Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBEDAAN JUMLAH TRAY DENGAN METODE MULTIPLE TRAY ARERATOR PIRAMIDA TERHADAP PENURUNAN MANGAN AIR BERSIH PT. X

View through CrossRef
Air bersih PT. Adetex Filamen bersumber dari air permukaan. Kadar Mangan (Mn) pada air bersih di PT. Adetex Filamen setelah dilakukan pemeriksaan adalah 1,10 mg/L dan melebihi baku mutu, perlu dilakukan proses aerasi dengan metode multiple tray aerator. Tujuan penelitian untuk menurunkan kadar Mn pada air bersih dan mengetahui perbedaan pengaruh jumlah tray pada proses aerasi dengan metode multiple tray aerator dengan tray 3 tay, 5 tray, dan 7 tray. Jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest without control. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh air bersih yang digunakan di PT. Adetex Filamen. Sebagian air bersih yang diambil dari populasi, teknik pengambilan sampel dengan grab sampling, teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pemeriksaan Mn, pH dan suhu. Analisis univatiat dan analisis bivariat dengan uji One-Way Anova dan uji Posh Hoc. Rata-rata kadar Mn) awal pada air bersih yaitu 1,12 mg/L. Rata-rata kadar Mn pada air bersih setelah dilakukan proses aerasi dengan jumlah 3 tray yaitu 0,83 mg/L dengan persentase penurunan 23,8%, 5 tray 0,62 mg/L dengan persentase penurunan 44,4% dan 7 tray yaitu 0,22 mg/L dengan persentase penurunan 79,7%. Uji yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji One-Way Anova dengan hasil analisis yaitu p. value 0,002 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan jumlah tray pada proses aerasi dengan metode multiple tray aerator terhadap penurunan kadar Mn.  Menyarankan untuk industri dalam penggunaan alat menggunakan variasi ke 3 atau sebanyak 7 tray. Disarankan melakukan pengolahan lanjutan untuk menyaring endapan Mn yang terbentuk
Title: PERBEDAAN JUMLAH TRAY DENGAN METODE MULTIPLE TRAY ARERATOR PIRAMIDA TERHADAP PENURUNAN MANGAN AIR BERSIH PT. X
Description:
Air bersih PT.
Adetex Filamen bersumber dari air permukaan.
Kadar Mangan (Mn) pada air bersih di PT.
Adetex Filamen setelah dilakukan pemeriksaan adalah 1,10 mg/L dan melebihi baku mutu, perlu dilakukan proses aerasi dengan metode multiple tray aerator.
Tujuan penelitian untuk menurunkan kadar Mn pada air bersih dan mengetahui perbedaan pengaruh jumlah tray pada proses aerasi dengan metode multiple tray aerator dengan tray 3 tay, 5 tray, dan 7 tray.
Jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest without control.
Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh air bersih yang digunakan di PT.
Adetex Filamen.
Sebagian air bersih yang diambil dari populasi, teknik pengambilan sampel dengan grab sampling, teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pemeriksaan Mn, pH dan suhu.
Analisis univatiat dan analisis bivariat dengan uji One-Way Anova dan uji Posh Hoc.
Rata-rata kadar Mn) awal pada air bersih yaitu 1,12 mg/L.
Rata-rata kadar Mn pada air bersih setelah dilakukan proses aerasi dengan jumlah 3 tray yaitu 0,83 mg/L dengan persentase penurunan 23,8%, 5 tray 0,62 mg/L dengan persentase penurunan 44,4% dan 7 tray yaitu 0,22 mg/L dengan persentase penurunan 79,7%.
Uji yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji One-Way Anova dengan hasil analisis yaitu p.
value 0,002 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan jumlah tray pada proses aerasi dengan metode multiple tray aerator terhadap penurunan kadar Mn.
  Menyarankan untuk industri dalam penggunaan alat menggunakan variasi ke 3 atau sebanyak 7 tray.
Disarankan melakukan pengolahan lanjutan untuk menyaring endapan Mn yang terbentuk.

Related Results

STUDI KEBUTUHAN NYATA AIR BERSIH PER KAPITA PADA KOTA BANDAR LAMPUNG
STUDI KEBUTUHAN NYATA AIR BERSIH PER KAPITA PADA KOTA BANDAR LAMPUNG
Sebagaimana telah diketahui bahwa seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka jumlah kebutuhan akan air bersih yang harus terpenuhi juga besar. Tujuan dari penelitian ini ada...
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN LAMAKNEN SELATAN, KOTA ATAMBUA
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN LAMAKNEN SELATAN, KOTA ATAMBUA
Abstrak The population of Lamaknen District, Atambua City, is 1,12,510 people. Based on current conditions, this sub-district has the following clean water supply system: 13 villa...
Pemurnian Mangan Oksida dengan Metode Pengendapan Selektif Menggunakan Karbon
Pemurnian Mangan Oksida dengan Metode Pengendapan Selektif Menggunakan Karbon
Penelitian pemurnian mangan oksida dari bijih mangan Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang, Kabupaten Sijunjungdilakukan dengan mengunakan metode pengendapan selektif dan adsorbsi. Bij...
Evalusai Ketersediaan Air Bersih Pada Masyarakat Desa Tutukembong Kecamatan Nirunmas Kabupaten Kepulauan Tanimbar
Evalusai Ketersediaan Air Bersih Pada Masyarakat Desa Tutukembong Kecamatan Nirunmas Kabupaten Kepulauan Tanimbar
Kebutuhan air bersih yaitu banyaknya air yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air dalam kegiatan sehari-hari seperti mandi, mencuci, memmasak, menyiram tanaman dan lain sebagai...
EVALUATION IMPACT OF THE CLEAN WATER ASSISTANCE PROGRAM IN PUSER VILLAGE, TIRTAYASA DISTRICT, SERANG
EVALUATION IMPACT OF THE CLEAN WATER ASSISTANCE PROGRAM IN PUSER VILLAGE, TIRTAYASA DISTRICT, SERANG
Upaya pemerintah dalam mendukung SDGs terhadap akses pelayanan air bersih, Pemerintah kabupaten serang menyelenggarakan program bantuan air bersih di Desa Puser. Program bantuan ai...
Penanggulangan Kesehatan Pasca Bencana Berbasis Masyarakat
Penanggulangan Kesehatan Pasca Bencana Berbasis Masyarakat
Tanggal  22  Desember  2018,  Warga  Pesisir  Lampung  dikejutkan dengan  bencana tsunami yang menimpa Pantai Barat Provinsi Banten dan Pantai Selatan Provinsi Lampung. Tidak didug...
TINGKAT KEBUTUHAN AIR BERSIH MASYARAKAT DISTRIK DAL
TINGKAT KEBUTUHAN AIR BERSIH MASYARAKAT DISTRIK DAL
Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat dari pertumbuhan penduduk yang terus mengalami peningkatan. Distrik Dal adalah salah s...

Back to Top