Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi Istri Ideal dalam Lirik Lagu Tarling "Istri Apa Polisi" Karya Yoyo Suwaryo

View through CrossRef
Adanya feminisme di era modern, menjadikan sebagian perempuan mampu berperan layaknya seorang laki-laki. Sikap perempuan modern yang pragmatis, tidak jarang terbawa hingga kehidupan bahtera rumah tangga yang dibinanya. Keadaan seperti ini menyebabkan penilaian terhadap peran perempuan dan laki-laki mulai bergeser. Dalam kehidupan rumah tangga modern, peran laki-laki sebagai suami sekaligus kepala rumah tangga acap kali diambil alih oleh perempuan yang berperan sebagai istri dalam urusan menafkahi keluarga. Dalam perspektif masyarakat Pantura Jawa Barat, gambaran akan sosok istri yang ideal tersurat secara jelas dalam tradisi lisan mereka yaitu Tarling. Tarling merupakan seni musik yang berasal dari Cirebon dan Indramayu dengan alat musik utamanya berupa gitar dan suling, sehingga nama Tarling pun merupakan akronim dari dua instrumen musik tersebut. Gambaran perempuan sebagai sosok istri ideal salah satunya terdapat dalam lirik lagu tarling yang berjudul “Istri apa Polisi” karya seniman tarling kondang Yoyo Suwaryo. Metode analisis yang akan digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rumusan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana gambaran sosok istri ideal dalam lirik lagu tarling “Istri apa Polisi”. Dalam lirik lagu tersebut, didapatkan gambaran sosok perempuan ideal menurut masyarakat Pantura Jawa Barat merupakan sosok perempuan yang patuh terhadap suami, selalu mendoakan suaminya, berbakti, sabar, tawakal, beriman, qanaah, selalu husnudzon, dan menghargai suami dengan sepenuh hati.
Center for Open Science
Title: Persepsi Istri Ideal dalam Lirik Lagu Tarling "Istri Apa Polisi" Karya Yoyo Suwaryo
Description:
Adanya feminisme di era modern, menjadikan sebagian perempuan mampu berperan layaknya seorang laki-laki.
Sikap perempuan modern yang pragmatis, tidak jarang terbawa hingga kehidupan bahtera rumah tangga yang dibinanya.
Keadaan seperti ini menyebabkan penilaian terhadap peran perempuan dan laki-laki mulai bergeser.
Dalam kehidupan rumah tangga modern, peran laki-laki sebagai suami sekaligus kepala rumah tangga acap kali diambil alih oleh perempuan yang berperan sebagai istri dalam urusan menafkahi keluarga.
Dalam perspektif masyarakat Pantura Jawa Barat, gambaran akan sosok istri yang ideal tersurat secara jelas dalam tradisi lisan mereka yaitu Tarling.
Tarling merupakan seni musik yang berasal dari Cirebon dan Indramayu dengan alat musik utamanya berupa gitar dan suling, sehingga nama Tarling pun merupakan akronim dari dua instrumen musik tersebut.
Gambaran perempuan sebagai sosok istri ideal salah satunya terdapat dalam lirik lagu tarling yang berjudul “Istri apa Polisi” karya seniman tarling kondang Yoyo Suwaryo.
Metode analisis yang akan digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rumusan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana gambaran sosok istri ideal dalam lirik lagu tarling “Istri apa Polisi”.
Dalam lirik lagu tersebut, didapatkan gambaran sosok perempuan ideal menurut masyarakat Pantura Jawa Barat merupakan sosok perempuan yang patuh terhadap suami, selalu mendoakan suaminya, berbakti, sabar, tawakal, beriman, qanaah, selalu husnudzon, dan menghargai suami dengan sepenuh hati.

Related Results

Persepsi Istri Ideal dalam Lirik Lagu Tarling "Istri apa Polisi" Karya Yoyo Suwaryo
Persepsi Istri Ideal dalam Lirik Lagu Tarling "Istri apa Polisi" Karya Yoyo Suwaryo
The presence of feminism in the modern era, making some women are able to act like a man. A pragmatic attitude of modern women, it is not uncommon to carry into household life. The...
SUGRA: TOKOH PERINTIS DAN DINAMIKA TARLING INDRAMAYU (1930-1997)
SUGRA: TOKOH PERINTIS DAN DINAMIKA TARLING INDRAMAYU (1930-1997)
Penelitian tentang Sugra dilakukan dengan tujuan untuk mengenang tokoh perintis tarling di Indramayu yang selama ini kurang dikenal di kalangan luas. Penelitian ini menggunakan met...
Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Trilogi Garis Cinta Karya Rizky Febian
Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Trilogi Garis Cinta Karya Rizky Febian
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap lirik Trilogi Garis Cinta karya Rizky Febian. Jenis peneli...
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
This study examines the meaning of love in the lyrics of Dnanda's song "Tak Sekedar Cinta" by using Roland Barthes' semiotic theory. In this semiotic analysis, Roland Barthes exami...
Lirik Lagu “Hanya Rindu”: Analisis Stilistika Dan Pemaknaannya
Lirik Lagu “Hanya Rindu”: Analisis Stilistika Dan Pemaknaannya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mengkaji makna yang terdapat pada lirik lagu “Hanya Rindu” pada album anmesh kamaleng (2) penggunaan stilistika yang terkandung ...
Kritik Sosial Pada Lirik Lagu
Kritik Sosial Pada Lirik Lagu
Abstract. Today music is not only seen as a means of entertainment, more than that music can also be used as a means of communication which is poured into song lyrics. Through the ...

Back to Top