. Suara dan ritme yang dihasilkan menghadirkan estetika baru dalam genre ini. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literasi dokumen dan video pertunjukan campursari yang menggunakan gaya gedruk, serta observasi dan wawancara langsung dengan pelaku dan kelompok campursari. Analisis estetika diterapkan untuk memahami bagaimana seni kerakyatan diadaptasi ke musik populer, mencakup ritme, harmoni, ekspresi, dan unsur estetika kontekstual lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedruk berhasil menjadi estetika baru dalam campursari. Selain itu, kesederhanaan gedruk mampu mengurangi kejenuhan dari kompleksitas nada pada pelaku campursari. Secara psikologis, kesederhanaan ini menciptakan suasana segar dan meningkatkan antusiasme, baik bagi pelaku maupun penikmat campursari.
Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen
Title: Gedruk, Estetika Dalam Campursari
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika musik gedruk, yaitu perpaduan nada dari permainan bonang, kempul, dan saron dalam musik campursari.
Penelitian ini penting karena percampuran gedruk dalam campursari mencerminkan dinamika kebudayaan masyarakat yang terus berkembang.
Perpaduan ini tidak hanya memperkaya musikalitas tetapi juga memberikan identitas baru yang menyegarkan budaya lokal.
Gedruk dalam sajian campursari menciptakan ruang dan waktu baru, membuka cakrawala musikal yang unik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengamati bagaimana fenomena musik gedruk muncul dan mewarnai campursari.
Suara dan ritme yang dihasilkan menghadirkan estetika baru dalam genre ini.
Pengumpulan data dilakukan melalui studi literasi dokumen dan video pertunjukan campursari yang menggunakan gaya gedruk, serta observasi dan wawancara langsung dengan pelaku dan kelompok campursari.
Analisis estetika diterapkan untuk memahami bagaimana seni kerakyatan diadaptasi ke musik populer, mencakup ritme, harmoni, ekspresi, dan unsur estetika kontekstual lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedruk berhasil menjadi estetika baru dalam campursari.
Selain itu, kesederhanaan gedruk mampu mengurangi kejenuhan dari kompleksitas nada pada pelaku campursari.
Secara psikologis, kesederhanaan ini menciptakan suasana segar dan meningkatkan antusiasme, baik bagi pelaku maupun penikmat campursari.

Related Results

BENTUK DAN FUNGSI JARANAN BUTO CAMPURSARI LANGGENG BUANA DESA TEGALARUM BANYUWANGI
BENTUK DAN FUNGSI JARANAN BUTO CAMPURSARI LANGGENG BUANA DESA TEGALARUM BANYUWANGI
Penelitian yang berjudul Bentuk dan Fungsi Jaranan Buto Campursari Langgeng Buana Desa Tegalarum Banyuwangi bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi Jaranan Buto Campursar...
Pelestarian Budaya Campursari dalam Program TVRI Jawa Timur
Pelestarian Budaya Campursari dalam Program TVRI Jawa Timur
The purpose of this study is to find out the programing undertaken by TVRI East Java in preserving the campursari culture. To uncover these goals thoroughly and profoundly, this st...
Pelestarian Budaya Campursari dalam Program TVRI Jawa Timur
Pelestarian Budaya Campursari dalam Program TVRI Jawa Timur
The purpose of this study is to find out the programing undertaken by TVRI East Java in preserving the campursari culture. To uncover these goals thoroughly and profoundly, this st...
Tourist Attractions in Campursari Lyrics: Analysis of Figurative Language and of Meaning
Tourist Attractions in Campursari Lyrics: Analysis of Figurative Language and of Meaning
Background: Many of Didi Kempot’s campursari songs have the themes of tourist attractions. In the Javanese song lyrics and carry the sadness of a man who lost his lover, t...
Estetika Barat dan Timur
Estetika Barat dan Timur
Estetika Barat dan Estetika Timur memiliki perbedaan dalam pendekatan dan konsepnya terhadap keindahan. Yang mana Estetika Barat ini memiliki akar sejak kebudayaan Yunani dan sanga...
Pengemasan Program Campursari untuk Mempertahankan Pendengar Sahabat Radio
Pengemasan Program Campursari untuk Mempertahankan Pendengar Sahabat Radio
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan program Campursari dalam meningkatkan dan mempertahankan pendengar. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitati...
PERBANDINGAN ESTETIKA WABI SABI PADA HAIKU KARYA MATSUO BASHO DAN MASAOKA SHIKI DALAM BUKU WABI SABI KARYA MARK REIBSTEIN
PERBANDINGAN ESTETIKA WABI SABI PADA HAIKU KARYA MATSUO BASHO DAN MASAOKA SHIKI DALAM BUKU WABI SABI KARYA MARK REIBSTEIN
Penelitian ini meneliti tentang perbandingan estetika wabi sabi pada haiku karya Matsuo Basho dan Masaoka Shiki pada buku Wabi Sabi karya Mark Reibstein. Penelitian ini bertujuan m...
Eksplorasi Nilai Estetika dalam Karya Yuli Avianto: Kajian Teori Monroe Beardsley
Eksplorasi Nilai Estetika dalam Karya Yuli Avianto: Kajian Teori Monroe Beardsley
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai estetika dalam karya seni Yuli Avianto melalui penerapan teori estetika Monroe Beardsley, yang menekankan tiga komponen utama: kes...

Back to Top