Javascript must be enabled to continue!
IMPLEMENTASI MANAJEMEN EMOSI PADA ORANG TUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam dalam manajemen emosi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Subjek penelitiannya adalah orang tua dengan anak berkebutuhan khusus di SD Immersion, SD Inklusi di Ponorogo. Terdapat lima indikator dalam manajemen emosi yaitu self awareness (kesadaran diri), managing emotion (pengaturan emosi), motivating oneself (motivasi untuk diri sendiri), emphaty (empati) dan social skill (keterampilan emosi). Ada dua sikap yang bertentangan dalam memanajemen emosi orang tua, yaitu ada orang tua yang menyadari dan melihatnya sebagai takdir, dan ada juga orang tua yang tidak menerima kenyataan. Dengan dua sikap yang berlawanan ini, orang tua dapat mengoptimalkan kemampuan anak-anaknya jika mampu menerima kekurangan anaknya. Sementara orang tua yang tidak dapat menerima situasi anaknya dapat membuat orang tua memiliki perasaan rendah diri, merasa hancur dan depresi atas situasi yang dialami anaknya. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan field research, dengan teknik pengumpulan data menggunakan interview. Dari hasil analisa, didapatkan hasil bahwa orang tua yang dalam penelitian ini adalah ibu, menggunakan kesadaran diri, keterampilan emosi, motivasi diri sendiri dan empati dalam memanajemen emosi mereka dan dalam pengaturan emosi kurang maksimal dilakukan sehingga masih belum dapat menahan emosi saat mengasuh dan mendidik anak berkebutuhan khusus mereka.
Title: IMPLEMENTASI MANAJEMEN EMOSI PADA ORANG TUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam dalam manajemen emosi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
Subjek penelitiannya adalah orang tua dengan anak berkebutuhan khusus di SD Immersion, SD Inklusi di Ponorogo.
Terdapat lima indikator dalam manajemen emosi yaitu self awareness (kesadaran diri), managing emotion (pengaturan emosi), motivating oneself (motivasi untuk diri sendiri), emphaty (empati) dan social skill (keterampilan emosi).
Ada dua sikap yang bertentangan dalam memanajemen emosi orang tua, yaitu ada orang tua yang menyadari dan melihatnya sebagai takdir, dan ada juga orang tua yang tidak menerima kenyataan.
Dengan dua sikap yang berlawanan ini, orang tua dapat mengoptimalkan kemampuan anak-anaknya jika mampu menerima kekurangan anaknya.
Sementara orang tua yang tidak dapat menerima situasi anaknya dapat membuat orang tua memiliki perasaan rendah diri, merasa hancur dan depresi atas situasi yang dialami anaknya.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan field research, dengan teknik pengumpulan data menggunakan interview.
Dari hasil analisa, didapatkan hasil bahwa orang tua yang dalam penelitian ini adalah ibu, menggunakan kesadaran diri, keterampilan emosi, motivasi diri sendiri dan empati dalam memanajemen emosi mereka dan dalam pengaturan emosi kurang maksimal dilakukan sehingga masih belum dapat menahan emosi saat mengasuh dan mendidik anak berkebutuhan khusus mereka.
Related Results
Pendampingan orang tua anak berkebutuhan khusus di rusunawa Jatinegara Kaum Jakarta Timur
Pendampingan orang tua anak berkebutuhan khusus di rusunawa Jatinegara Kaum Jakarta Timur
Rusunawa Jatinegara Kaum merupakan sebuah perumahan sederhana di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Di Rusunawa ini, terdapat setidaknya 51 anak berkebutuhan khusus dengan beber...
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah
Abstract
Parenting styles play a crucial role in influencing the emotional development of children with special needs. The emotional responses of these children vary depending on t...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK DIFABEL
PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK DIFABEL
Anak difabel adalah anak yang memiliki kemampuan berbeda dari anak pada umunya, namun kenyataannya masyarakat masih memandang difabel sebagai anak yang “cacat”. Sehingga, hal ini b...
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
DAMPAK DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD NEGERI 2 BEJIARUM
DAMPAK DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD NEGERI 2 BEJIARUM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dukungan orang tua terhadap kecerdasan emosi anak berkebutuhan khusus di SD 2 Bajiarum. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kual...

