Javascript must be enabled to continue!
ELEMEN DAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR GAPURA PANGGUNG TERBUKA ARDHA CANDRA
View through CrossRef
Edukasi terhadap alam kini dirasakan semakin memudar khususnya bagi generasi muda. Penghargaan terhadap alam tidak harus bersentuhan langsung dengan alam, tetapi dapat dilakukan dengan mencermati pemahaman masyarakat tradisional Bali dalam mendirikan bangunan. Dalam menghargai alam, masyarakat tradisional Bali merepresentasikan alam kedalam setiap elemen bangunan. Fisik bangunan mempergunakan konsep filosofi tri angga yang merepresentasikan proporsi tubuh manusia. Bidang segitiga pada bagunan merepresentasikan gunung yang juga dipercaya sebagai pintu masuk alam bawah dan alam atas. Ornamen-ornamen yang ada pada bidang bangunan merupakan gubahan elemen alam. Tujuan penelitian ini adalah menggali pengetahuan melalui pemahaman terhadap bangunan gapura panggung terbuka Ardha Chandra yang berlokasi di Taman Budaya atau art centre. Pemahaman ini dilakukan dengan menjelaskan elemen-elemen dan prinsip-prinsip desain yang ada pada bangunan gapura. Penggalian data pada penelitian ini menggunakan metoda observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran terkait visual bangunan. Hasil pembahasan akan dijelaskan secara deskriptif dengan dukungan dari kajian pustaka. Elemen desain yang dapat dilihat pada bangunan gapura adalah garis, bidang dan warna, sedangkan proporsi, keseimbangan dan penekanan adalah prinsip- prinsp desain yang ditemukan. Elemen garis memvisualkan berbagai ornamen yang merepresentasikan alam, wujud menyeluruh gapura memvisualkan bidang segitiga yang merepresentasikan gunung dan warna-warna menggunakan material alami yaitu batu bata dan batu paras. Konsistensi bidang dari bagian bawah samapi bagian atas memperlihatkan konsistensi proporsi bangunan. Prinsip keseimbangan mewakili arsitektur tradisional Bali yaitu kesamaan bentuk antara bagian kanan dan kiri. Prisnip penekanan diwakili oleh tiga pintu yang dihadirkan dengan warna emas, merah dan coklat tua. Prinsip penekanan hadir melalui bantuan pencahayaan alami dan buatan yang memperlihatkan detail ornamen.
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: ELEMEN DAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR GAPURA PANGGUNG TERBUKA ARDHA CANDRA
Description:
Edukasi terhadap alam kini dirasakan semakin memudar khususnya bagi generasi muda.
Penghargaan terhadap alam tidak harus bersentuhan langsung dengan alam, tetapi dapat dilakukan dengan mencermati pemahaman masyarakat tradisional Bali dalam mendirikan bangunan.
Dalam menghargai alam, masyarakat tradisional Bali merepresentasikan alam kedalam setiap elemen bangunan.
Fisik bangunan mempergunakan konsep filosofi tri angga yang merepresentasikan proporsi tubuh manusia.
Bidang segitiga pada bagunan merepresentasikan gunung yang juga dipercaya sebagai pintu masuk alam bawah dan alam atas.
Ornamen-ornamen yang ada pada bidang bangunan merupakan gubahan elemen alam.
Tujuan penelitian ini adalah menggali pengetahuan melalui pemahaman terhadap bangunan gapura panggung terbuka Ardha Chandra yang berlokasi di Taman Budaya atau art centre.
Pemahaman ini dilakukan dengan menjelaskan elemen-elemen dan prinsip-prinsip desain yang ada pada bangunan gapura.
Penggalian data pada penelitian ini menggunakan metoda observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran terkait visual bangunan.
Hasil pembahasan akan dijelaskan secara deskriptif dengan dukungan dari kajian pustaka.
Elemen desain yang dapat dilihat pada bangunan gapura adalah garis, bidang dan warna, sedangkan proporsi, keseimbangan dan penekanan adalah prinsip- prinsp desain yang ditemukan.
Elemen garis memvisualkan berbagai ornamen yang merepresentasikan alam, wujud menyeluruh gapura memvisualkan bidang segitiga yang merepresentasikan gunung dan warna-warna menggunakan material alami yaitu batu bata dan batu paras.
Konsistensi bidang dari bagian bawah samapi bagian atas memperlihatkan konsistensi proporsi bangunan.
Prinsip keseimbangan mewakili arsitektur tradisional Bali yaitu kesamaan bentuk antara bagian kanan dan kiri.
Prisnip penekanan diwakili oleh tiga pintu yang dihadirkan dengan warna emas, merah dan coklat tua.
Prinsip penekanan hadir melalui bantuan pencahayaan alami dan buatan yang memperlihatkan detail ornamen.
.
Related Results
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
Abstrak - Gereja POUK Lahai Roi merupakan Gereja Oikumene yang terletak di Jakarta. Sekilas dapat terlihat elemen-elemen Arsitektur neo-Gotik pada gereja ini, seperti adanya menara...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
Abstrak - Globalisasi adalah fenomena yang sulit dihindari dan efeknya juga terasa di bidang arsitektur. Semakin ke sini, semakin banyak karya arsitektur di Indonesia yang dibangun...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
PENINGKATAN KUALITAS SARANA PENTAS DENGAN PANGGUNG PORTABEL
PENINGKATAN KUALITAS SARANA PENTAS DENGAN PANGGUNG PORTABEL
Permasalahan utama yang dihadapi Pesantren Pemberdayaan lansia (PPL) Mukti Mulia (MM) Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman saat ini adalah tidak adanya panggung portable. Selama...
Pengabdian pada Masyarakat Kegiatan Perencanaan dan Pelaksanaan Gapura Universitas Tribhuwana Tunggadewi di RW 01, RW 06, RW 08 Kelurahan Tlogomas Malang
Pengabdian pada Masyarakat Kegiatan Perencanaan dan Pelaksanaan Gapura Universitas Tribhuwana Tunggadewi di RW 01, RW 06, RW 08 Kelurahan Tlogomas Malang
Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang secara geografis terletak di Jl. Telaga Warna blok C, Tlogomas Malang. Letak kampus yan...
Arsitektur Hibrida : Kombinasi untuk Menghasilkan Karya Arsitektur yang Lebih Baik
Arsitektur Hibrida : Kombinasi untuk Menghasilkan Karya Arsitektur yang Lebih Baik
Pentingnya konsep dalam arsitektur melatarbelakangi muncul dan berkembangnya berbagai ide konsep baru untuk menghasilkan karya arsitektur yang berkualitas. Arsitektur hibrida merup...

