Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PENGGUNAAN TUNGKU TAMBAHAN PADA KOMPOR GAS LPG TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN BAKAR
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tungku tambahan pada kompor gas LPG terhadappenggunaan bahan bakar. Metode yang digunakan meliputi eksperimen dengan mengukur konsumsi gas LPG pada kondisi dengan dan tanpa penggunaan tungku tambahan pada kompor. Hasil penelitian dari pengujian dengan menggunakan tungku tambahan pada kompor gas LPG, dengan memasak air didalam panci dengan kapasitas air sebanyak 4 liter, pengujian dilakukan sebanyak 3 kali dalam pengujian, dengan kapasitas air yang sama. Dari kalor yang dihisap oleh air dengan rata- rata adalah 294.31 Kw dengan temperatur api rata – rata adalah 561 . Kalor bahan bakar yang dilepaskan dengan rata – rata adalah 9,53138 watt dengan delta massa bahan bakar adalah 52 gram, jadi waktu yang digunakan dari jumlah pengujian tersebut adalah 976.2 detik atau 16.27 menit. Maka dari kesimpulan diatas terlihat bahwa dengan memasak air dengan jumlah totalitas 12 liter terlihat bahwa yang menggunakan tungku tambahan lebih hemat bahan bakarnya dibandingkan dengan tanpa menggunakan tungku tamabahan. Karena selisih bahan bakar yang digunakan adalah 8 gram dan selisih waktu yang diperlukan 51 detik atau 0.85 menit.
Tridinanti University
Title: PENGARUH PENGGUNAAN TUNGKU TAMBAHAN PADA KOMPOR GAS LPG TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN BAKAR
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tungku tambahan pada kompor gas LPG terhadappenggunaan bahan bakar.
Metode yang digunakan meliputi eksperimen dengan mengukur konsumsi gas LPG pada kondisi dengan dan tanpa penggunaan tungku tambahan pada kompor.
Hasil penelitian dari pengujian dengan menggunakan tungku tambahan pada kompor gas LPG, dengan memasak air didalam panci dengan kapasitas air sebanyak 4 liter, pengujian dilakukan sebanyak 3 kali dalam pengujian, dengan kapasitas air yang sama.
Dari kalor yang dihisap oleh air dengan rata- rata adalah 294.
31 Kw dengan temperatur api rata – rata adalah 561 .
Kalor bahan bakar yang dilepaskan dengan rata – rata adalah 9,53138 watt dengan delta massa bahan bakar adalah 52 gram, jadi waktu yang digunakan dari jumlah pengujian tersebut adalah 976.
2 detik atau 16.
27 menit.
Maka dari kesimpulan diatas terlihat bahwa dengan memasak air dengan jumlah totalitas 12 liter terlihat bahwa yang menggunakan tungku tambahan lebih hemat bahan bakarnya dibandingkan dengan tanpa menggunakan tungku tamabahan.
Karena selisih bahan bakar yang digunakan adalah 8 gram dan selisih waktu yang diperlukan 51 detik atau 0.
85 menit.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
Perancangan Tungku Untuk Peleburan Aluminium Dengan Kapasitas 5 Kg
Perancangan Tungku Untuk Peleburan Aluminium Dengan Kapasitas 5 Kg
Abstrak
Pengecoran adalah proses pembuatan produk dengan melelehkan logam dalam tungku dan menuangkannya ke dalam cetakan. Tungku adalah komponen kunci dalam proses ini, dan ...
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Tabung Baja Elpiji Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 47/M-IND/PER/3/2012
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Tabung Baja Elpiji Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 47/M-IND/PER/3/2012
Abstract. National development aims to create a just and prosperous society based on law. Economic development in the era of globalization must be able to support the growth of the...
The Sanha LPG FPSO
The Sanha LPG FPSO
Abstract
The FPSO industry will soon have the first LPG FPSO in operation. The SANHA LPG FPSO is the first gas related FPSO. With the installation of the LPG FPSO...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH MEDAN MAGNET 1200 GAUSS DAN 2500 GAUSS TERHADAP MESIN BENSIN BAHAN BAKAR PREMIUM
Krisis energi pada saat ini sudah dirasakan pada beberapa negara, mereka berlomba-lomba untuk mengadakan penghematan dan pemakaian energi yang tepat diberbagai bidang. Salah satu m...
PENGARUH PENGGUNAAN CDI UNLIMITER TERHADAP DAYA DAN TORSI HONDA KARISMA
PENGARUH PENGGUNAAN CDI UNLIMITER TERHADAP DAYA DAN TORSI HONDA KARISMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui effektifitas penggunaan bahan bakar dari campuran gasoline-etanol dan penggunaan CDI limiter dan unlimiter. Pengujian menggunakan motor 4 ...

