Javascript must be enabled to continue!
Realiti Sosial Dalam Novel ‘Orang Kota Bharu’
View through CrossRef
Realiti sosial merupakan sesuatu yang benar-benar berlaku di dalam masyarakat. Hal ini lahir daripada perilaku manusia yang lahir dalam kehidupan sosialnya membentuk suatu tingkahlaku sosial yang diterima oleh masyarakat menjadi sebuah realiti. Penulisan makalah ini bertujuan mendeskripsikan realiti sosial dalam novel ‘Orang Kota Bharu’ karya S. Othman Kelantan, yang dapat memberi kesedaran kepada masyarakat kini bahawa, pembentukan dinamik sosial berlaku walau berbeza warna kulit, gender, bahasa, budaya dan kewarganegaraan. Pemerhatian mendapati terdapat banyak realiti sosial dihadirkan oleh S. Othman Kelantan menerusi novel ‘Orang Kota Bharu’. Antara realiti sosial yang ketara ditonjolkan dalam novel kajian adalah kemiskinan, pembunuhan, sabung ayam, perjudian, pelacuran, seks luar nikah, dan perempuan joget. Hal ini berpunca daripada kemiskinan dan kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat. Realiti sosial ini masih berlaku hingga kini dalam kalangan masyarakat. Untuk tujuan itu, kerangka humanisme liberal digunakan sebagai jambatan kaedah deskriptif bagi mengupas data yang tertulis dalam novel ‘Orang Kota Bharu’. Penulis mendapati penampilan realiti sosial dalam novel ‘Orang Kota Bharu’ amat signifikian untuk dihubungkan dengan perjuangan humanisme liberal.
Title: Realiti Sosial Dalam Novel ‘Orang Kota Bharu’
Description:
Realiti sosial merupakan sesuatu yang benar-benar berlaku di dalam masyarakat.
Hal ini lahir daripada perilaku manusia yang lahir dalam kehidupan sosialnya membentuk suatu tingkahlaku sosial yang diterima oleh masyarakat menjadi sebuah realiti.
Penulisan makalah ini bertujuan mendeskripsikan realiti sosial dalam novel ‘Orang Kota Bharu’ karya S.
Othman Kelantan, yang dapat memberi kesedaran kepada masyarakat kini bahawa, pembentukan dinamik sosial berlaku walau berbeza warna kulit, gender, bahasa, budaya dan kewarganegaraan.
Pemerhatian mendapati terdapat banyak realiti sosial dihadirkan oleh S.
Othman Kelantan menerusi novel ‘Orang Kota Bharu’.
Antara realiti sosial yang ketara ditonjolkan dalam novel kajian adalah kemiskinan, pembunuhan, sabung ayam, perjudian, pelacuran, seks luar nikah, dan perempuan joget.
Hal ini berpunca daripada kemiskinan dan kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat.
Realiti sosial ini masih berlaku hingga kini dalam kalangan masyarakat.
Untuk tujuan itu, kerangka humanisme liberal digunakan sebagai jambatan kaedah deskriptif bagi mengupas data yang tertulis dalam novel ‘Orang Kota Bharu’.
Penulis mendapati penampilan realiti sosial dalam novel ‘Orang Kota Bharu’ amat signifikian untuk dihubungkan dengan perjuangan humanisme liberal.
Related Results
Judicial Considerations of the Kota Bharu High Court of Malaysia in Acquitting an Indonesian Migrant Worker’s Death Penalty
Judicial Considerations of the Kota Bharu High Court of Malaysia in Acquitting an Indonesian Migrant Worker’s Death Penalty
ABSTRACT
Purpose of the study: This paper aims to provide an in-depth analysis of the judges' considerations in case number HC-42KB-7-04/2014 at the High Court of Kota Bharu, Malay...
PERANAN DINAS SOSIAL DALAM MEREHABILITASI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KOTA MEDAN
PERANAN DINAS SOSIAL DALAM MEREHABILITASI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KOTA MEDAN
Kesejahteraan sosial merupakan hal yang ingin dicapai setiap individu, sampai dengan saat ini kesejahteraan belum merata dirasakan oleh setiap masyarakat di Indonesia, di Kota Meda...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
DOMESTIC TOURISTS’ BEHAVIOUR ON ISLAMIC TOURISM IN KOTA BHARU MALAYSIA
DOMESTIC TOURISTS’ BEHAVIOUR ON ISLAMIC TOURISM IN KOTA BHARU MALAYSIA
Abstract: Islamic tourism, also known as halal tourism, is an emerging trend in the industry that is growing in popularity among travelers who seek to experience the benefits of tr...
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
Sebagai pusat pelayanan dan pemerintahan, Kota Bandung berperan terhadap Kota- Kota di sekitarnya. Untuk mendukung pergerakan tersebut, Terminal Leuwipanjang menyediakan jasa pel...
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI
Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif...

