Javascript must be enabled to continue!
Rasuna Said: Perintis Pemikiran Pendidikan Islam dan Emansipasi Perempuan
View through CrossRef
Artikel ini membahas kontribusi dan perkembangan pemikiran Hajjah Rangkayo Rasuna Said dalam bidang pendidikan Islam, khususnya dalam konteks perjuangan emansipasi perempuan dan pembentukan masyarakat yang adil dan berilmu. Rasuna Said merupakan tokoh perempuan Muslim Indonesia yang tidak hanya dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, tetapi juga sebagai pendidik, jurnalis, dan orator yang progresif dalam memaknai Islam sebagai agama pembebasan. Melalui lembaga pendidikan yang ia dirikan, tulisan-tulisannya yang kritis, serta kiprahnya dalam politik dan jurnalistik, Rasuna mempromosikan pendidikan sebagai sarana untuk mencerdaskan umat dan menghapus ketimpangan gender. Artikel ini mengkaji secara historis dan tematik pemikiran Rasuna Said, dengan menyoroti latar belakang pendidikan awalnya, perjuangan dalam ranah sosial-politik, gagasannya tentang kesetaraan gender dalam pendidikan Islam, serta warisan intelektualnya bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kajian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rasuna Said tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang inklusif, adil, dan transformatif. Artikel ini juga menegaskan pentingnya merevitalisasi nilai-nilai perjuangan Rasuna dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam kontemporer, terutama dalam konteks pengarusutamaan gender dan moderasi beragama.
Title: Rasuna Said: Perintis Pemikiran Pendidikan Islam dan Emansipasi Perempuan
Description:
Artikel ini membahas kontribusi dan perkembangan pemikiran Hajjah Rangkayo Rasuna Said dalam bidang pendidikan Islam, khususnya dalam konteks perjuangan emansipasi perempuan dan pembentukan masyarakat yang adil dan berilmu.
Rasuna Said merupakan tokoh perempuan Muslim Indonesia yang tidak hanya dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, tetapi juga sebagai pendidik, jurnalis, dan orator yang progresif dalam memaknai Islam sebagai agama pembebasan.
Melalui lembaga pendidikan yang ia dirikan, tulisan-tulisannya yang kritis, serta kiprahnya dalam politik dan jurnalistik, Rasuna mempromosikan pendidikan sebagai sarana untuk mencerdaskan umat dan menghapus ketimpangan gender.
Artikel ini mengkaji secara historis dan tematik pemikiran Rasuna Said, dengan menyoroti latar belakang pendidikan awalnya, perjuangan dalam ranah sosial-politik, gagasannya tentang kesetaraan gender dalam pendidikan Islam, serta warisan intelektualnya bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia.
Kajian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Rasuna Said tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang inklusif, adil, dan transformatif.
Artikel ini juga menegaskan pentingnya merevitalisasi nilai-nilai perjuangan Rasuna dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam kontemporer, terutama dalam konteks pengarusutamaan gender dan moderasi beragama.
Related Results
EMANSIPASI WANITA DALAM NOVEL AKU LUPA BAHWA AKU PEREMPUAN KARYA IHSAN ABDUL QUDDUS
EMANSIPASI WANITA DALAM NOVEL AKU LUPA BAHWA AKU PEREMPUAN KARYA IHSAN ABDUL QUDDUS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan emansipasi wanita bidang pendidikan, mendeskripsikan emansipasi wanita bidang politik, mendeskripsikan emansipasi wanita bidang kelua...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
KONSEP PEMIKIRAN AMIRUL ULUM DALAM BUKUNYA KARTINI NYANTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
ABSTRACT: This study proposes the concept of Amirul Ulum's thought in his book Kartini Nyantri and its relevance in Islamic Education. Seeing the fact that Kartini is a woman warri...
Pemikiran Pendidikan Kaum Perempuan: Tengku Agung Syarifah Latifah, R.A Kartini, Rasuna Said dan Rahmah El-Yunusiyah
Pemikiran Pendidikan Kaum Perempuan: Tengku Agung Syarifah Latifah, R.A Kartini, Rasuna Said dan Rahmah El-Yunusiyah
Pada awal abad ke-20, pendidikan perempuan mulai berkembang dengan berdirinya sekolah-sekolah khusus perempuan, seperti Sekolah Kartini yang didirikan di berbagai daerah. Tokoh-tok...
Analisis Pencemaran Udara Akibat Kepadatan Jalan Lalu Lintas di Kota Padang (Studi Kasus: Karbon Monoksida di Jalan Prof.Dr.Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasuna Said)
Analisis Pencemaran Udara Akibat Kepadatan Jalan Lalu Lintas di Kota Padang (Studi Kasus: Karbon Monoksida di Jalan Prof.Dr.Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasuna Said)
ANALISIS PENCEMARAN UDARA AKIBAT KEPADATAN
JALAN LALU LINTAS DI KOTA PADANG
(Studi Kasus: Karbon Monoksida di Jalan Prof Dr Hamka, Jalan Khatib Sulaiman, dan Jalan Rasu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ASPIRASI PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERIODE 2014-2019 (Studi Pada Kantor DPRD Sulawesi Tenggara)
ASPIRASI PEREMPUAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PERIODE 2014-2019 (Studi Pada Kantor DPRD Sulawesi Tenggara)
Abstrak: Tujuan penelitian ini: (1) untuk mengetahui aspirasi perempuan dalam pembentukan peraturan daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara, (2)untuk mengetahui hambatan-hambatan apa ...

