Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Auditory Intellectualy Repetition dan Student Teams Achievement Division
View through CrossRef
Kondisi pembelajaran saat ini cenderung kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran meskipun siswa tampak mengikuti pembelajaran matematika dengan baik serta kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Strategi yang dapat melibatkan siswa dan meningkatkan kemampuan pemahaman dalam pembelajaran diantaranya model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition dan Student Teams Achievement Division. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design. Sampel penelitian yang diambil sebanyak 59 orang dari dua kelas, yaitu kelas VII-D menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition sebanyak 29 orang dan kelas VII-E menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemahaman matematis dan angket skala sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition tidak lebih baik daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division.
The current learning conditions tend to involve fewer students in the learning process even though students seem to follow mathematics learning well and the students' mathematical understanding ability is still relatively low. Strategies that can involve students and improve the ability to understand in learning include the Auditory Intellectually Repetition learning model and Student Teams Achievement Division. This research method uses quasi-experimental research with Nonequivalent control group design. The research sample was taken as many as 59 people from two classes, namely class VII-D using the Auditory Intelligence Repetition learning model as many as 29 people and class VII-E using 30 students Teams Achievement Division learning model. The instrument used is a mathematical understanding ability test and attitude scale questionnaire. The results showed that the students' mathematical comprehension ability who received the Auditory Intellectually Repetition learning model was no better than the students who received the cooperative learning model of Student Teams Achievement Division.
Institut Pendidikan Indonesia
Title: Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Auditory Intellectualy Repetition dan Student Teams Achievement Division
Description:
Kondisi pembelajaran saat ini cenderung kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran meskipun siswa tampak mengikuti pembelajaran matematika dengan baik serta kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah.
Strategi yang dapat melibatkan siswa dan meningkatkan kemampuan pemahaman dalam pembelajaran diantaranya model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition dan Student Teams Achievement Division.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent control group design.
Sampel penelitian yang diambil sebanyak 59 orang dari dua kelas, yaitu kelas VII-D menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition sebanyak 29 orang dan kelas VII-E menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division sebanyak 30 orang.
Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemahaman matematis dan angket skala sikap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition tidak lebih baik daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division.
The current learning conditions tend to involve fewer students in the learning process even though students seem to follow mathematics learning well and the students' mathematical understanding ability is still relatively low.
Strategies that can involve students and improve the ability to understand in learning include the Auditory Intellectually Repetition learning model and Student Teams Achievement Division.
This research method uses quasi-experimental research with Nonequivalent control group design.
The research sample was taken as many as 59 people from two classes, namely class VII-D using the Auditory Intelligence Repetition learning model as many as 29 people and class VII-E using 30 students Teams Achievement Division learning model.
The instrument used is a mathematical understanding ability test and attitude scale questionnaire.
The results showed that the students' mathematical comprehension ability who received the Auditory Intellectually Repetition learning model was no better than the students who received the cooperative learning model of Student Teams Achievement Division.
Related Results
Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Auditory Intellectualy Repetition dan Student Teams Achievement Division
Perbandingan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Auditory Intellectualy Repetition dan Student Teams Achievement Division
AbstrakKondisi pembelajaran saat ini cenderung kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran meskipun siswa tampak mengikuti pembelajaran matematika dengan baik serta kemampuan...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLDV DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS
Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa untuk menyelesaikan soal cerita pada materi SPLDV. Ada empat indikator kemampuan berpikir kritis: 1...
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika
Salah satu kemampuan yang sangat penting untuk diperhatikan dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pen...
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV DI KELASVIII SMPN 3 MANIAMOLO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV DI KELASVIII SMPN 3 MANIAMOLO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilikan kemampuan komunikasi matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrips...
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Resiliensi matematis adalah perilaku positif yang membantu siswa mengatasi kesulitan dan tekanan ketika menghadapi masalah matematika yang sulit dipecahkan. Untuk dapat memecahkan ...
Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Penalaran Matematis Siswa
Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Penalaran Matematis Siswa
Artikel ini membahas tentang penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik terhadap kemampuan pemahaman konsep dan penalaran matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini ada...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Deskripsi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa berdasarkan Tingkat Kecemasan Matematika
Deskripsi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa berdasarkan Tingkat Kecemasan Matematika
Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI di salah satu sekolah SMA di Makassar mengalami penurunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu kecemasan matematika siswa,...

