Javascript must be enabled to continue!
Remaja Yang Dilihat Dari Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi
View through CrossRef
Abstract : This study aims to determine how big the relationship between parental attachment to emotional intelligence in IBA Palembang high school teenagers. While the research hypothesis is that there is a significant relationship between Parental Attachment to Emotional Intelligence in adolescents. This study uses a quantitative approach with a product moment correlation design. This research was conducted in Palembang City which consisted of 60 women and 70 men. The sampling technique used in this study is a random sampling technique because the sampling of population members is done randomly by selecting the criteria that have been set by the researcher. Data were collected through a parental attachment scale with 40 items referred to from the theory of Armsden and Greenbreg (2009). Emotional Intelligence Scale with 40 items from Goleman (2009). The category of adolescents who have parental attachment is included in the high category. The instrument validation technique uses content validity and Cronbach's Alpha coefficient reliability. The results showed that there was a relationship between parental attachment to emotional intelligence in adolescents with a significance value of 0.000 (p <0.01). Data were analyzed using Product Moment Person correlation analysis. The results showed that there was a very significant relationship between Parental Attachment to Emotional Intelligence in Adolescents at SMA IBA Palembang rxy > rtable : 0.736 > 0.266, a significant level of 0.01, which means that the higher the attachment, the higher the Emotional Intelligence. It can be concluded that parental attachment has a relationship with emotional intelligence in adolescents.
Keywords: attachment, emotional intelligence, adolescents.
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kelekatan orangtua terhadap kecerdasan emosi pada remaja SMA IBA Palembang. Sedangkan hipotesis penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional product moment. Penelitian ini dilakukan di Kota Palembang yang terdiri dari 60 wanita dan 70 pria. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling karena pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak dengan memilih kriteria yang telah ditetapkan peneliti. Data dikumpulkan melalui skala kelekatan orangtua dengan 40 item yang diacu dari teori Armsden dan Greenbreg (2009). Skala Kecerdasan Emosi dengan 40 item dari Goleman (2009). Kategori remaja yang memiliki kelekatan orang tua termasuk dalam kategori tinggi. Teknik validasi instrumen menggunakan validitas konten dan reliabilitas koefisien Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelekatan orangtua terhadap kecerdasan emosi pada remaja dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,01). Data dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment Person. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang sangat signifikan antara Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi Pada Remaja SMA IBA Palembang rxy > rtabel : 0,736 > 0,266 taraf signifikan 0,01 yang berarti bahwa semakin tinggi Kelekatan maka semakin tinggi Kecerdasan Emosi. Dapat disimpulkan bahwa kelekatan orangtua ada hubungan terhadap kecerdasan emosi pada remaja.
Kata kunci: kelekatan, kecerdasan emosi, remaja.
Title: Remaja Yang Dilihat Dari Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi
Description:
Abstract : This study aims to determine how big the relationship between parental attachment to emotional intelligence in IBA Palembang high school teenagers.
While the research hypothesis is that there is a significant relationship between Parental Attachment to Emotional Intelligence in adolescents.
This study uses a quantitative approach with a product moment correlation design.
This research was conducted in Palembang City which consisted of 60 women and 70 men.
The sampling technique used in this study is a random sampling technique because the sampling of population members is done randomly by selecting the criteria that have been set by the researcher.
Data were collected through a parental attachment scale with 40 items referred to from the theory of Armsden and Greenbreg (2009).
Emotional Intelligence Scale with 40 items from Goleman (2009).
The category of adolescents who have parental attachment is included in the high category.
The instrument validation technique uses content validity and Cronbach's Alpha coefficient reliability.
The results showed that there was a relationship between parental attachment to emotional intelligence in adolescents with a significance value of 0.
000 (p <0.
01).
Data were analyzed using Product Moment Person correlation analysis.
The results showed that there was a very significant relationship between Parental Attachment to Emotional Intelligence in Adolescents at SMA IBA Palembang rxy > rtable : 0.
736 > 0.
266, a significant level of 0.
01, which means that the higher the attachment, the higher the Emotional Intelligence.
It can be concluded that parental attachment has a relationship with emotional intelligence in adolescents.
Keywords: attachment, emotional intelligence, adolescents.
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kelekatan orangtua terhadap kecerdasan emosi pada remaja SMA IBA Palembang.
Sedangkan hipotesis penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi pada remaja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional product moment.
Penelitian ini dilakukan di Kota Palembang yang terdiri dari 60 wanita dan 70 pria.
Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling karena pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak dengan memilih kriteria yang telah ditetapkan peneliti.
Data dikumpulkan melalui skala kelekatan orangtua dengan 40 item yang diacu dari teori Armsden dan Greenbreg (2009).
Skala Kecerdasan Emosi dengan 40 item dari Goleman (2009).
Kategori remaja yang memiliki kelekatan orang tua termasuk dalam kategori tinggi.
Teknik validasi instrumen menggunakan validitas konten dan reliabilitas koefisien Alpha Cronbach.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelekatan orangtua terhadap kecerdasan emosi pada remaja dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,01).
Data dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment Person.
Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang sangat signifikan antara Kelekatan Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosi Pada Remaja SMA IBA Palembang rxy > rtabel : 0,736 > 0,266 taraf signifikan 0,01 yang berarti bahwa semakin tinggi Kelekatan maka semakin tinggi Kecerdasan Emosi.
Dapat disimpulkan bahwa kelekatan orangtua ada hubungan terhadap kecerdasan emosi pada remaja.
Kata kunci: kelekatan, kecerdasan emosi, remaja.
Related Results
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Remaja merupakan masa pencarian jati diri pada sebuah proses kehidupan. Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan-tindakan eksplorasi di fase ini. Tindakan-tindakan tersebut dap...
HUBUNGAN KELEKATAN PADA AYAH DENGAN RESILIENSI REMAJA SMPN 5 BANJARBARU
HUBUNGAN KELEKATAN PADA AYAH DENGAN RESILIENSI REMAJA SMPN 5 BANJARBARU
Masa remaja merupakan masa transisi yang dihadapkan dengan berbagai konflik kehidupan baik secara eksternal ataupun internal. Pada masa transisi ini diperlukan kelekatan pada orang...
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Abstrak Orang tua dalam melakukan pengelolaan harta anak harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian terhadap harta anak. Namun, terdap...
Profil Gaya Kelekatan pada Remaja di Indonesia: Kajian Literatur Sistematik
Profil Gaya Kelekatan pada Remaja di Indonesia: Kajian Literatur Sistematik
Gaya kelekatan menjadi salah satu yang mempengaruhi dalam proses perkembangan masa remaja. Artikel ini memaparkan hasil kajian sistematik berdasarkan artikel yang diterbitkan 15 ta...
Kecerdasan Emosi dan Burnout Guru
Kecerdasan Emosi dan Burnout Guru
Berikutan pertumbuhan pesat teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan, bidang tugas guru semakin mencabar. Justeru, guru semakin tertekan dengan bebanan kerja yang terlampau dan ...

