Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 DAN SOFTWARE PTV VISSIM (STUDY KASUS : JL. WILIS – JL. KELUD – JL. KAWI – JL. KH. HASYIM ASYARI KABUPATEN TULUNGAGUNG)

View through CrossRef
ABSTRAK Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang ada di daerah provinsi Jawa Timur. Berkembangnya kawasan pariwisata yang semakin luas, mengakibatkan bangkitan dan tarikan pergerakan menuju Kabupaten Tulungagung semakin tinggi. Namun dalam pelaksanaanya masih banyak masalah yang dapat ditemui di Kabupaten Tulungagung salah satu masalah yang sering ditemui adalah kemacetan, terutama pada titik dan jam-jam tertentu atau jam puncak. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan pada simpang cuwiri diperoleh karakteristik simpang dengan menggunakan metode PKJI 2014 yaitu memperoleh arus puncak lalu lintas kendaraan yang paling tinggi dalam 3 hari adalah hari Rabu, 12 Maret 2025 pada jam 16.00-17.00, sebesar 1475 smp/jam. Derajat kejenuhan pada lengan utara,timur,selatan,dan barat sebesar 0,71, 0,51, 0,93, dan 0,93. Panjang antrian pada lengan utara,timur,selatan,dan barat sebesar 62m, 40m, 102m, dan 77m, dengan tundaan rata rata pada simpang cuwiri sebesar 61,289 det/kend,(tingkat pelayanan F), sehingga belum memenuhi syarat yang ditentukan oleh peraturan Menteri Perhubungan No. 96 Tahun 2015 yaitu Tingkat pelayanankurang se-kurangnya D. Karena tingkat pelayanan pada simpang masih belum memenuhi syarat. Sebagai alternatif yang efektif pada kinerja simpang cuwiri melakukan perubahan waktu siklus tiap lengan dan merencanakan perubahan ada late-start pada lengan utara dan timur pada simpang dengan nilai panjang antrian rata-rata sebelah utara 47,30 m, selatan 68,71 m, barat 33,74 m, dan 41,36 m. Nilai derajat kejenuhan rata-rata sebesar ,61, tundaan rata-rata sebesar 34,59 det/kend, sehingga telah memenuhi persyaratan dengan Tingkat sekurang-kurangnya D.   Kata kunci: Kinerja simpang, simpang bersinyal, PKJI 2014, Vissim
Title: EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 DAN SOFTWARE PTV VISSIM (STUDY KASUS : JL. WILIS – JL. KELUD – JL. KAWI – JL. KH. HASYIM ASYARI KABUPATEN TULUNGAGUNG)
Description:
ABSTRAK Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang ada di daerah provinsi Jawa Timur.
Berkembangnya kawasan pariwisata yang semakin luas, mengakibatkan bangkitan dan tarikan pergerakan menuju Kabupaten Tulungagung semakin tinggi.
Namun dalam pelaksanaanya masih banyak masalah yang dapat ditemui di Kabupaten Tulungagung salah satu masalah yang sering ditemui adalah kemacetan, terutama pada titik dan jam-jam tertentu atau jam puncak.
Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan pada simpang cuwiri diperoleh karakteristik simpang dengan menggunakan metode PKJI 2014 yaitu memperoleh arus puncak lalu lintas kendaraan yang paling tinggi dalam 3 hari adalah hari Rabu, 12 Maret 2025 pada jam 16.
00-17.
00, sebesar 1475 smp/jam.
Derajat kejenuhan pada lengan utara,timur,selatan,dan barat sebesar 0,71, 0,51, 0,93, dan 0,93.
Panjang antrian pada lengan utara,timur,selatan,dan barat sebesar 62m, 40m, 102m, dan 77m, dengan tundaan rata rata pada simpang cuwiri sebesar 61,289 det/kend,(tingkat pelayanan F), sehingga belum memenuhi syarat yang ditentukan oleh peraturan Menteri Perhubungan No.
96 Tahun 2015 yaitu Tingkat pelayanankurang se-kurangnya D.
Karena tingkat pelayanan pada simpang masih belum memenuhi syarat.
Sebagai alternatif yang efektif pada kinerja simpang cuwiri melakukan perubahan waktu siklus tiap lengan dan merencanakan perubahan ada late-start pada lengan utara dan timur pada simpang dengan nilai panjang antrian rata-rata sebelah utara 47,30 m, selatan 68,71 m, barat 33,74 m, dan 41,36 m.
Nilai derajat kejenuhan rata-rata sebesar ,61, tundaan rata-rata sebesar 34,59 det/kend, sehingga telah memenuhi persyaratan dengan Tingkat sekurang-kurangnya D.
  Kata kunci: Kinerja simpang, simpang bersinyal, PKJI 2014, Vissim.

Related Results

Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
ANALISIS KINERJA SIMPANG APILL BERDASARKAN PKJI 2014 DIBANDINGKAN SOFTWARE PTV VISTRO
ANALISIS KINERJA SIMPANG APILL BERDASARKAN PKJI 2014 DIBANDINGKAN SOFTWARE PTV VISTRO
Menganalisis sifat dan penyebab kemacetan di perkotaan adalah modal awal agar dapat menentukan kebijakan lalu lintas dan rencana manajamen yang tepat. Salah satu lokasi kemacetan y...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Transportasi merupakan kegiatan yang penting bagi masyarakat. Dari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, temp...
Studi Panjang Antrian Lalu Lintas Simpang Bersinyal Berdasarkan Metode PKJI 2023 Dan HCM 2010
Studi Panjang Antrian Lalu Lintas Simpang Bersinyal Berdasarkan Metode PKJI 2023 Dan HCM 2010
ABSTRACT Traffic congestion is a problem that greatly affects the performance of road services, resulting in obstruction of road user activities. Congestion often occurs in interse...
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL JALAN PANGLIMA POLIM – JALAN PAGAR ALAM KOTA BANDAR LAMPUNG
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL JALAN PANGLIMA POLIM – JALAN PAGAR ALAM KOTA BANDAR LAMPUNG
Simpang empat Jalan Panglima Polim – Jalan Pagar Alam merupakan salah satu simpang empat bersinyal yang ada wilayah kota bandar lampung yang berada pada daerah komersial sehingga...
Analisis penyebaran Particulate Matter 10 (PM10) pascaerupsi Gunung Kelud 13 Februari 2014
Analisis penyebaran Particulate Matter 10 (PM10) pascaerupsi Gunung Kelud 13 Februari 2014
ABSTRAKErupsi Gunung Kelud terjadi pada 13 Februari 2014 diawali oleh letusan freatomagmatik awal yang diikuti oleh erupsi magmatik yang menghasilkan aliran piroklastik dan jatuhan...

Back to Top