Javascript must be enabled to continue!
ALIRAN PEMIKIRAN KEISLAMAN SYI’AH
View through CrossRef
Secara etimologi Syiah berasal dari bahasa Arab yaitu Syia’ah yang berarti pengikut, Syiah dapat juga beratri pengikut, pendukung, pencinta, atau dapat juga berati kelompok. Dengan demikian, jika syiah apabila ada ungkapan Syiah Ali, berati pengikut Ali, atau dalam arti yang sederhana, Syiah merupakan sebagian kelompok kaum muslimin yang dalam bidang spiritual dan keagamaannya senantiasa merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW, atau yang disebut dengan Ahlul-Bait. Adapun secara terminologi Syiah adalah aliran atau paham yang mengidolakan Ali bin Abi Thalib dan keturunannya adalah imam-imam atau
pemimpin agama setelah Nabi Muhammad. Para sarjana muslim berbeda pendapat mengenai seajrah munculnya Syiah. Ada yang menganggap Syiah lahir langsung setelah Nabi Muhammad SAW Wafat, yaitu perebutan kekuasaan antara golongan Muhajirin dengan Ansar di Balai Pertemuan Saqifah Bani Saidah. Ada juga yang menganggap Syiah lahir pada akhir masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan atau pada awal Pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Namun pendapat yang paling populer adalah bahwa Syiah lahir setelah gagalnya perundingan antara pasukan Khalifah Ali dengan pihak pemberontak Muawiyah bin Abu Sufyan pada perang Shiffin, yang sering disebut dengan istilah arbitrasi atau peristiwa tahkim. Fase perkembangan Syiah terpecah-pecah dalam bebrapa sekte antara lain; Saba’iyah, Ghurabiyyah, Kaisaniyyah, Zaidiyah, Imam Itsna A’syariyyah (Imam Dua Belas), Isma’iliyyah, Hakimiyyah dan Druz, dan Nashiriyyah. Perkembangan Syiah dalam dunia Islam dapat dilacak pada masa pemeirntahan Dinasti Bani Umayyah (661-750 H), Dinasti Bani Abbasiyah (750-945 H), dan Buwaihiyah (945-1055 H).
Etymologically, Shia comes from the Arabic word Syia'ah, which means follower. Shia can also mean follower, supporter, lover, or it can also mean group. Thus, if Shia means the expression Shia Ali, it means followers of Ali, or in a simple sense, Shia is a group of Muslims who in their spiritual and religious fields always refer to the descendants of the Prophet Muhammad SAW, or what are called Ahlul-Bait. In terms of terminology, Shia is a sect or ideology that idolizes Ali bin Abi Talib and his descendants are imams or religious leaders after the Prophet Muhammad. Muslim scholars differ in their opinions regarding the history of the emergence of Shia. There are those who think that Shia was born directly after the death of the Prophet Muhammad SAW, namely the struggle for power between the Muhajirin and Ansar groups at the Saqifah Bani Saidah Meeting Hall. There are also those who think that Shia was born at the end of the reign of Caliph Uthman bin Affan or at the beginning of the reign of Ali bin Abi Talib. However, the most popular opinion is that Shia was born after the failure of negotiations between Caliph Ali's troops and the rebels of Muawiyah bin Abu Sufyan during the Shiffin war, which is often referred to as arbitration or the tahkim incident. The Shia development phase was divided into several sects, including; Saba'iyah, Ghurabiyyah, Kaisaniyyah, Zaidiyah, Imam Itsna A'syariyyah (Imam of the Twelve), Isma'iliyyah, Hakimiyyah and Druz, and Nashiriyyah. The development of Shiism in the Islamic world can be traced to the reign of the Umayyad Dynasty (661-750 H), the Abbasid Dynasty (750-945 H), and the Buwaihiyah (945-1055 H).
Universitas Muhammadiyah Surabaya
Title: ALIRAN PEMIKIRAN KEISLAMAN SYI’AH
Description:
Secara etimologi Syiah berasal dari bahasa Arab yaitu Syia’ah yang berarti pengikut, Syiah dapat juga beratri pengikut, pendukung, pencinta, atau dapat juga berati kelompok.
Dengan demikian, jika syiah apabila ada ungkapan Syiah Ali, berati pengikut Ali, atau dalam arti yang sederhana, Syiah merupakan sebagian kelompok kaum muslimin yang dalam bidang spiritual dan keagamaannya senantiasa merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW, atau yang disebut dengan Ahlul-Bait.
Adapun secara terminologi Syiah adalah aliran atau paham yang mengidolakan Ali bin Abi Thalib dan keturunannya adalah imam-imam atau
pemimpin agama setelah Nabi Muhammad.
Para sarjana muslim berbeda pendapat mengenai seajrah munculnya Syiah.
Ada yang menganggap Syiah lahir langsung setelah Nabi Muhammad SAW Wafat, yaitu perebutan kekuasaan antara golongan Muhajirin dengan Ansar di Balai Pertemuan Saqifah Bani Saidah.
Ada juga yang menganggap Syiah lahir pada akhir masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan atau pada awal Pemerintahan Ali bin Abi Thalib.
Namun pendapat yang paling populer adalah bahwa Syiah lahir setelah gagalnya perundingan antara pasukan Khalifah Ali dengan pihak pemberontak Muawiyah bin Abu Sufyan pada perang Shiffin, yang sering disebut dengan istilah arbitrasi atau peristiwa tahkim.
Fase perkembangan Syiah terpecah-pecah dalam bebrapa sekte antara lain; Saba’iyah, Ghurabiyyah, Kaisaniyyah, Zaidiyah, Imam Itsna A’syariyyah (Imam Dua Belas), Isma’iliyyah, Hakimiyyah dan Druz, dan Nashiriyyah.
Perkembangan Syiah dalam dunia Islam dapat dilacak pada masa pemeirntahan Dinasti Bani Umayyah (661-750 H), Dinasti Bani Abbasiyah (750-945 H), dan Buwaihiyah (945-1055 H).
Etymologically, Shia comes from the Arabic word Syia'ah, which means follower.
Shia can also mean follower, supporter, lover, or it can also mean group.
Thus, if Shia means the expression Shia Ali, it means followers of Ali, or in a simple sense, Shia is a group of Muslims who in their spiritual and religious fields always refer to the descendants of the Prophet Muhammad SAW, or what are called Ahlul-Bait.
In terms of terminology, Shia is a sect or ideology that idolizes Ali bin Abi Talib and his descendants are imams or religious leaders after the Prophet Muhammad.
Muslim scholars differ in their opinions regarding the history of the emergence of Shia.
There are those who think that Shia was born directly after the death of the Prophet Muhammad SAW, namely the struggle for power between the Muhajirin and Ansar groups at the Saqifah Bani Saidah Meeting Hall.
There are also those who think that Shia was born at the end of the reign of Caliph Uthman bin Affan or at the beginning of the reign of Ali bin Abi Talib.
However, the most popular opinion is that Shia was born after the failure of negotiations between Caliph Ali's troops and the rebels of Muawiyah bin Abu Sufyan during the Shiffin war, which is often referred to as arbitration or the tahkim incident.
The Shia development phase was divided into several sects, including; Saba'iyah, Ghurabiyyah, Kaisaniyyah, Zaidiyah, Imam Itsna A'syariyyah (Imam of the Twelve), Isma'iliyyah, Hakimiyyah and Druz, and Nashiriyyah.
The development of Shiism in the Islamic world can be traced to the reign of the Umayyad Dynasty (661-750 H), the Abbasid Dynasty (750-945 H), and the Buwaihiyah (945-1055 H).
Related Results
Membumikan Akidah Melalui Syi’ir: Study Nilai-Nilai Akidah dalam Syi’ir Jama’ah Shalawat Nariyah Walisongo Desa Moncek Timur Lenteng Sumenep Madura
Membumikan Akidah Melalui Syi’ir: Study Nilai-Nilai Akidah dalam Syi’ir Jama’ah Shalawat Nariyah Walisongo Desa Moncek Timur Lenteng Sumenep Madura
Abstract
This article describes the values of faith on syi’ir-syi’ir of Jama'ah Shlawat Nariyah Walisongo, East Moncek Village, Lenteng Sumenep, by KHR. Muhammad Kholil As'ad...
SYI’IR “ANA LAILUN” KARYA HAIDAR KHALIL: KAJIAN DESKRIPTIF ANALISIS ‘ARUDH WA QAWAFY
SYI’IR “ANA LAILUN” KARYA HAIDAR KHALIL: KAJIAN DESKRIPTIF ANALISIS ‘ARUDH WA QAWAFY
Syi’ir adalah bagian dari sastra yang mana ini dikemukakan oleh penyair untuk menyampaikan pikiran dan imajinasi yang diraskan oleh penyair. Syi’ir merupakan cara untuk mengungkapk...
EPISTEMOLOGI HADIS PERSPEKTIF SYI‘AH
EPISTEMOLOGI HADIS PERSPEKTIF SYI‘AH
Salah satu hadis Nabi –hadis S|aqalain-, yang diakui shahih oleh semua ulama hadis, telah membuat umat Islam terpecah menjadi dua aliran besar, yaitu Syi‘ah dan Sunni. Perbedaan in...
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...
Studi terhadap Penumpukan Debris Kayu dengan Backwater Rise Kenaikan Muka Air pada Hulu Jembatan
Studi terhadap Penumpukan Debris Kayu dengan Backwater Rise Kenaikan Muka Air pada Hulu Jembatan
Debris flow is a phenomenon that occurs in both upstream and downstream watersheds. Heavy rains cause debris flow, which transports some of the material in the watershed, including...
Aliran Ilmu Negara Menurut Aliran Calvanis
Aliran Ilmu Negara Menurut Aliran Calvanis
Dari materi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Aliran-aliran dalam Ilmu Negara adalah paham-paham atau pendapat-pendapat yang pada suatu waktu dalam perkembangan sejarah manus...
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk Pemikiran Hukum Islam di Indonesia
Produk pemikiran hukum Islam di Indonesia terdiri dari produk pemikiran fikih, produk pemikiran fatwa ulama, produk pemikiran keputusan pengadilan (yurisprudensi), produk pemikiran...

