Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sosialisasi Evaluasi Penerapan Komunikasi Efektif SBAR dalam Pelaksanaan Handover oleh Perawat

View through CrossRef
Penerapan komunikasi efektif sangat penting dalam pelayanan keperawatan terutama dalam pelaksanaan handover. Pada pertukaran shift dalam keperawatan dilakukan handover untuk menyampaikan informasi terkait kondisi pasien. Kegiatan timbang terima atau handover bersifat menyeluruh  yang dilakukan oleh tim kesehatan sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan komunikasi yang efektif baik oleh perawat yang berjaga sebelum timbang terima (handover) kepada perawat yang berjaga setelah timbang terima (handover) sehingga semua informasi tentang pasien dapat dilaksanakan oleh perawat untuk mendukung kualitas pelayanan yang lebih baik.  Komunikasi efektif yang dimaksud ialah komunikasi efektif yang ontime, lengkap, akurat, mudah dipahami oleh penerima informasi untuk mencegah kejadian tidak diharapkan dan kejadian nyaris cidera serta kesalahan – kesalahan informasi untuk meningkatkan keselamatan pasien. Model komunikasi yang dilaksanakan adalah model komunikasi efektif SBAR. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan perawat sebelum (pre test) yaitu 70 % menjadi 87% setelah (post test ) artinya ada perbedaan pengetahuan perawat setelah dilakukan sosialiasi penerapan komunikasi efektif SBAR dalam pelaksanaan handover. Dengan meningkatnya pengetahuan perawat tersebut diharapkan penerapan pelaksananan komunikasi efektif SBAR sesuai dengan standar demi meningkatkankan keselamatan pasien dalam handover.
Title: Sosialisasi Evaluasi Penerapan Komunikasi Efektif SBAR dalam Pelaksanaan Handover oleh Perawat
Description:
Penerapan komunikasi efektif sangat penting dalam pelayanan keperawatan terutama dalam pelaksanaan handover.
Pada pertukaran shift dalam keperawatan dilakukan handover untuk menyampaikan informasi terkait kondisi pasien.
Kegiatan timbang terima atau handover bersifat menyeluruh  yang dilakukan oleh tim kesehatan sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan komunikasi yang efektif baik oleh perawat yang berjaga sebelum timbang terima (handover) kepada perawat yang berjaga setelah timbang terima (handover) sehingga semua informasi tentang pasien dapat dilaksanakan oleh perawat untuk mendukung kualitas pelayanan yang lebih baik.
  Komunikasi efektif yang dimaksud ialah komunikasi efektif yang ontime, lengkap, akurat, mudah dipahami oleh penerima informasi untuk mencegah kejadian tidak diharapkan dan kejadian nyaris cidera serta kesalahan – kesalahan informasi untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Model komunikasi yang dilaksanakan adalah model komunikasi efektif SBAR.
Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan perawat sebelum (pre test) yaitu 70 % menjadi 87% setelah (post test ) artinya ada perbedaan pengetahuan perawat setelah dilakukan sosialiasi penerapan komunikasi efektif SBAR dalam pelaksanaan handover.
Dengan meningkatnya pengetahuan perawat tersebut diharapkan penerapan pelaksananan komunikasi efektif SBAR sesuai dengan standar demi meningkatkankan keselamatan pasien dalam handover.

Related Results

Studi Fenomenology Pelaksanaan Handover Dengan Komunikasi SBAR
Studi Fenomenology Pelaksanaan Handover Dengan Komunikasi SBAR
<em>Handover with SBAR communication is one step in achievement Patient Safety is very important implemented to reduce the incidence of accidents patient. One of Bukittinggi ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KOMUNIKASI EFEKTIF TERHADAP KUALITAS PELAKSANAAN HANDOVER
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KOMUNIKASI EFEKTIF TERHADAP KUALITAS PELAKSANAAN HANDOVER
Pelaksanaan handover merupakan kegiatan berkelanjutan yang dilaksanakan perawat untuk keselamatan pasien. Pelaksanaan handover yang tidak sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) ...
Improving medical handover at the weekend: a quality improvement project
Improving medical handover at the weekend: a quality improvement project
Abstract In recent years medical handover has been identified as an increasingly important area for hospitals to improve upon, in light of the changes in shift patte...
HUBUNGAN KESADARAN KOMUNIKASI SBAR PERAWAT DENGAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN
HUBUNGAN KESADARAN KOMUNIKASI SBAR PERAWAT DENGAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN
Perawat berperan penting terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya keperawatan. Kualitas pelayanan keperawatan sebagai proses perawatan yang berkelanjutan dan be...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
The evaluation of a communication tool within an acute healthcare organization
The evaluation of a communication tool within an acute healthcare organization
Background: Striving to ensure clear, concise and consistent communication, the Situation, Background, Assessment and Recommendations (SBAR) tool was adopted for use within a multi...
Enhancing the Handover Performance in the Mobile Heterogeneous Network Based on the Expected Zone of Handover Events
Enhancing the Handover Performance in the Mobile Heterogeneous Network Based on the Expected Zone of Handover Events
This paper aims to enhance the handover performance in the heterogeneous networks (HetNet)by reducing the need to make handover under the specified conditions and also reducing the...
Handover Practices for Psychiatric Admissions: A Retrospective Review of Communication Gaps
Handover Practices for Psychiatric Admissions: A Retrospective Review of Communication Gaps
Aims: This study assesses the frequency and adequacy of handovers for newly admitted patients in a community psychiatry hospital, focusing on formal communication to the duty docto...

Back to Top