Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Kanker Kulit Berdasarkan Tipe Histopatologi dan Tindakan Operatif di Bagian Dermatology dan Venereology RSUD Sumbawa Tahun 2024-2025

View through CrossRef
Latar Belakang: Kanker kulit, khususnya Kanker Kulit Non-Melanoma (KKNM) yang terdiri dari Karsinoma Sel Basal (KSB) dan Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), merupakan keganasan dengan insiden tertinggi di seluruh dunia. Meskipun data epidemiologi global telah mapan, data yang meliput karakteristik pasien di tingkat regional Indonesia, seperti di Kabupaten Sumbawa, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran awal mengenai profil kanker kulit di wilayah tersebut. Tujuan: Mendeskripsikan karakteristik pasien kanker kulit di RSUD Sumbawa berdasarkan profil demografi (usia dan jenis kelamin), fitur klinis (lokasi lesi), tipe histopatologi, dan tatalaksana operatif yang diterima. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data dikumpulkan dari rekam medis dan laporan patologi anatomi 12 pasien yang didiagnosis dan ditatalaksana untuk kanker kulit di Bagian Dermatologi dan Venereologi RSUD Sumbawa selama periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2025. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, lokasi lesi, diagnosis histopatologi, dan jenis tindakan operatif. Hasil: Studi ini melibatkan 12 pasien, terdiri dari 8 perempuan (66.7%) dan 4 laki-laki (33.3%). Rentang usia pasien adalah 51 hingga 85 tahun, dengan usia rerata 66.8 tahun. KSB merupakan diagnosis yang paling sering ditemukan (10 kasus, 83.3%), diikuti oleh Karsinoma Basoskuamosa (1 kasus, 8.3%) dan KSS (1 kasus, 8.3%). Di antara kasus KSB, subtipe nodular adalah yang paling umum (7 dari 10 kasus). Lesi secara dominan berlokasi di area yang terpapar sinar matahari, dengan regio wajah menjadi lokasi tersering (11 kasus, 91.7%). Seluruh pasien (100%) dalam kohort ini menjalani tatalaksana bedah berupa eksisi luas yang dilanjutkan dengan rekonstruksi menggunakan skin flap. Simpulan: Dalam kohort ini, kanker kulit lebih banyak ditemukan pada perempuan usia lanjut, dengan KSB tipe nodular sebagai diagnosis histopatologi yang paling umum dan wajah sebagai lokasi predileksi utama. Penggunaan universal teknik rekonstruksi skin flap mengindikasikan bahwa pasien cenderung datang dengan lesi yang berukuran signifikan atau berlokasi di area kritis secara kosmetik, menyoroti potensi adanya keterlambatan diagnosis dan pentingnya program deteksi dini di komunitas.
Title: Karakteristik Kanker Kulit Berdasarkan Tipe Histopatologi dan Tindakan Operatif di Bagian Dermatology dan Venereology RSUD Sumbawa Tahun 2024-2025
Description:
Latar Belakang: Kanker kulit, khususnya Kanker Kulit Non-Melanoma (KKNM) yang terdiri dari Karsinoma Sel Basal (KSB) dan Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), merupakan keganasan dengan insiden tertinggi di seluruh dunia.
Meskipun data epidemiologi global telah mapan, data yang meliput karakteristik pasien di tingkat regional Indonesia, seperti di Kabupaten Sumbawa, masih sangat terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran awal mengenai profil kanker kulit di wilayah tersebut.
Tujuan: Mendeskripsikan karakteristik pasien kanker kulit di RSUD Sumbawa berdasarkan profil demografi (usia dan jenis kelamin), fitur klinis (lokasi lesi), tipe histopatologi, dan tatalaksana operatif yang diterima.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif.
Data dikumpulkan dari rekam medis dan laporan patologi anatomi 12 pasien yang didiagnosis dan ditatalaksana untuk kanker kulit di Bagian Dermatologi dan Venereologi RSUD Sumbawa selama periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2025.
Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, lokasi lesi, diagnosis histopatologi, dan jenis tindakan operatif.
Hasil: Studi ini melibatkan 12 pasien, terdiri dari 8 perempuan (66.
7%) dan 4 laki-laki (33.
3%).
Rentang usia pasien adalah 51 hingga 85 tahun, dengan usia rerata 66.
8 tahun.
KSB merupakan diagnosis yang paling sering ditemukan (10 kasus, 83.
3%), diikuti oleh Karsinoma Basoskuamosa (1 kasus, 8.
3%) dan KSS (1 kasus, 8.
3%).
Di antara kasus KSB, subtipe nodular adalah yang paling umum (7 dari 10 kasus).
Lesi secara dominan berlokasi di area yang terpapar sinar matahari, dengan regio wajah menjadi lokasi tersering (11 kasus, 91.
7%).
Seluruh pasien (100%) dalam kohort ini menjalani tatalaksana bedah berupa eksisi luas yang dilanjutkan dengan rekonstruksi menggunakan skin flap.
Simpulan: Dalam kohort ini, kanker kulit lebih banyak ditemukan pada perempuan usia lanjut, dengan KSB tipe nodular sebagai diagnosis histopatologi yang paling umum dan wajah sebagai lokasi predileksi utama.
Penggunaan universal teknik rekonstruksi skin flap mengindikasikan bahwa pasien cenderung datang dengan lesi yang berukuran signifikan atau berlokasi di area kritis secara kosmetik, menyoroti potensi adanya keterlambatan diagnosis dan pentingnya program deteksi dini di komunitas.

Related Results

Karakteristik Histopatologi dan Stadium Klinis Kanker Nasofaring
Karakteristik Histopatologi dan Stadium Klinis Kanker Nasofaring
Latar Belakang : Kanker Nasofaring merupakan penyakit endemik di beberapa bagian di Asia Tenggara dan Cina. Pada tahun 2018 terdapat 348.809 kasus baru dan 207.210 kematian yang di...
Gambaran stadium dan jenis histopatologi kanker payudara di Subbagian Bedah Onkologi RSUP Sanglah Denpasar tahun 2015-2016
Gambaran stadium dan jenis histopatologi kanker payudara di Subbagian Bedah Onkologi RSUP Sanglah Denpasar tahun 2015-2016
Latar Belakang: Kanker payudara merupakan suatu penyakit neoplasma yang ganas dimana pada jaringan parekim terdapat pertumbuhan jaringan payudara abnormal yang bersifat infiltratif...
Karakteristik Kanker Panyudara
Karakteristik Kanker Panyudara
Kanker payudara menempati urutan pertama jumlah kasus kanker sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap tahunnya. Adapun faktor risiko yang erat kai...
Karakteristik Pekerja Industri Tekstil yang Terdiagnosis Kanker di Purwakarta
Karakteristik Pekerja Industri Tekstil yang Terdiagnosis Kanker di Purwakarta
Pekerja industri berisiko terkena kecelakaan, kecacatan, dan kematian akibat kerja. Hasil survei dari International Labour Organization menunjukkan bahwa prevalensi terbesar penyeb...
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
Kanker nasofaring di Indonesia menempati urutan keempat menjadi penyakit kanker terbanyak setelah kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker paru. Perjalanan kanker nasofaring...
Karakteristik kanker payudara usia muda di Subbagian Bedah Onkologi Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah tahun 2014-2016
Karakteristik kanker payudara usia muda di Subbagian Bedah Onkologi Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah tahun 2014-2016
Latar Belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Kasus kanker payudara pada usia muda (dibawah 40 tahun) cenderung memiliki presentase...
Mutasi Gen KRAS Ekson 2 Kodon 12 dan 13 Pada Pasien Kanker Kolorektal di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Tahun 2018-2019
Mutasi Gen KRAS Ekson 2 Kodon 12 dan 13 Pada Pasien Kanker Kolorektal di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Tahun 2018-2019
Background: Colorectal cancer is commonly found to be regulated by the KRAS gene mutation. Studies reporting the occurrence of mutations in the KRAS gene in Indonesia are still lim...

Back to Top