Javascript must be enabled to continue!
Etika Profesi Tenaga Kesehatan dalam Perspektif Islam
View through CrossRef
Etika profesi dalam bidang kesehatan menjadi aspek krusial yang menentukan kualitas pelayanan medis dan kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan. Dalam konteks Muslim, etika profesi tenaga kesehatan memiliki landasan nilai‑nilai Islam yang kuat, seperti amanah (kepercayaan), ihsan (berbuat sebaik‑baiknya), tadbir (pengelolaan), taʿawun (tolong‑menolong), dan keadilan (ʿadl). Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perspektif Islam membentuk kerangka etika profesi tenaga kesehatan serta implikasinya bagi praktik modern di fasilitas kesehatan. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis terhadap artikel‑jurnal terkini dan dokumen keilmuan yang relevan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: (1) prinsip‑prinsip etika profesi tenaga kesehatan dalam Islam, (2) penerapan nilai Islam dalam praktik pelayanan kesehatan modern, dan (3) tantangan dan strategi pembumian etika Islam dalam profesi kesehatan. Perspektif Islam terbukti selaras dengan prinsip bioetika modern beneficence, non‑maleficence, autonomy, dan justice namun menambahkan dimensi spiritual dan tanggung jawab moral yang lebih luas. Kendati demikian terdapat hambatan seperti rendahnya literasi nilai Islam di kalangan tenaga kesehatan, kelemahan regulasi institusional, dan tekanan teknologi serta komersialisasi kesehatan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian etika Islam dalam profesi kesehatan tidak sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan, kepercayaan pasien Muslim, serta pembentukan karakter tenaga kesehatan yang berintegritas.
Title: Etika Profesi Tenaga Kesehatan dalam Perspektif Islam
Description:
Etika profesi dalam bidang kesehatan menjadi aspek krusial yang menentukan kualitas pelayanan medis dan kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan.
Dalam konteks Muslim, etika profesi tenaga kesehatan memiliki landasan nilai‑nilai Islam yang kuat, seperti amanah (kepercayaan), ihsan (berbuat sebaik‑baiknya), tadbir (pengelolaan), taʿawun (tolong‑menolong), dan keadilan (ʿadl).
Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perspektif Islam membentuk kerangka etika profesi tenaga kesehatan serta implikasinya bagi praktik modern di fasilitas kesehatan.
Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis terhadap artikel‑jurnal terkini dan dokumen keilmuan yang relevan.
Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: (1) prinsip‑prinsip etika profesi tenaga kesehatan dalam Islam, (2) penerapan nilai Islam dalam praktik pelayanan kesehatan modern, dan (3) tantangan dan strategi pembumian etika Islam dalam profesi kesehatan.
Perspektif Islam terbukti selaras dengan prinsip bioetika modern beneficence, non‑maleficence, autonomy, dan justice namun menambahkan dimensi spiritual dan tanggung jawab moral yang lebih luas.
Kendati demikian terdapat hambatan seperti rendahnya literasi nilai Islam di kalangan tenaga kesehatan, kelemahan regulasi institusional, dan tekanan teknologi serta komersialisasi kesehatan.
Artikel ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian etika Islam dalam profesi kesehatan tidak sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan, kepercayaan pasien Muslim, serta pembentukan karakter tenaga kesehatan yang berintegritas.
Related Results
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
Analisis faktor tentang psychological distress pada tenaga kesehatan
Analisis faktor tentang psychological distress pada tenaga kesehatan
Background: Healthcare workers face various challenges in carrying out their duties, which can impact their psychological condition. Work pressure, demands for professionalism, and...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...
Analisis Etika dalam Organisasi Profesi pada Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah
Analisis Etika dalam Organisasi Profesi pada Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah
Etika dalam organisasi profesi memainkan peran penting dalam membentuk perilaku dan integritas anggota, serta menjaga reputasi organisasi itu sendiri. Etika dalam organisasi profes...
Infeksi Covid-19 pada tenaga kesehatan di wilayah kota Bandar Lampung
Infeksi Covid-19 pada tenaga kesehatan di wilayah kota Bandar Lampung
Background: Indonesia requires the government to continue to carry out integrated prevention efforts through several steps including the involvement of health workers who are the m...
KEPUASAN TENAGA MEDIS DAN TENAGA KESEHATAN DALAM IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DI RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO
KEPUASAN TENAGA MEDIS DAN TENAGA KESEHATAN DALAM IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DI RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO
Penyelenggaraan pelayanan di rumah sakit yang professional dan bertanggung jawab dibutuhkan dalam mendukung upaya kesehatan dalam rangkaian pembangunan kesehatan secara menyeluruh ...
PERAN HAKIM DALAM PENEGAKAN ETIKA DAN PROFESI HUKUM
PERAN HAKIM DALAM PENEGAKAN ETIKA DAN PROFESI HUKUM
Etika profesi merupakan tuntunan bagi seorang hakim dalam menjalankan tugasnya hal itu juga sudah tertuang dalam arah kebijakan bidang hukum pada point (5) sebagaimana yang termuat...
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi etika politik beberapa di antaranya adalah dualisme sistem pendidikan, di mana di beberapa ne...

