Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Doclang, Makanan Tradisional Yang Mulai Tersisihkan

View through CrossRef
Abstract – Doclang is a typical traditional Bogor food found in Indonesia. The composition contained in doclang, are: lontong or pesor in Sundanese, fried tofu, boiled eggs and fried steamed potatoes and bean spices as an aditional. The uniqueness found in doclang is from rice cake made using patat leaves and cooked for a long time. This study aims to obtain an overview of the existence of Doclang in the Bogor community. This research was conducted using qualitative methods by directly collecting data by conducting observations and interviews. The results of the study show that there are two versions of the origin of Doclang, namely the influence of the Chinese community and artisans of diamonds. In making Doclang, Pesor and potatoes are used as a differentiator from kupat tahu. And at this time in the city of Bogor has provided a place for culinary tourism such as Doclang, which is on Jalan Jembatan Merah or Jalan Veteran which is sold by street vendors. Keywords: Doclang, Lontong, Patat leaves, Preserving Abstrak - Doclang merupakan makanan tradisional Khas Bogor yang terdapat di Indonesia. Komposisi yang terdapat pada doclang yaitu: lontong atau pesor dalam Bahasa Sunda, tahu goreng, telor rebus dan kentang kukus yang digoreng serta bumbu kacang sebagai pelengkap. Keunikan yang terdapat pada doclang adalah dari lontong yang dibuat menggunakan daun patat dan dimasak dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang keberadaan Doclang di masyarakat Bogor khususnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan langsung mengumpulkan data dengan melakukan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua versi asal usul Doclang, yaitu pengaruh dari masyarakat Tionghoa dan pengrajin ketupat. Dalam pembuatan Doclang dipergunakan Pesor dan kentang sebagai pembeda dari kupat tahu. Serta pada saat ini di Kota Bogor sudah menyediakan tempat untuk wisata kuliner seperti Doclang, yaitu di Jalan Jembatan Merah atau Jalan Veteran yang dijual oleh para pedagang kaki lima. Kata Kunci: Doclang, Lontong, Daun Patat, Pelestarian
Title: Doclang, Makanan Tradisional Yang Mulai Tersisihkan
Description:
Abstract – Doclang is a typical traditional Bogor food found in Indonesia.
The composition contained in doclang, are: lontong or pesor in Sundanese, fried tofu, boiled eggs and fried steamed potatoes and bean spices as an aditional.
The uniqueness found in doclang is from rice cake made using patat leaves and cooked for a long time.
This study aims to obtain an overview of the existence of Doclang in the Bogor community.
This research was conducted using qualitative methods by directly collecting data by conducting observations and interviews.
The results of the study show that there are two versions of the origin of Doclang, namely the influence of the Chinese community and artisans of diamonds.
In making Doclang, Pesor and potatoes are used as a differentiator from kupat tahu.
And at this time in the city of Bogor has provided a place for culinary tourism such as Doclang, which is on Jalan Jembatan Merah or Jalan Veteran which is sold by street vendors.
Keywords: Doclang, Lontong, Patat leaves, Preserving Abstrak - Doclang merupakan makanan tradisional Khas Bogor yang terdapat di Indonesia.
Komposisi yang terdapat pada doclang yaitu: lontong atau pesor dalam Bahasa Sunda, tahu goreng, telor rebus dan kentang kukus yang digoreng serta bumbu kacang sebagai pelengkap.
Keunikan yang terdapat pada doclang adalah dari lontong yang dibuat menggunakan daun patat dan dimasak dalam waktu yang lama.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang keberadaan Doclang di masyarakat Bogor khususnya.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan langsung mengumpulkan data dengan melakukan observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua versi asal usul Doclang, yaitu pengaruh dari masyarakat Tionghoa dan pengrajin ketupat.
Dalam pembuatan Doclang dipergunakan Pesor dan kentang sebagai pembeda dari kupat tahu.
Serta pada saat ini di Kota Bogor sudah menyediakan tempat untuk wisata kuliner seperti Doclang, yaitu di Jalan Jembatan Merah atau Jalan Veteran yang dijual oleh para pedagang kaki lima.
Kata Kunci: Doclang, Lontong, Daun Patat, Pelestarian.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI DENGAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN PECEL
Makanan pecel di Lokawisata Baturraden menjadi makanan favorite para pengunjung disana apabila hygiene sanitasi makanan tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan penyakit sesuai Kepm...
Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Makanan Terhadap Sisa Makanan Di Afif Catering Surakarta
Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Makanan Terhadap Sisa Makanan Di Afif Catering Surakarta
Kepuasan konsumen merupakan titik awal tumbuhnya loyalitas pelanggan sehingga penting untuk mengetahui penilaian terhadap kepuasan. Faktor – faktor pelayanan makanan yang mempengar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Pola Konsumsi Makanan Satwika Pada Bhakta Hare Krishna di Sri Sri Krishna Balarama Ashram Denpasar
Makanan merupakan sarana untuk bertahan hidup. Dalam hal makanan, manusia memiliki kebudayaan masing-masing mengenai pola konsumsi makanan. Pada penelitian ini, yang menarik adalah...
ANALISIS BIAYA YANG HILANG DARI SISA MAKANAN PASIEN DI RSUD DR. ADHYATMA, MPH
ANALISIS BIAYA YANG HILANG DARI SISA MAKANAN PASIEN DI RSUD DR. ADHYATMA, MPH
Latar Belakang   : Penyelenggaraan makanan di rumah sakit bernilai ekonomi cukup besar, yaitu 20-40% dari anggaran rumah sakit. Sisa makanan menyebabkan adanya biaya yang hilang se...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Komparasi Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim dan Tafsir Al-Misbah tentang Makanan Halal dalam Al-Quran
Komparasi Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim dan Tafsir Al-Misbah tentang Makanan Halal dalam Al-Quran
Makanan halal dan tayyib tidak hanya terbatas pada kriteria makanan yang dibolehkan dalam syariat dan mengandung kandungan gizi yang baik. Tulisan ini mengkaji penafsiran Al-Quran ...

Back to Top