Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi dan Analisis Kinerja LoRa Pada Sistem Irigasi Pertanian Berbasis IoT
View through CrossRef
Komunikasi Long Range (LoRa) merupakan salah satu teknologi Internet of Things (IoT) yang sedang naik daun dan banyak didiskusikan oleh para peneliti. LoRa juga adalah bagian dari teknologi Low Power Wide Area Networks (LPWAN) di mana teknologi ini memfokuskan sistem komunikasi pada efisiensi energi, luas jangkauan, kecepatan data rendah, dan masa pemakaian baterai yang lama. LoRa beroperasi dengan menggunakan frekuensi radio industrial, scientific, and medical (ISM). Frekuensi tersebut dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar lisensi. Secara teoritis dan pada kondisi ideal, jangkauan LoRa bisa mencapai < 3 km di daerah perkotaan dan > 3 km di daerah pedesaan. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas tentang evaluasi and analisis kinerja LoRa yang diimplementasikan di dunia nyata dengan studi kasus tertentu. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis kinerja LoRa yang diterapkan pada studi kasus sistem irigasi pertanian berbasis IoT. Terdapat beberapa parameter yang akan dievaluasi dan dianalisis, diantaranya adalah distance, received signal strength indication (RSSI), spreading factor, coding rate, power transmission, dan packet delivery ratio (PDR). Hasil percobaan dan pengukuran menunjukkan bahwa LoRa dapat mengirimkan paket data hingga jarak 2,5 km namun dengan tingkat PDR yang sangat rendah yaitu sekitar 5-7%. Hasil juga menunjukkan bahwa LoRa dapat bekerja secara optimal jika jarak > 1 km dengan tingkat PDR sekitar 70-100%.
Title: Evaluasi dan Analisis Kinerja LoRa Pada Sistem Irigasi Pertanian Berbasis IoT
Description:
Komunikasi Long Range (LoRa) merupakan salah satu teknologi Internet of Things (IoT) yang sedang naik daun dan banyak didiskusikan oleh para peneliti.
LoRa juga adalah bagian dari teknologi Low Power Wide Area Networks (LPWAN) di mana teknologi ini memfokuskan sistem komunikasi pada efisiensi energi, luas jangkauan, kecepatan data rendah, dan masa pemakaian baterai yang lama.
LoRa beroperasi dengan menggunakan frekuensi radio industrial, scientific, and medical (ISM).
Frekuensi tersebut dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar lisensi.
Secara teoritis dan pada kondisi ideal, jangkauan LoRa bisa mencapai < 3 km di daerah perkotaan dan > 3 km di daerah pedesaan.
Namun, masih sedikit penelitian yang membahas tentang evaluasi and analisis kinerja LoRa yang diimplementasikan di dunia nyata dengan studi kasus tertentu.
Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis kinerja LoRa yang diterapkan pada studi kasus sistem irigasi pertanian berbasis IoT.
Terdapat beberapa parameter yang akan dievaluasi dan dianalisis, diantaranya adalah distance, received signal strength indication (RSSI), spreading factor, coding rate, power transmission, dan packet delivery ratio (PDR).
Hasil percobaan dan pengukuran menunjukkan bahwa LoRa dapat mengirimkan paket data hingga jarak 2,5 km namun dengan tingkat PDR yang sangat rendah yaitu sekitar 5-7%.
Hasil juga menunjukkan bahwa LoRa dapat bekerja secara optimal jika jarak > 1 km dengan tingkat PDR sekitar 70-100%.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Kajian Efektivitas Penilaian Kinerja Sistem Irigasi
Kajian Efektivitas Penilaian Kinerja Sistem Irigasi
Penilaian kinerja sistem irigasi bertujuan untuk mengetahui tingkat konsdisi dan fungsi sistem irigasi sebagai bagian dari kegiatan oeprasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang s...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
Studi kinerja jaringan irigasi pada daerah irigasi renggung kabupaten Lombok Tengah
Studi kinerja jaringan irigasi pada daerah irigasi renggung kabupaten Lombok Tengah
Dampak kemunduran kinerja irigasi bersifat langsung dan tidak langsung. Dampak langsung adalah turunnya produktivitas, turunnya intensitas tanam dan meningkatnya risiko usahatani. ...
Efisiensi Sistem Irigasi Pipa untuk Mengidentifikasi Tingkat Kelayakan Pemberian Air dalam Pengelolaan Air Irigasi
Efisiensi Sistem Irigasi Pipa untuk Mengidentifikasi Tingkat Kelayakan Pemberian Air dalam Pengelolaan Air Irigasi
Kehilangan air irigasi yang umum terjadi pada suatu areal pertanian selama pemberian air adalah aliran permukaan dan perkolasi yang keluar dari daerah perakaran. Irigasi pipa yang...
Sistem Monitoring Irigasi dan Prediksi Debit Air Berbasis IoT Dan Support Vector Machine (SVM)
Sistem Monitoring Irigasi dan Prediksi Debit Air Berbasis IoT Dan Support Vector Machine (SVM)
Menurut data BPS yang dirilis pada Oktober 2023 mengenai data pertanian, jika dilihat dari luasan lahan pertanian, luas panen padi pada 2023 diperkirakan sekitar 10,20 juta hectare...
PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
Irigasi pada tanaman nanas sangat penting karena mempengaruhi pertumbuhan dan produksi terutama di daerah tropika basah, namun biaya untuk irigasi sangat mahal. Penelitian bertujua...

